Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Mengatasi Mual Selama Kehamilan

informasitips.com – Mual dan muntah pada kehamilan terutama kehamilan muda merupakan hal lumrah, asalkan tidak sampai berlebihan hingga terjadi dehidrasi (kekurangan cairan tubuh). Mual dan muntah sebenarnya merupakan respon tubuh terhadap kenaikan hormon estrogen dan beta HCG atau Hormone Chorionic Gonadotropin (Hormon pada plasenta/ari-ari).

Kedua hormon itu ketika berada dalam pencernaan menimbulkan mual hingga muntah serta menimbulkan pusing dan nyeri dikepala. Respon orang-orang pada hormon ini pun berbeda-beda, ada yang mualnya berat, dan ada yang tidak menimbulkan keluhan sama sekali.

Perasaan mual ini biasanya paling kuat terjadi di pagi hari yang biasa disebut morning sickness. Separuh dari wanita hamil mengalami mual di pagi hari (morning sickness) dan mual terus di sepanjang hari. Dan hanya sebagian saja yang mengalami muntah-muntah. Beberapa ibu hamil dapat merasa mual hanya dengan mencium bau atau melihat makanan tertentu. Keluhan inipun biasanya terjadi dalam 12 minggu pertama kehamilan dan segera menghilang karena tubuh sudah menyesuaikan diri. Namun pada beberapa kasus, keluhan ini bisa berlanjut hingga akhir kehamilan dan kadang-kadang muncul kembali menjelang kelahiran.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengurangi rasa mual pada masa kehamilan :

  1. Memahami keluhan tersebut sebagai hal yang wajar terjadi karena proses kehamilan, sebab, jika ditanggapi dengan penolakan keluhan mual dan muntah akan semakin berat.
  2. Mengatasi Mual selama Kehamilan

  3. Dalam hal ini, komunikasikanlah dengan suami, agar suami dapat memberi dukungan. Dukungan dari suami akan memberikan rasa aman dan perasaan berbagi pada keluhan yang disebabkan kehamilan.
  4. Hindarilah memakan makanan yang merangsang naiknya asam lambung, seperti makanan yang pedas dan berlemak.
  5. Atur pola makan. Teknik makan juga tidak kalah penting. Sedikit tetapi sering akan menghindari perut kosong dalam waktu yang lama. Jangan makan dalam jumlah besar atau porsi besar karena hanya akan membuat ibu hamil bertambah mual.
  6. Cobalah memakan makanan karbohidrat kering, seperti biskuit atau roti yang bisa dikonsumsi pada waktu akan tidur, bangun malam, atau bangun tidur sebelum melakukan aktivitas, karena makan makanan yang tinggi karbohidrat dan protein dapat membantu mengatasi rasa mual.
  7. Di pagi hari sewaktu bangun tidur jangan langsung terburu-buru terbangun, cobalah untuk duduk dahulu dan baru perlahan berdiri bangun. Bila ibu merasa sangat mual ketika bangun tidur pagi siapkanlah snack atau biscuit di dekat tempat tidur dan ibu dapat memakannya dulu sebelum mencoba untuk berdiri.
  8. Jika sampai menyebabkan muntah, minumlah air putih yang cukup untuk menghindari dehidrasi akibat muntah. Hindari minuman yang mengandung karbonat dan kafein.
  9. Vitamin kehamilan terkadang ada yang menyebabkan mual, namun ibu hamil tetap membutuhkan vitamin berupa folat dan zat besi, untuk mengatasi masalah ini segera konsultasikan pada Bidan atau Dokter.
  10. Pengobatan tradisional ; biasanya orang menggunakan jahe untuk mengurangi rasa mual. Penelitian di Australia menyatakan bahwa jahe dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi rasa mual dan aman untuk ibu dan bayi. Pada beberapa wanita hamil ada yang mengonsumsi jahe segar atau permen jahe untuk membantu mengatasi rasa mualnya.
  11. Istirahat. Hal terakhir ini adalah yang paling efektif, karena kondisi mual dapat memicu keluarnya hormon kortisol sebagai pembangkit rasa stress, dan keadaan stress hanya akan memperburuk rasa mual pada ibu hamil.

Jika keluhan mual dan muntah ini sampai mengganggu aktifitas, sebaiknya konsultasikan ke dokter. Selamat atas kehamilan Anda.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: