Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Menghadapi Wawancara Kerja dalam Bahasa Inggris

informasitips.com – Selamat! Kepala HRD perusahaan yang kita lamar baru saja menelepon dan meminta kita untuk mengikuti tes seleksi terakhir, yaitu wawancara kerja. Saat ini, banyak perusahaan melakukan wawancara dalam bahasa Inggris, meskipun beberapa tidak melakukannya secara mendetil dan hanya sebatas untuk mengetahui apakah kita memiliki kemampuan berbahasa Inggris minimum secara pasif. Mungkin wawancara berbahasa Inggris merupakan hal baru untuk kita. Lantas, bagaimana sebaiknya kita mempersiapkannya? Simak tips menghadapi wawancara kerja dalam bahasa Inggris berikut ini dan tunjukkan pada sang pewawancara bahwa kitalah kandidat terbaik untuk posisi tersebut.

Persiapan
Sebelum hari wawancara kerja tiba, tentu kita harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, baik itu pakaian yang akan dipakai, dokumen maupun ijasah dan sertifikat yang akan kita bawa, serta kemungkinan-kemungkinan pertanyaan yang akan ditanyakan saat wawancara.

Seperti halnya menghadapi wawancara kerja dalam bahasa Indonesia, menghadapi ‘job interview’ berbahasa Inggris juga membutuhkan banyak persiapan, terutama dalam merencanakan kalimat-kalimat yang akan kita lontarkan saat wawancara nanti.

Tips wawancara dalam bahasa inggris

Beberapa persiapan yang sebaiknya kita lakukan yaitu:

  1. Mengetahui cara terbaik menjawab pertanyaan-pertanyaan saat wawancara
    Internet merupakan sumber terbesar untuk mencari tipe-tipe pertanyaan yang mungkin ditanyaan saat wawancara. Dalam bahasa Inggris, pewawancara biasanya akan menanyakan tentang diri kita terlebih dahulu, misalnya dengan bertanya “Please tell me a little about yourself.”

    Tulis dalam selembar kertas, kira-kira bagaimana kita akan menjawab pertanyaan tersebut. Kita bisa menuliskan sedikit hal tentang diri kita, seperti usia, asal dan hobi, lalu kita bisa menjelaskan lebih detil tentang pendidikan maupun pengalaman kerja yang kita miliki.

    Untuk menjelaskan sedikit hal tentang diri kita, kita bisa menuliskan:
    My name is Budi Haryanto, but you can call me Budi. I’m 24 years old. I am from Semarang, but I currently live in Surabaya. I like writing poetry and fiction stories in my spare time, and I have published some of my stories in local magazines.

    Untuk menjelaskan tentang pendidikan, kita bisa menuliskan:
    I attended the University of Indonesia from 2003 to 2007.
    I graduated with a degree in agricultural planning.
    I graduated from the English Letters faculty of Sanata Dharma University in 2007.


    Jika kita masih berstatus mahasiswa, kita bisa menuliskan:
    I am currently studying at the University of Indonesia and will graduate with a degree in Economics in June.
    I am studying English at the University of Padjajaran.

    Jangan lupa untuk menyebutkan kursus maupun pelatihan yang pernah kita ikuti, khususnya yang berhubungan dengan pekerjaan yang kita lamar. Pelatihan seperti komputer dan kursus bahasa Inggris juga penting untuk disebutkan. Selanjutnya, ketika menjelaskan mengenai pengalaman kerja yang kita miliki, jelaskan juga mengenai tanggung jawab maupun tugas-tugas yang kita lakukan. Jangan lupa untuk memperhatikan tenses yang kita gunakan dalam kalimat. Untuk menuliskan pengalaman kerja yang masih kita miliki sampai saat ini, kita bisa menuliskan:

    PT. Persada has employed me for the last 2 years as a salesperson.
    I have been creating customer contracts for 6 months.

    Sedangkan untuk menjelaskan pengalaman kerja di masa lampau, kita bisa menuliskan:
    I was employed by PT. Makmur from 2006 – 2009 as a clerk.
    I worked as a receptionist at Sheraton Hotel Jakarta for 2 years.

  2. Mengetahui seluk beluk perusahaan dan detil pekerjaan yang kita lamar
    Mengapa penting mengetahui informasi mengenai perusahaan dan pekerjaan yang kita lamar? Supaya kita bisa menghubungkan pengalaman kerja maupun pelatihan-pelatihan yang kita ikuti yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan tersebut. Mungkin kita lulusan Ekonomi dan kita melamar untuk menjadi guru bahasa Inggris di sebuah lembaga bahasa. Tentu kelihatannya pendidikan yang kita tempuh tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Namun, meskipun kita lulusan Ekonomi, ternyata kita sempat mengikuti beberapa program pertukaran pelajar ke Amerika dan Inggris, sudah menyelesaikan kursus bahasa Inggris hingga level tertinggi, dan sudah mengambil kursus TEFL (sertifikat untuk mengajar). Tentu bukan tidak mungkin kita mendapatkan pekerjaan tersebut meski pendidikan yang kita tempuh tidak sesuai dengan pekerjaan yang kita lamar.

    Selain itu, mengetahui perusahaan dan pekerjaan yang kita lamar juga menentukan pertanyaan-pertanyaan yang mungkin perlu kita tanyakan saat wawancara kerja berlangsung. Beberapa pertayaan yang perlu ditanyakan pada pewawancara di antaranya:

    How would you describe the responsibilities of this position?
    What is the company’s management style?
    What are the prospects of growth and advancement?
    What don’t you like about working here and what would you change?
    How does one advance in the company?

    Sedangkan pertanyaan-pertanyaan yang sebaiknya TIDAK kita tanyakan antara lain:
    What does this company do? (seharusnya kita sudah mengetahui jawaban tersebut setelah mencari informasi tentang perusahaan tersebut)

    If I get the job, when can I take time off for vacation? (tunggu sampai kita diterima kerja lebih dulu, baru menanyakannya)

  3. Mengecek ulang jawaban-jawaban yang kita rencanakan dan berlatih menjawabnya
    Setelah kita menuliskan jawaban-jawaban yang telah kita rencanakan, mintalah seorang teman yang kita nilai lebih pandai berbahasa Inggris untuk membaca dan memberi komentar tentang jawaban-jawaban tersebut. Mungkin kita perlu mengubah tenses kalimat atau memilih kata yang lebih tepat untuk digunakan dalam kalimat. Setelah itu, kita bisa berlatih di depan cermin, seolah-olah kita menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut secara langsung di hadapan si pewawancara.



Saat Wawancara Tiba
Ketika tiba waktunya hari wawancara kerja tersebut, usahakan untuk tetap rileks dan tenang. Atur nafas dan berkonsetrasilah. Atur juga ritme bicara kita supaya kita tidak bicara terlalu cepat maupun terlalu lambat sehingga membuat si pewawancara mengantuk. Ketika kita bicara dengan ritme yang sesuai, kita bisa memikirkan kalimat-kalimat yang akan kita lontarkan sehingga jawaban-jawaban yang kita berikan sesuai dan tepat sasaran. Gunakan bahasa yang baku dan jangan menggunakan bahasa ‘slang’, seperti ‘gonna’, ‘wanna’, ‘ain’t’, dan sebagainya.


Pertanyaan-Pertanyaan Wawancara dalam Bahasa Inggris
Berikut beberapa daftar pertanyaan dalam bahasa Inggris yang biasa ditanyakan dalam wawancara kerja:
• Are you the best person for this job? Why?
• Describe a difficult experience at work and how you handle it.
• How do you handle pressure?
• Do you prefer to work alone or on a team?
• How long do you expect to work for this company?
• What do you know about this company?
• Why should we hire you?
• Why are you leaving your job?
• Why did you quit your job?
• What interests you about this job?
• What are your salary requirements?
• What is your greatest strength/weakness?
• What was your biggest accomplishment/failure at work?

(berbagai sumber)



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

One thought on “Tips Menghadapi Wawancara Kerja dalam Bahasa Inggris

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *