Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Keamanan Anak Saat di Dalam dan Lingkungan Sekitar Rumah

informasitips.com – Kecelakaan pada anak-anak bisa terjadi dimana saja. Anak-anak kecil, umumnya balita, belum menyadari bahaya yang mengintai mereka saat sedang bermain. Sudah sepantasnya kita sebagai orang tua selalu memastikan agar dunia dan lingkungan tempat anak bermain, selalu terlindungi dan aman bagi anak-anak.

Kecelakaan pada anak-anak mungkin saja terjadi di tempat yang paling nyaman sekalipun seperti di rumah. Umumnya hal tersebut terjadi karena kelalaian orang tua. Misalnya, memasak sambil menggendong anak, membiarkan mainan anak berserakan di lantai dan tangga rumah, lupa mengunci lemari tempat menyimpan benda-benda tajam, membiarkan kabel TV dan komputer menggantung bebas serta lain sebagainya.

Sebenarnya, sebagian besar kecelakaan yang terjadi pada anak-anak dapat dicegah. Saat ini banyak dijual bermacam alat pengaman khusus untuk bayi dan balita yang dapat Anda beli untuk mengurangi resiko terjadinya kecelakaan pada anak-anak di rumah.

Berikut ini, beberapa tips keamanan anak di rumah yang perlu Anda perhatikan:

  1. Jika rumah Anda memiliki tangga, pasang pintu kecil khusus pada bagian ujung atas dan ujung bawah tangga untuk mencegah anak naik dan turun tangga dengan bebas. Terutama apabila si kecil sedang dalam tahap belajar merangkak dan berjalan.
  2. Simpan semua cairan atau obat pembersih rumah di lemari dapur yang bisa dikunci sehingga tidak dapat diraih oleh anak-anak. Jangan menyimpannya di rak yang dapat dilihat anak sehingga dapat membuat anak tergoda untuk memanjat dan mengambilnya.
  3. Lindungi sudut-sudut meja atau perabotan rumah yang tajam (misalnya meja kaca dengan sudut lancip) dengan alat pengaman khusus bayi dan balita yang bisa Anda beli di toko keperluan anak. Anda juga bisa menutup setiap sudutnya dengan karton yang tebal.
  4. Hindari penggunaan taplak meja di rumah terutama ketika anak Anda sedang dalam masa belajar merangkak dan berjalan. Hal ini dikarenakan anak yang sedang belajar merangkak dan berjalan umumnya cenderung untuk menarik taplak meja yang tentu saja dapat membuat anak terjatuh dan tertimpa barang-barang yang Anda letakkan di atas taplak meja.
  5. Usahakan untuk meletakkan lampu duduk dan vas bunga berbahan kaca di tempat tinggi sehingga anak tidak dapat meraih dan menjatuhkannya.
  6. Jangan pernah meninggalkan si kecil sendirian di tempat yang tinggi seperti sofa, meja dan tempat tidur walaupun sesaat. Lebih baik pegang tubuhnya dengan satu tangan atau angkat dan menggendongnya saat Anda perlu mengambil sesuatu.
  7. Sebelum memasukkan anak ke bak mandinya, sebaiknya Anda selalu memastikan bahwa suhu air untuk memandikannya tidak terlalu panas. Gunakan ujung siku Anda untuk mengetes suhu air mandinya.
  8. Baca selalu petunjuk cara pemberian obat sebelum memberikannya ke anak.
  9. Ketika anak sedang belajar merangkak dan berjalan, pastikan agar lantai selalu dalam keadaan bersih dan tidak licin. Bayi dan balita suka memungut dan memakan benda-benda kecil seperti remahan makanan yang ditemukannya di lantai.
  10. Baca selalu tanggal kadaluarsa produk makanan dan obat sebelum memberikannya ke anak. Pastikan anak tidak memakan makanan basi atau lewat tanggal kadaluarsa.
  11. Sebaiknya hindari menidurkan bayi Anda di tempat tidur, walaupun Anda sudah berusaha mengamankannnya dengan banyak bantal dan guling. Bayi banyak bergerak, oleh karenanya sangat mungkin bagi bayi untuk berguling dan terjatuh dari tempat tidur. Gunakan boks bayi untuk menidurkannya dan tempatkan kaki-kaki bayi di ujung bawah boks.
  12. Jangan ijinkan bayi Anda bermain “ciluk ba” dengan pintu kamar untuk mencegah jari kaki dan tangannya terjepit di bawah pintu dan engsel pintu.
  13. Singkirkan semua mainan anak yang berserakan di lantai dan tangga untuk mencegah anak tersandung dan terjatuh.
  14. Ketika bermain dengan anak dan saat membereskan mainan anak, usahakan untuk membungkuk dan memposisikan pandangan Anda agar sejajar dengan pandangan mata Anak. Dengan begitu Anda dapat melihat beberapa benda kecil tersembunyi di bawah perabotan rumah yang mungkin dapat membahayakan anak Anda.
  15. Sebaiknya Anda tidak menggunakan tempat tidur susun untuk balita Anda karena hal ini dapat membuatnya terjatuh saat tidur atau bermain di tempat tidur bagian atas. Jika Anda tetap menghendaki tempat tidur tingkat untuk anak-anak, tempatkan anak yang lebih besar di bagian atas, dan anak yang lebih kecil di tempat tidur bagian bawah.
  16. Lilin, korek api, pisau, dan perabot yang membahayakan lainnya usahakan untuk selalu tersimpan dalam lemari terkunci sehingga tidak dapat diraih oleh anak-anak.
  17. Jangan pernah tinggalkan anak sendirian di dapur atau kamar mandi untuk menghindari bahaya luka bakar, luka potong dan tersiram air panas.
  18. Pasang alas pengaman karet saat memandikan anak di kamar mandi. Lantai kamar mandi yang licin dan bak mandi yang licin dapat menyebabkan anak Anda terpeleset.
  19. Stop kontak yang tidak terpasang dengan baik ke tembok harus segera diperbaiki.
  20. Anda dapat membeli dan menggunakan penutup stop kontak yang terbuat dari plastik untuk mencegah anak memasukan jari-jari mungilnya atau benda-benda ke dalam stop kontak.
  21. Cek semua alat elektronik yang Anda miliki di rumah, apabila ada bagian kabel yang terkelupas segera ganti. Hal ini dapat mencegah terjadinya bahaya anak terkena sengatan listrik, korsleting dan meledaknya kabel saat alat elektronik tersebut digunakan.
  22. Cegah untuk tidak menggunakan banyak alat elektronik pada satu stop kontak.
  23. Lindungi pegangan laci yang memiliki sudut runcing dengan alat pengaman khusus atau dengan menggunakan karton yang cukup tebal untuk mencegah anak tergores dan terluka.
  24. Simpan alat-alat elektronik yang tidak Anda gunakan di lemari yang dapat dikunci dan tidak dapat dijangkau anak.
  25. Jangan menempatkan alat-alat elektronik di tempat yang rawan basah. Selain itu jangan pernah menyentuh alat elektronik dengan tangan basah karena dapat menyebabkan korsleting dan anak terkena sengatan listrik. Beritahu anak Anda mengenai bahaya ini dan minta anak untuk tidak bermain-main dengan stop kontak.
  26. Rak buku, rak tempat menyimpan mainan, meja, kursi, lemari dan laci harus selalu dalam keadaan stabil, kuat dan tidak goyah. Hal ini untuk mencegah si kecil terjatuh saat berusaha memanjatnya.
  27. Jauhkan semua perabotan rumah yang sekiranya dapat dipanjat anak dari jendela rumah.
  28. Sebaiknya Anda tidak pernah menyimpan obat di saku celana, saku pakaian atau tas karena dapat ditemukan anak dan dimakan olehnya. Bila anak melihat Anda meminum obat, jangan membohonginya dan mengatakan bahwa obat yang Anda makan adalah permen yang rasanya manis.
  29. Simpan alat-alat tajam dapur seperti gunting, pisau, tusukan sate dalam laci yang tidak terjangkau oleh anak Anda.
  30. Jauhkan juga plastik untuk membungkus dalam bentuk besar dan kecil dari anak untuk mencegah bahaya tertelan.
  31. Jika Anda memiliki balkon kayu atau kaca di rumah, pastikan bahwa tidak ada kursi atau meja yang bisa dipanjat si kecil dengan mudah. Bila pagar balkon terbuat dari besi dan kayu sebaiknya jerujinya disusun serapat mungkin untuk meminimalisir kemungkinan anak mengeluarkan badan dan kakinya dari balkon. Hal ini sekaligus dapat mencegah anak berusaha memasukkan kepalanya di antara jeruji balkon dan kepalanya tersangkut.

    tips keamanan anak di dalam rumah dan sekitar rumah

  32. Ketika memasak di rumah, usahakan untuk menggunakan bagian belakang kompor dengan posisi gagang panci atau wajan yang berisi makanan atau minyak panas jauh dari jangkauan anak-anak.

  33. Ketika sedang memandikan anak di kamar mandi dan Anda mendengar suara bel pintu atau telepon, segera keringkan tubuh anak dan bawa ia keluar bersama Anda dari kamar mandi. Jangan membiarkan anak bermain dengan mainannya di bak mandi atau ember yang berisi air penuh. Hal ini sangat berbahaya karena anak dapat menangis dan panik yang dapat membuatnya menelan banyak air, terpeleset dan terjatuh karena berusaha keluar dari bak mandinya dan tenggelam.
  34. Untuk mencegah bahaya tersedak pada anak, berikan makanan dalam potongan yang sesuai dengan usianya. Terutama untuk anak yang masih kecil sebaiknya hindari memberikan permen karet, permen yang keras untuk digigit, kacang-kacangan, biji-bijian, dan jagung. Selain itu waktu anak makan sebaiknya tidak mengijinkan ia untuk bermain sambil berlari-lari.
  35. Bila anak Anda masih kecil hindari memberikan mainan dalam bentuk kecil yang sekiranya bisa dimasukkan ke dalam mulutnya. Ketika memilih mainan untuk anak, sebaiknya sesuaikan dengan usia anak. Di kotak-kotak mainan anak biasanya tertera batasan usia anak yang boleh memainkannya. Untuk lebih jelasnya mengenai cara memilih mainan yang tepat untuk anak, Anda bisa membaca artikel berikut ini :

    Tips Memilih Mainan Untuk Anak
    Memilih Mainan Berdasarkan Usia Bayi

  36. Selalu simpan koin sisa uang belanja pada tempat yang sukar dijangkau anak. Benda-benda kecil yang harus disimpan di lemari yang bisa dikunci dan tidak dapat diraih anak antara lain adalah peniti, stapler, kancing baju, kapur barus dalam bentuk bola kecil, dan baterai.
  37. Rapihkan kabel-kabel yang menggantung bebas, seperti kabel lampu, kabel komputer, TV dengan alat khusus untuk merapikan kabel yang bisa Anda beli di toko alat listrik. Dengan begitu kabel tidak akan terlihat oleh anak, tidak bisa ditarik, terlilit ke leher anak, dan tidak dapat digigit olehnya. Bisa juga dengan memaku kabel ke tembok dengan paku khusus sehingga kabel tidak bisa ditarik dengan bebas oleh anak.
  38. Usahakan untuk menyimpan piring, mangkok, cangkir dan keperluan dapur lainnya yang berbahan gelas dan porselain jauh dari jangkauan anak-anak.
  39. Tempat penyimpan obat dan alat-alat P3K sebaiknya terlihat dengan mudah dan bisa dijangkau oleh orang dewasa. Bila Anda meninggalkan anak-anak di rumah dengan pengasuh anak pastikan ia mengetahui persis tempat Anda menyimpan obat dan alat-alat P3K dan mengetahui cara menggunakannya.
  40. Lem ke lantai ujung karpet yang tidak rata dan terlihat mulai menggulung atau gunakan perabotan rumah berat seperti lemari di atasnya. Gunting atau perbaiki rajutan karpet yang terlepas untuk menghindari bahaya anak tersandung.

Selain di dalam rumah, anak-anak juga sering bermain di luar rumah, seperti taman rumah. Dan kecelakaan pada anak sangat mungkin terjadi bila kita lalai mengawasinya.

Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda untuk memastikan agar lingkungan anak bermain di taman rumah selalu aman sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan:

  1. Pastikan pagar rumah Anda tidak berkarat dan bagian pagar yang lancip serta tajam jauh melebihi tinggi badan anak.
  2. Apabila ada bagian pagar yang patah, segera perbaiki agar anak tidak bisa berusaha untuk keluar pagar dengan bebas dan mencegah pakaian anak tersangkut bagian yang patah.
  3. Jika Anda memiliki ayunan dari besi di taman pastikan bahwa ayunan tidak dalam keadaan rusak dan tidak berkarat.
  4. Pastikan tembok di sekeliling taman rumah dalam keadaan baik, tidak ada bagian yang retak karena tembok sudah berusia tua. Hal ini untuk melindungi anak dari bahaya tertimpa runtuhan tembok yang rapuh.
  5. Jalan setapak di taman sebaiknya juga dalam keadaan baik, tidak licin berlumut dan tidak ada yang rusak seperti berlubang untuk mencegah anak tersandung dan menderita cedera kepala.
  6. Apabila Anda memiliki tanaman berduri seperti bunga mawar, potong ranting-ranting berdurinya agar tidak menyentuh kepala anak saat berjalan dan usahakan agar rantingnya tidak menggangu jalan setapak.
  7. Pastikan semua alat-alat berkebun Anda simpan segera setelah selesai digunakan di tempat penyimpanan alat berkebun yang bisa dikunci.
  8. Usahakan apabila sedang menggunakan alat-alat berkebun yang tajam anak-anak tidak ada disekitar Anda.
  9. Untuk pagar rumah sebaiknya pasang pagar besi yang disusun secara vertikal dan tidak ada besi ulir yang melintang atau horizontal. Sebab bila ada bagian yang melintang kemungkinan dapat digunakan anak untuk pijakan saat memanjat.
  10. Sebaiknya Anda tidak menggunakan tangga untuk memotong ranting-ranting pohon yang tinggi ketika ada anak-anak disekitar Anda. Hal ini untuk mencegah anak untuk mencoba memanjat tangga dan terjatuh, atau tertimpa tangga yang sedang Anda gunakan.
  11. Obat pembasmi hama dan pupuk, baik cair ataupun butiran sebaiknya juga selalu Anda simpan di lemari yang dapat dikunci dan jauh dari jangkauan anak-anak. Sehingga anak-anak akan terhindar dari bahaya menelan butiran pupuk dan bahaya bermain semprotan pupuk cair yang bisa mengenai mulut dan matanya.
  12. Jika di rumah Anda ada kolam ikan kecil atau kolam renang , jangan biarkan anak Anda lepas dari pengawasan Anda walaupun sebentar. Supaya lebih aman, pasang pagar disekeliling kolam dan kunci dengan gembok agar tidak dapat anak akses dengan bebas.

Semoga bermanfaat!



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: