Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Menyusui Bayi

tips menyusui bayiinformasitips.com – Menyusui adalah pengalaman yang indah bagi seorang ibu. Saya yakin setiap ibu memiliki keinginan yang besar agar bisa memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Dengan menyusui, banyak keuntungan yang akan didapatkan oleh Ibu dan bayi. Namun, menyusui tidaklah selalu mudah. Tidak sedikit kendala yang dialami para Ibu yang sedang menyusui. Bila tidak ditangani dan disiasati, kendala tersebut bisa menghambat kelancaran proses menyusui. Untuk itu, dalam artikel ini saya akan memberikan beberapa tips penting menyusui bayi agar proses menyusui berjalan lancar dan sukses.

  1. Pelajari dan kenalilah seluk beluk menyusui, mulai dari sejak masa kehamilan Anda. Pengetahuan dasar tentang menyusui yang sudah Anda kenal sejak masa kehamilan akan sangat membantu Anda dalam aktivitas menyusui selanjutnya.

  2. Bagi Ibu yang baru melahirkan, segeralah menyusui setelah Anda melahirkan. Bila memungkinkan terapkanlah Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Banyak literatur yang menyebutkan bahwa IMD memiliki peranan yang cukup besar dalam menentukan kelancaran proses menyusui.

    Selain itu, ASI yang keluar pada minggu pertama setelah melahirkan mengandung kolostrum yang sangat baik dan penting untuk bayi. Meskipun belum terlalu banyak ASI yang diproduksi, tetap susuilah bayi Anda, karena kolostrum yang dihasilkan pada masa-masa awal menyusui ini mengandung antibodi yang mampu melawan berbagai infeksi penyakit.

  3. Pastikan bahwa bayi Anda menyusu dengan cara yang benar, yaitu mulut bayi harus terbuka lebar dan mengisap daerah areola (bagian hitam) pay*d*ra Ibu, bukan area puting pay*d*ra saja. Kesalahan bayi mengisap pay*d*ra Ibu akan membuat bayi kesulitan mendapatkan ASI dan juga membuat puting Ibu menjadi lecet, sakit, bahkan yang paling parah adalah bisa menimbulkan peradangan pada pay*d*ra.

    Hampir sebagian besar kegagalan menyusui disebabkan karena kesalahan cara bayi dalam mengisap pay*d*ra Ibu. Untuk itu, pastikan Anda mengetahui dan memahami dengan benar bagaimana seharusnya mulut bayi mengisap pay*d*ra Ibu.


  4. Setelah mulut bayi sudah mengisap pay*d*ra dengan benar, jaga jangan sampai hidung bayi tertutup pay*d*ra Ibu.

  5. Pastikan bahwa bayi mendapatkan ASI sewaktu menyusui, yang ditandai dengan adanya gerakan pipi bayi yang kuat diikuti irama yang teratur dan terdengarnya suara bayi menelan ASI.

  6. Sebisa mungkin hindari penggunaan dot karena hanya akan menghambat kelancaran proses menyusui dan bisa membuat bayi menjadi bingung puting sehingga menjadi tidak ingin (susah) menyusui. Lebih lengkapnya, baca tentang Bingung Puting Pada Bayi.

  7. Sebisa mungkin, hindari pemberian susu formula atau minuman lainnya, terutama di masa ASI ekslusif (0-6 bulan) karena biasanya hal ini akan menyebabkan bayi lebih sedikit minum ASI dan juga akan mengganggu kelancaran proses menyusui.

  8. Posisi yang baik saat menyusui adalah dengan sikap duduk, tangan ataupun punggung ibu bisa diganjal dengan bantal agar lebih nyaman. Namun, sebenarnya tidak ada aturan yang baku mengenai hal ini. Carilah posisi yang benar-benar nyaman dan disukai oleh Anda dan bayi Anda.

  9. Susuilah bayi Anda sesering dan selama keinginan bayi. Susui bayi sesuai dengan permintaan bayi. Jangan membatasi waktu, kapan harus menyusui bayi. Semakin sering menyusui bayi, maka akan semakin banyak ASI yang diproduksi.
  10. Selama menyusui bayi, berikanlah sentuhan, kontak mata, kontak kulit dan tatapan yang penuh kasih sayang ke bayi Anda. Jadikan pengalaman menyusui bayi sebagai salah satu kesempatan bagi Anda untuk menjalin kedekatan dengan buah hati Anda. Hal ini akan membuat Anda dan bayi merasa rileks, nyaman, dan tentunya akan membantu kelancaran proses menyusui.

  11. Jangan lupa untuk selalu menyendawakan bayi setelah disusui, salah satu caranya adalah dengan menepuk-nepuk atau mengusap punggung si kecil.

  12. Ada baiknya pula untuk membiarkan puting pay*d*ra kontak dengan udara sekitar 10-15 menit, terutama pada masa-masa awal menyusui sekitar 10-15 menit. Hal ini bertujuan untuk menguatkan puting pay*d*ra dan juga mencegah terjadinya lecet dan sakit pada puting pay*d*ra. Anda tidak perlu melakukan hal ini lagi apabila proses menyusui sudah berjalan lancar.

  13. Terapkan pola hidup sehat seperti menjauhi rokok, minuman beralkohol atau makanan dan zat-zat lain yang dilarang dan harus dipantang oleh Ibu menyusui.

  14. Makanlah makanan sehat dengan memerhatikan gizi yang baik dan seimbang. Jangan lupa pula untuk banyak minum susu, air putih ataupun jus untuk menambah jumlah produksi ASI. Anda bisa menikmati minuman tersebut sambil menyusui.
    Lebih lengkapnya, baca artikel tentang Nutrisi Ibu Menyusui.

  15. Tidurlah sewaktu bayi Anda tidur. Hal ini amat berguna untuk memulihkan kondisi tubuh Anda yang lelah setelah banyak mencurahkan tenaga selama merawat dan mengurusi segala keperluan bayi Anda. Kondisi tubuh yang lelah dan tidak fit tentunya akan mengurangi pasokan ASI dan menghambat kelancaran proses menyusui.

  16. Pastikan Anda menyusui bayi dengan kedua pay*d*ra Anda. Jangan hanya memberikan satu pay*d*ra ke bayi Anda.

  17. Berpikirlah positif
    Menyusui bukanlah kegiatan yang ringan, bahkan sangat menguras tenaga dan juga pikiran. Dengan berpikiran positif, Anda akan merasa lebih ringan dalam menjalankan kegiatan menyusui ini.
    Selain itu, ketenangan kondisi psikis sangat berperan besar untuk menjamin pasokan ASI. Bila kondisi emosional Anda cukup tenang, maka produksi ASI akan lebih lancar dan banyak.

  18. Mintalah dukungan dari suami atau dari orang sekitar Anda. Dengan dukungan penuh yang diberikan orang-orang sekitar Anda, maka kondisi psikis Anda juga akan lebih baik dan tenang sehingga akan memperbesar kesuksesan dan kelancaran proses menyusui.

  19. Rawatlah pay*d*ra Anda karena hal ini akan berdampak sangat positif bagi kelancaran proses menyusui. Lakukanlah perawatan seperti memijat, membersihkan atau mengompres pay*d*ra.

    Anda dapat membersihkan pay*d*ra Anda satu kali sehari. Jangan terlalu sering mencuci pay*d*ra dengan sabun karena akan membuat kulit dan puting menjadi kering.

    Jangan lupa untuk melakukan pemijatan khusus pada pay*d*ra dengan menggunakan minyak zaitun. Pijat ini selain akan memperlancar ASI juga akan membantu menjaga bentuk pay*d*ra Anda.

  20. Pakailah Bra (pakaian dalam) khusus untuk menyusui. Jangan gunakan bra yang sempit dan terlalu ketat.

  21. Selama masa menyusui, gunakanlah “breast pad” untuk mencegah rembesan ASI. Gantilah breast pad sesering mungkin agar puting pay*d*ra tidak rawan infeksi.

  22. Jangan khawatir bahwa bayi tidak cukup mendapatkan ASI. Kekhawatiran yang Anda miliki hanya akan membuat Anda menjadi tidak tenang yang pada akhirnya nanti bisa mempengaruhi jumlah ASI yang diproduksi. Tenang dan yakinlah pada diri Anda.

    Salah satu tanda bahwa bayi cukup mendapatkan ASI adalah ia akan pipis sebanyak 6 kali dalam 24 jam (khususnya bayi yang hanya meminum ASI saja tanpa tambahan minuman lain).

    Bila setelah bayi menyusu maka bayi masih menangis, hal tersebut bukanlah indikasi bahwa ASI Anda tidak mencukupi kebutuhan bayi Anda. Kemungkinan besar disebabkan karena cara bayi mengisap pay*d*ra yang masih belum benar. Bila Anda menemukan kesulitan dalam hal ini, tidak ada salahnya untuk meminta bantuan kepada konsultan ASI (konsultan laktasi).

Semoga dengan tips menyusui di atas Anda dan sang buah hati dapat menjalankan kegiatan menyusui dengan sukses dan lancar. Bila Anda masih menemukan kendala-kendala yang bisa menghambat kegiatan menyusui, tidak ada salahnya Anda berkonsultasi ke bagian konsultan laktasi, dan teruslah berusaha, jangan menyerah Bunda.. (ST)

Copyright secured by Digiprove © 2011

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

JOIN US ON

NEWSLETTER

Mau berlangganan artikel Kami? Tulis Email Anda pada form di bawah ini.

Cek Email Anda setelahnya untuk mengaktifkannya. Terimakasih

OUR FRIEND