Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Menyusui Bayi Kembar

informasitips.com – Senangnya mendengar tangisan pertama si kembar saat terlahir ke dunia. Bayangan lucu dan lincahnya kedua buah hati tak bisa membendung senyum ibu. Tapi, sanggupkah anda memberikan ASI eksklusif kepada keduanya sebagai makanan terbaik mereka? Jawabnya pasti “ya”. Mengingat betapa berharganya ASI bagi si kecil maka sudah menjadi tugas ibu untuk menyusui keduanya. Tidak mudah memang, tapi bukan berarti tidak mungkin.

Anda tidak perlu khawatir kalau mereka akan kekurangan nutrisi jika melaksanakan program ASI eksklusif. ASI diproduksi sesuai dengan kebutuhan kedua bayi dan dijamin tidak akan kehabisan stok. Jadi, jika anda yakin dan bertekad menyusui keduanya secara eksklusif maka anda pasti bisa melakukannya. Sudah banyak ibu-ibu yang berhasil menyusui bayi kembarnya secara eksklusif.

Menyusui si kembar bisa secara bergantian atau bersamaan. Menyusui secara bergantian memang lebih mudah secara teknik, tapi acapkali si kembar menginginkan hal yang sama dalam satu waktu. Saat yang satu menangis, biasanya kembarannya juga akan menangis, begitu pula dengan keinginan menyusu. Sebenarnya menyusui secara bersamaan membuat ibu lebih memiliki waktu untuk istirahat daripada secara bergantian. Meski sangat mungkin untuk dilakukan tapi tidak semudah menyusui satu bayi.

Berikut tips menyusui bayi kembar:

  1. Tetap lakukan IMD (Inisiasi Menyusu Dini) jika anda melahirkan lewat jalan lahir (normal). Letakkan bayi di atas perut ibu pada sisi kanan dan kiri. Minta bantuan orang lain untuk memegangi keduanya agar tidak jatuh. Biarkan mereka mencari puting ibunya. Cara ini akan mendekatkan hubungan ibu-anak serta melatih menyusui pertama kali.

  2. Terkadang ASI sulit keluar pada awal kelahiran karena kurang hisapan. Tugas anda adalah menyusui mereka sesering mungkin meski ASI belum keluar. Jangan sekali-kali menggunakan pompa karena akan menimbulkan rasa sakit pada pay*d*ra. Lebih baik lakukan perawatan pay*d*ra untuk melancarkan ASI. Pertimbangkan lagi jika akan menggunakan dot karena akan membuat bayi bingung puting.
  3. Berdasarkan kebutuhan bayi, anda harus menyusui minimal 8-12 jam sehari. Tanda bayi mendapatkan cukup ASI adalah tidur pulas, BAK dan BAB rutin, serta warna kulit kemerahan.
    Tips menyusui bayi kembar

    Gambar : frenchbabynames.org

  4. Rileks. Menyusui bukanlah beban, namun suatu aktivitas yang menyenangkan. Usahakan anda menikmatinya.
  5. Dukungan suami, keluarga, atau teman sangat dibutuhkan untuk terus menyemangati anda. Ada baiknya bergabung dengan kelompok ibu-ibu menyusui sehingga bisa berbagi cerita.
  6. Minta bantuan orang lain. Sebaiknya ada yang membantu mengganti popok jika salah satu mengompol atau BAB, sedang yang lain masih asyik menyusu.
  7. Konsultasikan kesulitan anda pada ahli laktasi. Mungkin bayi anda lahir prematur sehingga malas menghisap sampai satu atau dua minggu. Keadaan ini akan menimbulkan bendungan ASI, atau karena kurang benar dalam teknik menyusui maka puting anda lecet, tenggelam, dan sebagainya. Ahli laktasi akan membantu anda memecahkan masalah-masalah tersebut.
  8. Pada awal kelahiran sebaiknya menyusui satu persatu. Ajari bayi cara mencengkeram puting sampai mahir. Setelah itu susui mereka secara bersamaan agar lebih efisien. Menyusui secara bersamaan akan meningkatkan pengeluaran hormon prolaktin yang berfungsi merangsang produksi ASI.
  9. Diet tinggi kalori, ekstra minum, cukup protein dan vitamin untuk memastikan kecukupan gizi ibu.
  10. Istirahat cukup. Tidurlah saat bayi anda tidur.
  11. Susui dari pay*d*ra yang berbeda. Kebutuhan ASI kedua bayi berbeda, salah satu lebih banyak dari yang lain. Jika dirasa sisi pay*d*ra yang dihisap bayi dengan kebutuhan lebih banyak sudah kosong, maka tukar dengan pay*d*ra satunya. Pay*d*ra yang kosong akan secepatnya penuh dengan ASI lagi.


Posisi menyusui kembar:

  1. Posisi sejajar yaitu kepala kedua bayi berada di depan dada ibu. Sanggalah tubuh bayi bagian atas dengan bantal. Kaki bayi berada di bagian belakang ibu. Jika anda merasa terlalu membungkuk, ambillah beberapa bantal lagi dan letakkan di bawah paha sehingga posisi agak naik. Posisi ini membuat Ibu lebih leluasa melakukan aktivitas lain seperti membaca, minum, makan, dan lain-lain.

  2. Posisi berhadapan yaitu seluruh tubuh bayi berada di pangkuan ibu dan menempel pada perut ibu. Salah satu bayi lebih ditinggikan. Sangga kedua tangan ibu dengan bantal agar tidak terlalu terbebani berat badan bayi.
  3. Posisi silang. Bayi pertama berada sepenuhnya dalam pangkuan ibu, sedangkan bayi kedua kakinya berada diluar dengan posisi telentang. Kepala kedua bayi menghadap ke dada ibu. Sangga kepala bayi kedua dengan bantal agar tidak menindih tubuh saudaranya. Posisi ini dilakukan jika bayi sudah bisa mengangkat leher.
  4. Posisi berdampingan. Posisi bayi pertama dalam dekapan ibu, sedangkan bayi kedua diletakkan berdampingan dengan perut bayi pertama. Bayi menghadap kearah yang sama. Tangan ibu menyangga kepala bayi sehingga tidak menindih langsung bagian tubuh bayi lainnya. Taruhlah bantal secukupnya di bawah kepala bayi pertama agar posisinya lebih tinggi dan membuat ibu tetap nyaman menyusui.

Mengambil keputusan untuk menyusui keduanya memang tidak mudah, tapi percayalah bahwa anda bisa melakukannya. Terapkan tips di atas dan konsultasikan setiap kesulitan pada ahli laktasi atau bidan anda. Berbahagialah bersama dua bayi mungil anda.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: