Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Bepergian (Liburan) dengan Bayi (Anak Kecil)

Posted on by in , with 0 Comments

informasitips.com – Kegiatan mengurus bayi di rumah setiap hari bisa membuat Anda jenuh dan merasa bosan. Acara jalan-jalan ke luar rumah melihat suasana yang lain dapat menyegarkan pikiran Anda dan bayi pun senang karena diajak melihat suasana baru. Liburan bersama bayi juga baik dilakukan karena bayi bisa belajar bersoasialisasi dengan orang-orang yang baru dijumpai dan belajar beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang berbeda.

Rencana untuk berlibur dengan bayi atau anak tampak seperti kegiatan yang sangat merepotkan dan mungkin saja membuat Anda sedikit panik, khususnya bagi Anda orang tua yang baru saja memiliki bayi atau anak kecil. Tapi jika Anda melakukan persiapan dengan baik dan mengantisipasinya dengan cermat, bepergian pertama kali dengan bayi (anak) bisa menjadi pengalaman liburan yang mudah, indah dan menyenangkan!

Berikut beberapa tips untuk membantu Anda merencanakan perjalanan liburan dengan bayi atau anak agar berjalan lancar:

Tips bepergian (liburan) dengan bayi (anak kecil)

  1. Apabila ini adalah liburan pertamanya, sebaiknya tunggu sampai usia bayi Anda diatas dua minggu. Pada saat ini, Anda sudah mulai terbiasa merawatnya dan mengetahui dengan baik cara untuk menenangkan bayi apabila ia rewel ketika liburan. Sebaiknya juga, untuk bayi yang masih terlalu kecil tidak dibawa ke tempat yang terlalu ramai. Karena kondisi tubuhnya yang masih belum terlalu kuat dikhawatirkan akan lebih rentan terkena penyakit.
  2. Untuk anak (bayi) yang sudah cukup besar pun di atas 4 bulan, sebaiknya mulai dengan bepergian yang berdurasi pendek atau liburan ke tempat yang berjarak dekat dahulu untuk liburan pertama anak misalnya 2-3 jam saja. Perjalanan yang cukup jauh dengan anak dapat dilakukan apabila Anda sudah mulai terbiasa bepergian dengan anak dan siap untuk melakukannya.
  3. Bawa alat gendong atau kereta dorong bayi. Dengan menempatkan bayi di stroller atau kereta dorongnya, Anda akan merasa lebih bebas, bayi juga merasa lebih nyaman dan lebih luas pandangannya. Namun, Anda harus tetap mengawasi bayi (anak) meskipun ia cukup aman di dalam kereta dorongnya. Jangan sampai karena terlalu asyik bepergian, Anda sampai lengah mengawasi keselamatan anak (bayi) Anda.

    Bila suka, Anda juga bisa menggunakan kain panjang (jarit) atau sling (baby carrier) yang memungkinkan tangan Anda untuk bebas menjinjing tas.

  4. Jangan paksakan bayi mengikuti rencana Anda untuk bepergian seharian penuh mengunjungi banyak tempat karena bayi juga bisa merasa lelah. Kunjungan ke tempat yang ramai dan belum dikenal bisa membuat bayi rewel.
  5. Mengingat daya ketahanan tubuhnya masih belum terlalu kuat, sebaiknya hindari tempat yang terlalu ramai atau sesak banyak orang untuk meminimalkan resiko bayi anda tertular penyakit.
  6. Apabila Anda merasa belum siap atau masih takut bepergian berdua saja dengan buah hati Anda, ajak pasangan, teman atau anggota keluarga yang lain untuk ikut menemani. Dengan begitu, Anda memiliki seseorang yang dapat membantu Anda merawat dan menjaga bayi selama dalam perjalanan.
  7. Jika terjadi perubahan mendadak seperti suhu tubuh naik, anak rewel dan menangis tanpa henti atau perubahan cuaca seperti angin kencang dan hujan, sebaiknya segera batalkan atau tunda rencana bepergian yang sudah Anda persiapkan. Kesehatan dan kenyamanan Anda, juga anak Anda jauh lebih penting. Acara liburan atau bepergian dengan bayi bisa dilakukan nanti setelah kondisinya sudah mendukung.
  8. Gunakan pakaian yang sesuai dengan cuaca untuk Anda dan bayi Anda. Bila cuaca panas kenakan pakaian yang menyerap keringat seperti baju dari bahan katun. Apabila cuaca cukup dingin, bayi Anda membutuhkan selimut untuk membuatnya hangat dan nyaman. Jaket, sarung tangan, kaus kaki dan topi bisa digunakan untuk melindungi kepala dan menghangatkan tubuhnya.
  9. Bila Anda bepergian dengan mobil dengan jarak yang cukup jauh, putarkan musik bayi yang lembut dan menenangkan atau putar DVD film anak-anak yang dapat membantunya lebih tenang selama perjalanan.
  10. Bila si kecil sudah mulai bisa berjalan dan ingin berjalan di tempat baru yang banyak orang seperti supermarket atau pusat perbelanjaan, sebaiknya pakaikan child safety harness. Alat ini berupa ransel kecil yang memiliki tali panjang yang bisa Anda pegang sambil terus membantunya berjalan lebih bebas dan cukup aman mencegah kemungkinan anak hilang di tengah keramaian. Apabila Anda mengajak si kecil ke supermarket, Anda bisa menempatkan anak Anda di trolley yang memiliki tempat duduk untuk bayi dan anak. Namun ingat, Anda tidak boleh lengah. Tetap awasi dan jagalah selalu keselamatan anak terlebih saat ia sedang berada di trolley.
  11. Sediakan juga biskuit bayi atau makanan anak yang sehat di tas Anda untuk berjaga-jaga apabila si kecil rewel karena lapar. Anda bisa membeli makanan siap saji untuk bayi atau anak dalam botol di supermarket atau membuatnya sendiri di rumah. Jangan lupa bawa peralatan makannya seperti mangkuk, botol air minum, sendok dan garpunya.
  12. Apabila Anda masih memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi Anda, gunakan pakaian yang memudahkan Anda untuk menyusui seperti kemeja yang memiliki kancing di bagian depan.
  13. Pakailah sepatu yang nyaman agar acara jalan-jalan bersama si kecil lebih menyenangkan dan tidak membuat Anda cepat lelah. Lebih baik pakai sepatu yang tidak memiliki hak tinggi, terutama jika Anda harus menggendong bayi Anda dengan sling atau mendorong strollernya.
  14. Apabila Anda dan bayi Anda bepergian dengan pesawat sebaiknya pilih tempat duduk di sisi jalan, bukan di tengah atau di dekat jendela. Dengan begitu Anda akan leluasa untuk ke kamar mandi apabila si kecil rewel minta diganti popoknya.
  15. Sebelum Anda ke tempat tujuan liburan sebaiknya cari informasi mengenai ruangan khusus tempat ibu menyusui di lingkungan tersebut dan tempat mengganti popok bayi, apakah tersedia atau tidak.
  16. Apabila Anda memberikan susu formula kepada bayi Anda, jangan lupa untuk membawa:
    - botol susu kosong yang bersih,
    - susu bubuk formula,
    - air panas dalam botol,
    - air matang yang sudah didinginkan,
    - dan lap makan atau kain bersendawa.
  17. Sebaiknya ganti popok bayi Anda sebelum meninggalkan rumah. Bawalah juga:
    - ekstra popok (tergantung dari lama waktu liburan atau jauh dekatnya tempat bepergian yang dituju)
    - krim anti ruam popok
    - minyak telon, kayu putih, krim kulit bayi yang lembut,
    - pakaian ganti apabila bajunya/celananya basah atau kotor
    - kain pelindung tahan air yang digunakan sebagai alas saat Anda mengganti popoknya
    - tissue basah dan tissue kering yang bisa dipakai untuk mengelap tangan dan mulutnya atau digunakan saat mengganti popoknya
    - kantong plastik untuk membungkus popok kotornya, baju atau celana yang basah atau kotor, peralatan bekas makan atau minumnya dan lain-lain
    - Cairan antiseptik untuk mencuci tangan
    - mainan bayi yang dapat mengalihkan perhatiannya ketika rewel
    - sapu tangan untuk membersihkan tubuhnya

Anda mungkin akan sedikit tegang selama acara jalan-jalan atau liburan pertama dengan bayi Anda. Namun, seiiring dengan waktu, setelah mengunjungi banyak tempat baru dengan si kecil, Anda akan mulai terbiasa dan bisa lebih baik menangani situasi sulit yang mungkin saja terjadi saat liburan.

Semoga bermanfaat!

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

ARTIKEL TERBARU

NEWSLETTER

Mau berlangganan artikel Kami? Tulis Email Anda pada form di bawah ini.

Cek Email Anda setelahnya untuk mengaktifkan layanan newsletter. Terimakasih

OUR FRIEND