Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Agar Perut Tidak Kembung

informasitips.com – Perut kembung disebabkan karena banyaknya terdapat gas di dalam perut. Gas tersebut dapat berasal dari udara yang ikut tertelan saat makan, atau karena terlalu banyak fermentasi dalam saluran pencernaan. Kondisi seperti itu dapat menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman di perut. Kelebihan gas dalam perut ini perlu dikeluarkan dengan cara bersendawa atau buang angin. Rasa sakit dan tidak nyaman pada perut akan berkurang setelah bersendawa atau buang angin.

Keluhan perut kembung bisa terjadi pada siapa saja. Keluhan ini tentunya sangat mengganggu kenyamanan dalam beraktivitas, terlebih bila kondisi ini mengharuskan penderitanya untuk sering bersendawa atau buang angin. Beberapa hal yang bisa memicu timbulnya perut kembung diantaranya adalah konsumsi makanan/minuman tertentu yang memicu perut kembung, stres, cemas, terdapat infeksi pada saluran cerna, intoleransi laktosa, sensitif terhadap jenis makanan tertentu, dan lain sebagainya.

Agar perut tidak kembung, lakukan beberapa tips berikut ini:

  • Makanlah pelan-pelan
    Hindari kebiasaan makan terburu-buru. Nikmati makanan yang Anda santap dan makanlah dengan pelan-pelan. Makan terburu-buru menyebabkan udara ikut masuk tertelan dan terperangkap di saluran pencernaan. Udara yang masuk ini akan menimbulkan rasa kembung di perut. Oleh karena itu, makan dan minumlah dengan pelan-pelan dalam jumlah yang cukup (tidak berlebihan).

    Tips Menghindari Perut Kembung

  • Kunyahlah makanan dengan baik
    Makanlah pelan-pelan dan kunyahlah makanan dengan benar, yaitu mengunyah makanan cukup lama (sampai cukup halus). Mengunyah makanan dengan benar akan meringankan kerja usus dalam mencerna makanan.

    Selain itu, hindari juga kebiasaan berbicara saat sedang mengunyah makanan, karena kebiasaan tersebut dapat menyebabkan udara ikut masuk tertelan ke dalam dan terperangkap dalam saluran pencernaan yang dapat membuat perut kembung.

  • Beri jeda waktu makan
    Hindari makan dalam jeda waktu yang terlalu dekat. Beri jeda waktu antara waktu makan satu ke waktu makan berikutnya sekitar 3 jam. Jarak waktu makan yang terlalu dekat membuat makanan yang Anda makan sebelumnya belum dicerna dengan sempurna di saluran pencernaan. Jarak waktu makan yang terlalu dekat juga akan memperberat kerja saluran pencernaan Anda. Andaikan Anda memang ingin makan dengan frekuensi cukup sering, sebaiknya kurangi porsinya (makan sedikit tapi sering), karena makan dengan porsi kecil ini membuat makanan lebih cepat dicerna tubuh.

  • Hindari kebiasaan menunda-nunda makan
    Bila perut Anda sudah terasa lapar, maka makanlah. Jangan ditunda-tunda, karena menunda-nunda makan akan membuat perut yang kosong terisi dengan udara/gas yang dapat menyebabkan perut menjadi kembung. Menunda-nunda makan juga akan membuat Anda merasa benar-benar lapar (kelaparan). Pada saat kelaparan biasanya orang akan makan dengan tergesa-gesa dan tidak mengunyah makanannya dengan baik. Hal yang demikian juga dapat menyebabkan perut menjadi kembung.

  • Perhatikan serat yang dikonsumsi
    Perut kembung juga bisa dipicu karena terlalu banyak mengonsumsi serat. Mengonsumsi makanan berserat memang baik, namun bila berlebihan maka akan semakin memperberat kerja perut untuk mencernanya. Masalah akan menjadi semakin parah bila saat mengonsumsi serat, Anda tidak mengunyah serat tersebut dengan baik. Serat yang masih kasar (tidak dikunyah dengan baik oleh gigi) akan memperlambat proses pencernaannya di perut. Oleh karena itu, untuk menghindari keluhan kembung pada perut, makanlah serat dalam jumlah yang tidak berlebihan dan kunyahlah serat dengan baik agar lebih cepat dicerna oleh perut.

  • Makanlah makanan yang mudah dicerna
    Pada saat-saat tertentu, seperti saat sedang terburu-buru (tidak bisa makan pelan-pelan), saat stres dan cemas, sebaiknya pilihlah jenis makanan yang mudah dicerna oleh perut, seperti buah-buahan.

    Hindari jenis makanan berat yang susah dicerna seperti jenis makanan yang tinggi karbohidrat dan tinggi lemak.
    Kondisi stres dan cemas dapat memicu terjadinya keluhan kembung di perut. Saat stres dan cemas, tubuh akan melepaskan hormon stres dimana hormon ini akan mempercepat kerja sistem di seluruh tubuh termasuk sistem pencernaan. Kondisi seperti ini akan mengganggu proses pencernaan makanan di saluran pencernaan yang akan berujung pada timbulnya kembung di perut atau bahkan diare.

  • Kurangi konsumsi makanan yang bisa memicu perut kembung
    Ada beberapa jenis makanan yang bisa menimbulkan rasa kembung di perut. Makanan-makanan jenis ini sebaiknya dikurangi. Makanan-makanan tersebut diantaranya adalah makanan yang berlemak tinggi yang dapat memperlama proses pengosongan di perut, jenis makanan/minuman bergas/berkarbonasi seperti minuman soda, jenis sayuran tertentu seperti sawi, kol, kubis, brokoli, kembang kol, jenis buah-buahan tertentu seperti apel, pir, makanan-makanan yang terbuat dari gandum, susu dan produk olahannya. Makanan-makanan tersebut bukan berarti harus dihindari, tetapi hanya perlu dikurangi, terlebih bila Anda termasuk orang yang sensitif dengan jenis makanan tersebut dan mudah sekali mengalami keluhan perut kembung.

    Hindari makanan yang bisa memicu reaksi alergi pada tubuh Anda. Reaksi alergi ada bermacam-macam, salah satunya adalah bisa mengganggu pencernaan, menyebabkan diare atau keluhan perut kembung. Identifikasi makanan-makanan yang bisa membuat alergi, dan hindari makanan-makanan tersebut agar pencernaan Anda tidak terganggu.

  • Makanlah buah sebelum makan, bukan setelah makan
    Salah satu kebiasaan makan yang umum ditemukan di masyarakat kita adalah memakan buah setelah makan. Buah dianggap sebagai jenis makanan yang pas untuk dinikmati setelah makanan utama, sebagai pencuci mulut. Padahal sebenarnya kebiasaan ini tidak tepat, karena seharusnya buah-buahan dikonsumsi sebelum mengonsumsi makanan utama, yaitu sekitar 30 menit sebelum makan makanan utama. Hindari makan buah-buahan setelah makan makanan utama, karena dapat menimbulkan gas di perut.

    Bagi Anda yang mengalami masalah dalam penyerapan fruktosa (gula dalam buah-buahan), sebaiknya lebih berhati-hati dalam mengonsumsi buah, karena dapat menimbulkan rasa kembung dan gangguan di saluran cerna.

  • Jangan terlalu banyak makan permen karet
    Makan permen karet juga dapat membuat udara terperangkap di perut yang berujung pada timbulnya keluhan perut kembung. Permen karet juga banyak mengandung pemanis buatan seperti sorbitol dan aspartam yang sukar untuk dicerna, sehingga bisa memicu timbulnya kembung di perut. Sebaiknya, kurangi kebiasaan terlalu sering makan permen karet, ganti dengan jenis makanan lainnya yang lebih sehat seperti buah-buahan.

Bila sudah terlanjur mengalami perut kembung Anda dapat mengatasinya dengan cara berjalan-jalanlah selama 30 menit untuk membantu mengeluarkan gas dari perut. Anda juga dapat mengambil posisi seperti sedang sujud agar gas yang terperangkap dalam perut bisa keluar lewat buang angin (kentut).

Selain itu, bisa juga mengatasi masalah perut kembung dengan cara memberikan pijatan ringan di perut Anda, yaitu pijaan lembut dengan gerakan melingkar di area perut guna mengeluarkan gas yang terperangkap di dalamnya.

Anda juga dapat memanfaat bahan-bahan alami untuk mengatasi perut kembung, yaitu minum teh mint atau teh kayu manis setelah makan dan mengunyah sedikit kapulaga. Mint, kayumanis, dan kapulaga merupakan herbal yang memiliki sifat karminatif, yaitu mampu mengusir gas di perut dan membantu menyehatkan pencernaan.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *