Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Meminta Maaf Kepada Pasangan atas Kesalahan yang Cukup Fatal

Posted on by in , with 0 Comments

informasitips.com – Pernahkah kamu berbuat salah yang cukup fatal pada pasanganmu, baik itu disengaja maupun tidak? Misalnya, dengan kalapnya kamu menghabiskan jatah belanja bulananmu dalam satu jam hanya untuk membeli baju pesta mewah yang kamu lihat di Mall? Atau bahkan, diam-diam kamu menjalin hubungan dengan pria atau wanita lain? Ketika kamu menyesali perbuatanmu, apa yang kamu lakukan? Tentu meminta maaf, bukan? Namun, mungkin kamu berpikir, “Dia tidak akan dengan mudahnya memaafkan aku. Kesahalahan yang aku buat tidak layak untuk dimaafkan,” atau “Aku tidak bisa mengucapkan kata maaf itu. Aku takut!”

Meminta maaf memang membutuhkan keberanian besar. Bahkan sering pula kamu harus menurunkan harga dirimu untuk menciptakan keberanian itu. Namun, ada baiknya kamu memberanikan diri untuk meminta maaf secepatnya sebelum dia menjadi sangat marah. Nah, perhatikan tips meminta maaf kepada pasangan di bawah ini sehingga kamu bisa segera berbaikan dengannya.

  1. Menyadari kesalahan yang kamu buat
    Sebelum kamu memutuskan untuk meminta maaf pada pasanganmu, kamu harus terlebih dulu tahu dan menyadari kesahalah yang kamu buat. Mengapa dia marah padamu? Ingat, terkadang apa yang kamu pikirkan tidak sama dengan apa yang dia pikirkan. Misalnya saja, kamu merasa bersalah karena telah menghabiskan jatah bulanan bulan ini untuk membeli baju dan sepatu baru. Mungkin kamu berpikir, karena inilah dia marah padamu. Belum tentu, loh. Bisa jadi si dia marah padamu karena kamu diam-diam menemui mantan pacarmu.
  2. Saatnya meminta maaf
    Setelah kamu menyadari kesalahanmu, ajak dia bicara dan utarakan permintaan maafmu. Katakan dengan jujur apa yang kamu rasakan, bahwa mungkin kamu merasa tidak nyaman karena dia mengacuhkanmu. Tanyakan juga perasaannya dan minta ia dengan jujur mengutarakannya padamu. Setelah itu, minta maaflah dengan sungguh-sungguh atas kesalahan yang telah kamu perbuat. Perhatikan juga kata-kata yang kamu ucapkan, jangan sampai kata-kata tersebut malah terkesan menyalahkannya. Jika ia meledak marah, jangan semakin memperburuk suasana dengan ikut marah juga. Biarkan dia sendiri sampai dia merasa tenang dan coba lagi.
  3. Buat dia senang
    Ketika dia marah dan menolak berbicara denganmu, satu-satunya hal yang bisa kamu lakukan untuk menarik perhatiannya adalah membuatnya senang. Jika kamu tidak biasa menyiapkan sarapan pagi untuknya, misalnya, kamu bisa membuatkan nasi goreng hangat dan secangkir kopi sebelum ia berangkat kerja.

    Cara meminta maaf kepada pasangan kekasih lewat surat

    Selipkan kertas kecil berisi tulisan, “Aku cinta kamu. Have a great day!” di tas kerjanya sehingga ia akan membacanya di kantor. Bawakan bekal makan siang untuknya. Mungkin ia terbiasa makan di restoran ketika jam istirahat tiba. Namun, jika kamu membawakan bekal makan siang buatnya, tentu ia merasa lebih diperhatikan. Cairkan suasana dengan membuatnya tertawa, seperti mengajaknya menonton sirkus atau film komedi.

  4. Minta maaf lewat surat
    Jika kamu kesulitan untuk berbicara dengannya, kamu bisa mengungkapkan permintaan maafmu lewat surat. Tulislah surat berisi perasaanmu, betapa kamu menyesal telah melakukan hal yang menyakiti hatinya dan komitmenmu untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut. Kamu juga bisa mengirimkan kartu ucapan maaf elektronik – yang tersedia secara gratis di Internet – ke emailnya secara konstan sehingga ia tahu bahwa kamu sungguh-sungguh menyesali kesalahanmu.
  5. Beri dia hadiah
    Cara lain untuk mengambil hatinya adalah dengan memberinya hadiah. Tentu ada sebuah barang yang sangat ia inginkan, kan? Selama barang itu masih terjangkau budget, kamu bisa membeli barang itu untuknya. Jangan lupa untuk menyisipkan kartu berisi permintaan maafmu di sana.

Jika kamu sudah melakukan hal-hal di atas namun ia belum juga memaafkanmu, bahkan belum mengajakmu bicara, bersabarlah. Bayangkan bila kamu berada di posisinya, bila ialah yang berbuat kesalahan. Apakah kamu bisa dengan mudah memaafkannya? Tentu kamu pun perlu waktu untuk berpikir meskipun pada akhirnya kamu tetap akan memaafkannya. Begitu pula dengannya. Mungkin ia tidak akan begitu saja memaafkanmu dan kamu perlu besabar dan terus berusaha untuk bisa mengambil hatinya kembali.

Copyright secured by Digiprove © 2012

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

TEMUKAN KAMI DI:

NEWSLETTER

Mau berlangganan artikel Kami? Tulis Email Anda pada form di bawah ini.

Cek Email Anda setelahnya untuk mengaktifkan layanan newsletter. Terimakasih