Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Mempercepat Performa PC

informasitips.com – Suatu perangkat yang bernama PC (personal computer) tampaknya bukan hal yang aneh di zaman modern seperti saat ini. Bila kita menengok beberapa tahun sebelumnya, ketika itu PC hanya dianggap sebagai suatu perangkat teknologi canggih yang hanya dimiliki oleh beberapa pihak tertentu saja, seperti perkantoran, percetakan, ataupun tempat-tempat pendidikan termasuk sekolah dan lembaga ilmu komputer. Begitupun bagi para penggunanya, hanya sebatas kalangan tertentu yang mampu mengoperasikan perangkat yang satu ini. Namun seiring perjalanan waktu, PC mulai dikenal sebagai perangkat penting dalam menunjang suatu pekerjaan. Bahkan tidak hanya sebatas itu, komputer sudah mulai diterapkan sebagai media untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang lewat informasi dan konten yang tersebar luas di internet, dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Seperti halnya benda-benda buatan insan manusia lainnya, PC pun tidak terlepas dari masalah daya tahan dan tingkat keawetan. Usia pemakaian akan terus menurun sejalan dengan frekuensi pemakaian dan beberapa faktor lainnya. Tentunya hal itu tidak ingin membuat kita kehilangan data-data penting dan menurunnya performa PC, bukan? Baik itu dari sisi perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunaknya (software). Bagi Anda yang termasuk golongan pemula atau bahkan baru mengenal dunia komputer beberapa waktu yang lalu, tidak ada salahnya mempelajari apa saja hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kinerja perangkat kesayangan kita.

Hal yang perlu Dilakukan untuk Mempercepat PC Anda

Spesifikasi Hardware

Langkah pertama yang perlu dilakukan dalam mempercepat PC Anda adalah mencari tahu spesifikasi hardware yang tertanam pada PC Anda. Sebuah perangkat komputer memiliki rincian hardware (perangkat keras) yang berbeda-beda tergantung perakitannya. Dengan demikian maka antara rakitan yang satu dengan lainnya tentu memiliki tingkat kecepatan yang berbeda-beda. Sebuah perangkat PC dengan kekuatan processor Pentium 4 misalnya, tidak mungkin kecepatannya sebanding dengan perangkat yang ditanami processor Core 2 Duo. Demikian juga perangkat keras lainnya seperti HDD (hard disk), RAM, hingga VGA card, akan mempengaruhi kinerja PC yang Anda miliki. Semakin besar ukuran yang ditanamkan, semakin cepat performanya.

Cara Mempercepat PC

Anda bisa mengetahui perangkat apa saja yang tertanam dalam CPU Anda dengan melakukan langkah-langkahnya berikut ini:

  • Buka Windows Explorer (klik kanan pada windows startup yang terletak di pojok kiri bawah monitor Anda),
  • Arahkan kursor pada direktori My Computer, lalu klik kanan pilih properties,
  • Maka akan tampil informasi mengenai Sistem Operasi (OS Windows XP, Vista, 7, dsb) yang Anda gunakan, termasuk tipe processor dan ukuran RAM (memory) yang terpasang pada PC Anda,
  • Selanjutnya Anda bisa masuk ke bagian Device Manager untuk mengetahui lebih lanjut perangkat-perangkat lainnya.

Checking System File

Pada dasarnya, suatu sistem operasi terdiri dari banyak sekali perintah pemrograman yang bekerja sesuai dengan fungsinya masing-masing. Seiring dengan frekuensi pemakaiannya, data tersebut akan mengalami perubahan, bisa disebabkan oleh sebuah program baru yang terinstal, ataupun kerusakan akibat virus misalnya. Hal ini tentunya ikut mempengaruhi kinerja PC Anda secara optimal. Dengan memanfaatkan fitur “System File Checker” pada program Windows Anda, diharapkan dapat mengembalikan performa PC Anda seperti sedia kala.

Meskipun sudah sering bertatapan langsung dengan PC, namun ada beberapa orang yang bertanya-tanya, dimana kita bisa menemukan fitur System File Checker? Pada dasarnya program ini diciptakan oleh pihak vendor sebagai langkah pertama untuk mengantisipasi problem pada Sistem Operasi yang digunakan. Dengan fitur ini secara otomatis akan mencari bug-bug ataupun file-file yang dianggap rusak untuk kemudian diperbaiki (repair). Langkah-langkahnya:

  • Klik kiri windows startup, pilih All Program -> Accessories -> Command Prompt
  • Ketik sfc/scannow di sebelah tab users lalu tekan Enter. Secara otomatis Windows akan melakukan pengecekan file-file pada Sistem Operasinya.

Clean Desktop

Adakalanya ketika Anda mengunduh (download) suatu file, ternyata secara otomatis file tersebut disimpan di desktop PC Anda. Sebaiknya segera pindahkan hasil unduhan tersebut ke dalam direktori lain seperti drive D: misalnya. Hal ini akan sangat membantu dalam meningkatkan performa PC Anda. Mengapa? Sebab desktop merupakan salah satu bagian drive C: yang umumnya tempat untuk bekerjanya sistem (seperti windows misalnya) sehingga dapat “menambah beban” baru bagi kinerja PC Anda. Selain itu hal ini juga berlaku untuk shortcut program PC Anda. Pilihlah program yang benar-benar penting dan seringkali digunakan untuk dibuatkan shortcut. Apabila hanya sesekali waktu digunakan, sebaiknya hapus shortcut tersebut, dan Anda bisa membukanya lewat windows startup yang terletak di pojok kiri bawah layar monitor Anda.

Memindahkan file/folder hasil unduhan:

  • Arahkan kursor pada file/folder yang ingin dipindahkan, lalu klik kanan -> cut,
  • Masuk direktori yang akan menampungnya (seperti drive D: misalnya), lalu klik kanan -> paste.

Sedangkan untuk menghapus shortcut program PC Anda, cukup dengan meng-klik ikonnya lalu tekan Delete.

Clean Recycle Bin

Bersihkan secara berkala sisa-sisa file yang masih tertampung di program Recycle Bin Anda. Setiap file yang pernah Anda hapus secara otomatis akan dipindahkan ke folder yang identik dengan ikon keranjang sampah tersebut. Selain itu, Anda juga bisa membersihkan beberapa sampah yang cukup mengganggu kinerja PC Anda pada direktori Recent Places.

Klik ikon Recycle Bin pada desktop Anda, secara otomatis Anda akan dibawa pada sebuah folder yang penuh dengan file-file yang pernah Anda hapus sebelumnya. Tekan CTRL+A pada keyboard Anda lalu DEL/DELETE. Lalu bagaimana bila kita ingin menghapus suatu file tanpa perlu lagi ditampung Recycle Bin? Anda dapat menyiasatinya dengan short key SHIFT+DEL/DELETE ketika hendak menghapus file yang diinginkan. Dengan begitu file akan langsung dimusnahkan tanpa masuk folder keranjang sampah.

Sedangkan untuk Recent Places, Anda bisa menghapusnya lewat menu RUN, lalu ketik “recent”. Secara otomatis Anda akan masuk ke sebuah folder “perekam” aktifitas Anda sebelumnya, kemudian hapus sampah-sampah tersebut dengan cara menekan CTRL+A lalu DEL/DELETE.

Uninstall Program

Memiliki sebuah perangkat canggih seperti PC tampaknya kurang sempurna apabila tidak memasang/meng-install program-program baru yang menarik. Namun demikian, terkadang kita kecewa atau mungkin tidak membutuhkan lagi program tersebut. Inilah saatnya untuk menghapus databasenya dari komputer Anda. Program-program yang sudah tidak lagi di gunakan bisa segera di un-install agar drive Anda sedikit lega. Penumpukan program-program yang tidak berguna hanya akan membuat kinerja hard disk Anda semakin berat.

Klik kiri windows startup, pilih menu Control Panel. Di situ akan tampil beberapa sub-menu lainnya, lalu klik programs -> uninstall a program. Silahkan Anda cari program yang akan dihapus dari PC Anda, lalu double klik -> uninstall.

Scan Malware

Mungkin orang sudah banyak yang mengetahui tentang virus komputer, yakni sebuah file yang sifatnya merusak sistem komputer. Namun tidak banyak yang mengetahui bahwa virus hanyalah salah satu dari bagian malware. Malware sendiri merupakan istilah dari akronim dari Malicious Software, yakni suatu perangkat lunak yang bersifat merusak. Dengan demikian, segala file yang bersifat merusak software pada sistem merupakan golongan malware, termasuk virus, trojan, worm, spyware dan adware. Lambat laun kerusakan ini akan berdampak pada kinerja hardware itu sendiri, termasuk melambatnya kinerja PC kita. Pastikan untuk melakukan scanning secara rutin pada sistem operasi PC Anda lewat media Anti-virus yang saat ini sudah tersebar luas di dunia maya.

Anda bisa melakukannya dengan cara menginstall Anti-Virus yang banyak beredar di internet, seperti Kaspersky, BITDefender, AVG, Norton, dan sebagainya. Biasanya dalam program tersebut sudah disediakan fitur quick scan untuk memudahkan Anda melakukan pembersihan segala jenis malware, baik berupa virus ataupun software berbahaya lainnya.

Defragment Hard Disk

Hard Disk merupakan perangkat keras yang berfungsi sebagai media penyimpanan data, termasuk sistem operasi itu sendiri. Akibat seringnya menggunakan suatu program (termasuk install dan un-install) maka hard disk perlahan akan mengalami gangguan, yang dalam bahasa komputer dikenal dengan istilah bad sector. Lakukan defragment secara berkala untuk merapikan sektor-sektor yang mengalami masalah pada hard disk Anda sehingga dapat mempercepat performa PC Anda secara optimal.

Cara melakukan defragment adalah sebagai berikut

  • Buka Windows Explorer (klik kanan pada windows startup yang terletak di pojok kiri bawah monitor Anda),
  • Arahkan kursor pada direktori My Computer, lalu klik untuk melihat tampilan drive Anda (biasanya terdiri atas Drive C dan D),
  • Pilih drive yang ingin di defragment, klik kanan -> properties
  • Pilih tab Tools, lalu klik Defragment now. Belakangan ini mulai bermunculan software yang menawarkan fitur defragment yang lebih komplit, seperti TuneUp Utilities misalnya.

Semoga tips di atas bermanfaat dalam mempercepat PC Anda….



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: