Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Memakai Jilbab Pashmina dan Segitiga

informasitips.com – Seiring dengan perkembangan jaman, banyak model jilbab yang ditawarkan. Mulai dari jilbab yang paling kontemporer dengan bentuk segi empat, segitiga, sampai pada jilbab jadi yang tinggal pakai, jilbab pashmina, dan masih banyak lagi. Banyak juga kemudian tips-tips yang dipublikasikan berkenaan dengan pemakaian jilbab yang modelnya sudah sangat beragam ini. Dan yang berikut akan dibahas bagaimana cara memakai jilbab pashmina dan jilbab segitiga.

Jilbab segitiga mungkin sudah sangat familiar di telinga anda. Nmun, bagaimana dengan jilbab pashmina? Meskipun banyak wanita Indonesia saat ini telah mengenakan jilbab, namun mungkin hanya lima diantara sepuluh orang wanita saja yang tahu apa itu pashmina yang sebenarnya.

Pashmina, menurut bahasa Persia, memiliki arti wol. Sesuai dengan bahan baku yang digunakan, kain bernama pashmina ini memang kebetulan wol. Aslinya, wol yang dipakai untuk kain pashmina ini berasal dari bulu kambing atau domba. Namun pada perkembangannya, ada pashmina yang bahan dasarnya dibuat dengan modifikasi bahan lainnya.

Pada awal kemunculannya, pashmina ini hanya memiliki warna-warna polos seperti hitam, putih, dan coklat. Lalu kemudian, dengan semakin populernya pashmina, dibuatlah serangkaian motif yang indah-indah untuk lebih menarik minat konsumen. Selain itu, beragam warna yang ada juga dimaksudkan agar konsumen lebih mudah memadu-padankannya.

Berdasarkan permainan motif dan hiasan, model pashmina banyak ragamnya. Biasanya tergantung dari Negara asalnya, misalnya; ada pashmina dengan gaya India, gaya Mesir, gaya Afrika, ataupun, gaya Thailand. Semuanya sangat unik, pemilihannya tergantung pada selera anda masing-masing.

jilbab pashmina

Fungsi dari pashmina itu sendiri, sebenarnya adalah sebagai syal atau scraft. Biasanya pengguna pashmina ini akan menerapkannya sebagai hiasan pada leher, lilitan di pinggang, atau dilingkarkan pada bahu. Namun pada perkembangannya, oleh para wanita muslimah, pashmina digunakan sebagai penutup aurat, yaitu jilbab.

Hal yang menarik dari pemakaian pashmina ini adalah karena harganya yang murah, corak dan warna yang beragam sehingga dapat dengan mudah untuk di padu-padan kan. Dengan pashmina, seorang wanita muslimah akan bisa tampil dengan berbagai gaya.

Dan untuk lebih mengenal pemakaian pashmina, berikut beberapa tips yang bisa anda ikuti:

  1. Pertama-tama, selain jilbab pashmina itu sendiri, siapkan juga peralatan lainnya seperti dalaman atau ciput, jarum pentul, peniti, bros, dan juga tali atau pita.

  2. Kenakan ciput senyaman mungkin. Disadari atau tidak, sebenarnya kenyamanan dalam mengenakan ciput sangat berpengaruh terhadap kenyamanan seseorang memakai jilbab. Seseorang yang mengenakan ciput terlalu ketat atau terlalu longgar, maka akan membuatnya tidak nyaman selama berjilbab. Oleh karenanya, sering-seringlah berlatih mengenakan ciput sehingga didapat posisi yang pas untuk kepala anda.
  3. Taruhlah pashmina di atas kepala dengan posisi bagian kiri lebih pendek dari yang kanan.
  4. Tariklah bagian yang lebih pendek (kiri) tersebut kearah belakang, dan ikatkan dengan peniti pada tengkuk.
  5. Untuk bagian sisi yang panjang (kanan), lingkarkan di atas kepala sampai habis. Dan pada ujungnya dimana dia berhenti, sematkan disana dengan diberi hiasan bros atau peniti.

Itu cara paling sederhana dari pemakaian pashmina. Untuk tampilan lain, bisa anda padu-padankan satu warna pashmina dengan pashmina yang lainnya. Caranya juga sangat beragam, tergantung dari selera masing-masing.

Sebenarnya tak sulit berkreasi dengan pashmina, karena memang tidak terlalu berbeda dengan kreasi-kreasi jilbab yang lain. Dengan sering melihat tutorial-tutorial pemakaian jilbab atau membaca buku-buku tentang kreasi jilbab, anda akan mahir dengan sendirinya nanti.

Jika ingin melihat modelnya di kalangan artis, anda bisa memperhatikan keseharian mantan artis cilik Marshanda yang saat ini telah memutuskan mengenakan jilbab. Gaya jilbab yang diusungnya selalu dengan pashmina. Pada saat pertama kali memberikan statement berjilbabnya di televisi, jilbab pashmina kemudian banyak diburu kaum wanita untuk dijadikan gaya berjilbab sehari-hari.

Sementara itu, pemakaian jilbab segitiga, lebih sederhana lagi. Awal pembuatan jilbab segitiga sebenarnya bertujuan untuk mempermudah para jilbaber untuk mengenakan jilbab. Jika jilbab pertama kali dikenal dalam bentuk segiempat, lalu saat memakainya seseorang harus melipatnya terlebih dahulu menjadi segitiga. Nah, bentuk jilbab segitiga memang sudah dibuat segitiga sehingga si pemakai sudah tidak perlu repot lagi melipatnya.

Cara memakainya kurang lebih hanya seperti ini:
1. Kenakan ciput atau dalaman jilbab seperti biasanya.
2. Letakkan jilbab segitiga di atas kepala dengan sisi kiri lebih pendek.
3. Tarik ke bagian belakang dan sematkan menggunakan peniti di tengkuk.
4. Lilitkan bagian yang panjang ke atas kepala, dan sematkan menggunakan bros.

Sangat sederhana bukan? Jilbab segitiga ini juga bisa dikenakan dengan kreasi padu-padan seperti jilbab-jilbab lainnya. Satu hal yang perlu di ingat dalam pemilihan bahan untuk jilbab segitiga agar selalu nyaman dipakai adalah menghindari kain yang licin karena hanya akan membuat tatanan jilbab kita mudah goyah dan tidak rapi. Selamat berkreasi!



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *