Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Menyiapkan Bekal Makan Siang untuk Anak di Sekolah

informasitips.com – Bagi sebagian orang tua, menyiapkan bekal makan untuk anak di sekolah cukup merepotkan. Oleh karenanya, banyak orang tua memilih untuk memberikan uang jajan ke anak-anaknya untuk membeli jajanan di sekolah, meski mereka sudah mengetahui bahwa jajanan di kantin sekolah kurang menyehatkan bagi anak-anak mereka.

Makanan yang tersedia di sekolah belum tentu aman untuk dimakan anak-anak. Misalnya banyak penjual makanan yang menyajikan jajanan yang menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya, seperti pewarna tekstil, pengawet, perasa dan zat-zat berbahaya lainnya dalam jumlah berlebihan. Makanan-makanan berbahaya tersebut biasanya memang menarik perhatian anak karena tampilan dan warnanya yang lebih cerah. Bila dikonsumsi terus-menerus, maka ancaman gangguan kesehatan akan menyerang anak-anak.

Selain itu, banyak pula tersedia jenis makanan yang rendah serat namun mengandung lemak, kolestrol, dan kandungan gula yang tinggi. Jenis makanan tersebut tentunya tidak menyehatkan untuk anak-anak. Contohnya, burger daging sapi yang banyak dijual tidak mengandung 100% daging sapi asli, melainkan daging cincang yang dicampur dengan banyak bahan lain ditambah zat pengawet dan perasa. Contoh lainnya adalah kentang goreng, dimana mungkin minyak yang digunakan untuk menggoreng tidak sehat, sudah berwarna kehitam-hitaman karena sudah digunakan berkali-kali.

Tips Menyiapkan bekal makan siang untuk anak

Gambar : greenupgrader.com

Nah, sekarang bisa dibayangkan apabila anak-anak menyantap makanan tidak sehat seperti itu setiap hari di sekolahnya. Bukan hanya akan memicu timbulnya masalah berat badan berlebih (obesitas) pada anak, tapi juga dapat mempengaruhi proses belajarnya. Daya konsentrasi anak menjadi berkurang, anak cepat lelah, dan mudah sakit karena makanan yang dimakan tidak terjamin kebersihannya.

Solusinya, orang tua perlu menyiapkan bekal makanan sendiri untuk anaknya di sekolah guna membantu melengkapi kebutuhan nutrisi yang diperlukan anak. Dengan menyiapkan sendiri makanan untuk anak, Anda sebagai orang tua dapat mengontrol apa yang dimakan anak di sekolah.

Tips Menyiapakan Bekal Makan Siang untuk Anak di Sekolah

Berikut beberapa tips yang mungkin dapat membantu Anda dalam menyiapkan bekal makan siang atau snack untuk sang buah hati di sekolah:

  • Untuk menghindari kepanikan di pagi hari, siapkan bekal sekolahnya malam hari sebelum Anda dan anak pergi tidur. Sisa makan malam bisa juga Anda gunakan untuk bekal sekolah dicampur dengan bahan segar lainnya. Misalnya sisa ayam bakar dimasukan ke dalam menu mie goreng dan sayuran segar yang telah dipotong-potong dengan telur puyuh yang juga telah Anda kupas kulitnya malam sebelumnya. Sama halnya dengan sandwich, Anda bisa merebus telur dan mengiris tipis telur di malam sebelumnya.

    Atau, malam harinya Anda juga dapat menyiapkan bahan-bahan yang akan langsung bisa dimasak keesokan paginya.

  • Libatkan anak dalam membuat bekal makan siangnya agar anak mengetahui apa yang akan ia makan di sekolahnya. Kebanyakan anak bangga dan suka memakan makanan yang disiapkan mereka sendiri. Secara tidak langsung Anda juga telah mengajarkan anak untuk belajar mandiri, mempengaruhi pilihan makanan mereka, dan mengajarkan pentingnya gaya hidup sehat sejak dini.
  • Tanyakan kepada anak dan biarkan ia untuk memilih makanan yang disukainya untuk dimasukkan dalam kotak makan siangnya. Tapi ingat, pilihan ini berdasarkan pada makanan yang kaya nutrisi saja, jadi bukan jajanan ringan tanpa gizi. Dan tentu saja sesuai dengan persediaan makanan yang Anda punya di dapur.
  • Sajikan makanan sehat bekal si kecil di sekolah dengan menu berbeda setiap harinya sehingga tidak membosankan. Sajikan pula bekal makan siang untuk anak dengan tampilan yang cukup menarik agar makin disukai anak.
  • Setidaknya dalam makanan utamanya harus mengandung satu buah sumber lemak dan protein seperti daging, ikan, ayam, telur atau sumber protein nabati (non-hewani) seperti tempe dan tahu. Sumber makanan yang mengandung protein dan lemak berguna untuk proses pertumbuhan, pembangunan, memelihara dan memperbaiki jaringan tubuh anak.
  • Tidak kalah pentingnya adalah sumber karbohidrat yang bermanfaat bagi tumbuh kembang anak dan memberikan energi untuk anak beraktivitas. Seperti semua jenis roti (lebih baik roti gandum yang mengandung banyak biji-bijian dan kacang-kacangan dibandingkan roti tawar putih), pasta, nasi, mie, kentang atau cereal.
  • Untuk mencegah dehidrasi pada anak jangan lupa untuk menyertakan minuman untuk bekal makan siangnnya. Mulai dari air putih, susu dengan berbagai jenis rasa (misalnya stroberi, vanila dan coklat) sampai jus buah dalam karton atau botol.

    Jika Anda memilih untuk memberikan jus buah kepada anak Anda, pastikan bahwa jus buah yang Anda berikan adalah 100% perasan buah asli. Jadi, bukan jus dengan campuran pemanis buatan, esens penambah rasa dan zat pewarna. Jika anak Anda gemar minuman yang dingin saat makan siang di sekolah, Anda bisa menyimpan jus buah dalam karton di freezer semalaman, masukan ke tas makan siangnya di pagi hari, sehingga saat makan siang tiba jus tersebut sudah mencair dan masih dingin.

    Bila Anda memilih susu untuk bekal makan siang anak, sebaiknya Anda jeli melihat komposisi nutrisi yang tertera di karton atau botol susu tersebut. Sebagai bahan pertimbangan, cukup banyak orang tua yang memilih untuk tidak menyertakan susu dan hanya menyertakan air putih untuk minuman anak di sekolah. Hal ini dikarenakan susu dapat membuat anak cepat kenyang, dan akhirnya tidak menghabiskan jatah makanan utamanya.

    Sebaiknya Anda tidak memberikan minuman soda ke anak yang banyak mengandung gula karena kemungkinan dapat berpengaruh pada berat badannya (anak memiliki masalah kelebihan berat badan atau obesitas) dan anak menjadi super aktif.

  • Masukkan buah segar setiap harinya seperti apel, pisang, potongan melon, semangka atau pepaya dalam bekal makan siang anak Anda. Buah-buahan merupakan sumber makanan kaya serat, vitamin dan mineral. Bila anda memiliki banyak macam buah di rumah, Anda bisa menyajikan salad buah dengan cara memotong buah seukuran jari (atau menggunakan alat khusus pengerok agar buah berbentuk bulat untuk koktail) dan mencampurnya. Misalnya saja, potongan kecil buah apel, nanas, pepaya dan anggur hijau. Selain indah dipandang mata karena campuran warnanya yang menarik, tentu juga sangat baik untuk kesehatan anak Anda.
  • Sayuran pun bisa anda selipkan dalam kotak makan siangnya dalam berbagai bentuk menarik. Selain potongan bentuk sayuran yang menarik, sama halnya dengan buah, sebaiknya anda mencampur beberapa jenis sayuran dalam kotak makan siangnya. Seperti jagung pipilan rebus, tomat kecil, kuntum brokoli, potongan wortel dan buncis rebus.

    Ada cukup banyak anak yang tidak suka sayuran, dalam hal ini tentu sebagai Anda harus cermat menyiasatinya. Misalnya saja untuk menu spaghetti bolognese, Anda bisa mencampur wortel rebus yang sudah dihaluskan dengan blender ke dalam saos spaghettinya. Atau bayam cincang dalam telur dadarnya.

  • Untuk makanan pendamping sertakan makanan yang mengandung banyak sumber kalsium yang berguna bagi proses pertumbuhan tulang dan gigi anak seperti seperti keju dan yoghurt.
  • Sementara untuk makanan penutup Anda bisa memasukkan agar-agar yang kaya serat, biskuit dan muffin yang sehat mengandung kacang-kacangan, biji-bijian atau buah kering.
  • Saat ini sudah banyak dijual peralatan dasar bento seperti cetakan-cetakan makanan berbentuk lucu yang dapat mempermanis tampilan makanan yang Anda sajikan. Misalnya saja cetakan berbentuk hati, bintang, binatang, segitiga, bunga dan bentuk-bentuk lainnya. Tentu anak Anda akan lebih tertarik untuk menyiapkan dan menyantap bekal makan siangnya.
  • Sama halnya dengan cetakan makanan, Anda juga bisa memperoleh banyak ide dalam mengkreasikan makan siang si kecil dari internet atau dengan membeli buku-buku resep bekal sekolah anak di toko buku.
  • Untuk sandwich, Anda bisa menggunakan berbagai pilihan jenis roti seperti roti gulungan yang dibelah memanjang, roti tawar putih dan roti gandum yang mengandung banyak serat. Jangan lupa sertakan keju rendah lemak, sumber protein seperti tuna atau irisan ayam bakar, selada, tomat atau irisan mentimun. Bila perlu, pisahkan saos tomat dan mayonnaise dalam bentuk sachet, selada dan irisan tomat agar sandwich tidak lembek dan berantakan.
  • Perhatikan porsi makanannya, sebaiknya pas untuk porsi anak dan ukuran makanan yang disajikan mudah dipegang oleh tangan mungilnya. Misalnya saja, burger mini atau sandwich ukuran roti tawar normal bisa Anda potong menjadi empat bentuk segitiga kecil.
  • Bukan hanya makanan yang disajikan dan cara menyajikannya dengan bentuk-bentuk unik dan menarik, tapi perhatikan juga alat makannya. Pastikan Anda memiliki kotak bekal makan siang lebih dari satu. Untuk sekedar berjaga-jaga apabila anak lupa membawa kotak makan siangnya pulang ke rumah atau ketinggalan di sekolah, setidaknya Anda sudah punya persediaan.

    Pilih kotak makanan dan peralatan makan seperti sendok, garpu dan pisau plastik yang ramah lingkungan yakni bisa dicuci dan digunakan kembali. Bukan yang hanya bisa satu kali dipakai lalu dibuang. Jangan lupa untuk memberi label nama anak dan kelasnya.

  • Hindari penggunakan plastik sekali pakai untuk membungkus makanan anak. Plastik bungkus makanan tidak dapat menjaga bentuk makan siang anak, misalnya sandwich yang berubah bentuknya karena terhimpit buku-buku anak. Selain itu untuk masa panjang, penggunaan kotak makanan yang kuat dan ramah lingkungan dapat membuat pengeluaran anda lebih hemat.
  • Gunakan juga wadah plastik yang aman untuk dipakai sebagai wadah makanan. Anda bisa melihat kode yang tertera pada bagian bawah wadah plastik. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang kode wadah plastik yang aman dan yang tidak aman untuk digunakan sebagai wadah makanan, baca artikel Arti Simbol Pada Kemasan Plastik
  • Anda juga harus hati-hati ketika menyusun makanan dalam wadah makanan plastik. Hindari langsung memasukkan jenis makanan yang baru masak dan masih sangat panas ke dalam wadah plastik. Tunggulah sejenak sampai makanan sudah tidak terlalu panas lagi, baru kemudian disusun di dalam wadah makanan anak.
  • Untuk lebih membuat anak semangat menyantap bekal makan siangnya, Anda bisa menggunakan kotak makanan, peralatan makan, dan tissue makan siangnya bergambar tokoh-tokoh favorit anak. Bisa juga dengan memberikan sticker atau jajanan favoritnya. Misalnya jika Anda ingin menyelipkan permen dan keripik yang renyah kesukaan anak tidak apa-apa, asalkan tidak terlalu sering.

Semoga bermanfaat!



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *