Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Mencerdaskan Mental Anak

informasitips.com – Setiap orang tua tentu mengharapkan anak-anaknya bisa tumbuh dengan baik, sehat, dan cerdas. Sayangnya, banyak di antara kita yang menghubungkan arti kecerdasan hanya dengan prestasi akademis di sekolah. Padahal tidaklah demikian adanya. Kecerdasan juga mecakup aspek yang lebih luas lagi, meliputi kecerdasan intelegensia/Intelligence Quotient (IQ), kecerdasan emosional/Emotional Quotient (EQ), kecerdasan spiritual/Spiritual Quotient(SQ), dan kecerdasan adversitas/Adversity Quotient (AQ).

Dalam artikel ini, kami akan memberikan sedikit tips bagi orang tua guna membangun kecerdasan mental seorang anak, dengan cara mengasah kecerdasan adversitas/Adversity Quotient (AQ) anak.

Kecerdasan adversitas/Adversity Quotient (AQ) merupakan tingkat kematangan dan kecerdasan mental yang dimiliki oleh seseorang. Mereka yang mentalnya kurang kuat misalnya mudah menyerah, mengeluh, cengeng, labil, semangat dan daya juangnya kecil, bisa dibilang memiliki tingkat kecerdasan AQ yang rendah. Kemampuan dan kegigihan seseorang dalam menghadapi segala kesukaran, salah satunya diukur dengan kecerdasan AQ ini.

Kecerdasan ini tidak muncul serta merta dalam diri seseorang, melainkan harus ditanamkan dan mulai diasah sejak kecil. Orang tua dapat memperkenalkan, mengajarkan, dan mengasah kecerdasan ini kepada anaknya. Hal ini penting karena kecerdasan AQ ini juga ikut berperan dalam menentukan keberhasilan seorang anak nantinya.

Bagi Anda para orang tua, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengasah kecerdasan mental anak:

  1. Bangun dan ajarkan kecerdasan adversitas (AQ) ini sedini mungkin, sejak masa kanak-kanak.
    Dengan melakukannya sedini mungkin, akan lebih mudah membentuk kecerdasan dan mental juang seorang anak. Tentunya, juga harus disesuaikan dengan kondisi dan usia si anak.
  2. Tips Mencerdaskan Anak

  3. Hindari tindakan-tindakan yang otoriter dan terlalu memaksa untuk alasan apapun.
    Tindakan seperti ini tidak akan memberikan dampak yang positif, justru sebaliknya.
  4. Bangun motivasi dan optimisme anak
    Ajari anak untuk selalu berpandangan dan bersikap positif. Sikap positif ini tentu amat berpengaruh bagi anak setiap mengambil keputusan-keputusan penting dalam hidupnya nanti. Misalnya dalam melakukan sesuatu katakanlah “cobalah dulu nak, ini tak sesulit yang kamu bayangkan. Ayah/Ibu yakin kamu pasti bisa.”

    Anak yang diajarkan motivasi dan optmisme akan tumbuh menjadi pribadi yang produktif, memiliki semangat dan kemauan untuk belajar, serta tampil menjadi pribadi yang berani mengambil resiko.

  5. Melatih anak dalam memilih dan menentukan
    Ajari anak Anda untuk berani bersikap dan menentukan pilihan. Misalnya dalam memilih mainan, tuntun anak untuk bisa menentukan satu mainan saja yang memang dibutuhkannya. Ajari pula untuk memberikan penjelasan dan menganalisa setiap pilihannya, sehingga anak bisa bertanggung jawab atas pilihannya itu.
  6. Latih anak untuk bisa menghadapi kesulitan
    Dalam kehidupan, pasti akan ditemui berbagai macam kesulitan. Yang perlu ditanamkan adalah bagaimana agar anak nantinya memiliki mental yang kuat, tangguh, dan tak mudah menyerah saat menghadapai hambatan dan berbagai macam masalah.

    Jangan ajarkan anak untuk banyak bergantung pada sesuatu (memiliki ketergantungan). Biarkan anak mencoba sendiri terlebih dahulu, dengan upayanya sendiri dalam menyelesaikan kesulitannya.

  7. Latihan menganalisa kegagalannya
    Saat seorang anak mengalami kegagalan, jangan mengecam atau mengejeknya dengan kata-kata yang pedas. Tapi, ajari anak agar bisa menganalisa mengapa ia bisa gagal (introspeksi). Biarkan anak mencari sendiri jawabannya. Dengan demikian si anak akan tahu apa masalah yang sebenarnya dan bagaimana jalan keluarnya.
  8. Orang tua harus menjadi contoh (raw model)
    Orang tua merupakan cermin bagi anak. Bila Anda memperlihatkan kepada anak bahwa Anda memiliki mental yang kuat, tidak mudah menyerah, serta selalu berpikiran positif, tentunya anak Anda juga akan meniru hal-hal positif yang Anda contohkan tersebut.

Itulah beberapa tips guna mencerdaskan mental seorang anak. Semoga bermanfaat. :-)

Copyright secured by Digiprove © 2011

Related Posts

2 thoughts on “Tips Mencerdaskan Mental Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

JOIN US ON

NEWSLETTER

Mau berlangganan artikel Kami? Tulis Email Anda pada form di bawah ini.

Cek Email Anda setelahnya untuk mengaktifkannya. Terimakasih

OUR FRIEND