Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Agar Ayam Goreng Tepung Menjadi Renyah

informasitips.com – Menu olahan ayam yang satu ini tentu banyak disukai oleh semua orang, baik itu anak-anak, remaja maupun dewasa. Ya, ayam goreng tepung (fried chicken) adalah olahan ayam yang dimasak dengan menggunakan tepung sehingga menjadi renyah dan garing saat disantap. Biasanya fried chicken disantap tanpa menggunakan nasi (digado) karena permukaan kulitnya yang dibalut dengan tepung yang renyah itu dapat mengenyangkan sehingga bisa disebut sebagai makanan pengganjal perut. Banyak sekali rumah makan yang menjual makanan itu, baik itu pedagang kaki lima di pasar maupun di restoran siap saji yang sering kita kunjungi.

Melihat begitu digemarinya Ayam Goreng Tepung oleh banyak orang, maka hal itu merupakan peluang bisnis bagi Anda, khususnya Ibu rumah tangga, untuk bisa menciptakan produk ayam goreng tepung yang enak dan lezat sehingga mencuri perhatian orang banyak. Untuk itulah Anda harus mengetahui bagaimana cara membuat ayam goreng tepung yang sempurna, yaitu yang renyah, bumbunya meresap, matang dan garing. Simak tips agar ayam goreng tepung menjadi renyah berikut ini ya:

Ayam Goreng Tepung Renyah

sumber gambar: www.allhealthyrecipes.net

  1. Memilih ayam

    Pada dasarnya semua bagian ayam bisa diolah menjadi fried chicken, tetapi ada beberapa bagian ayam yang memang pas digoreng menjadi ayam goreng tepung, karena bagian tersebut mudah meresap bumbu dan mudah matang seperti bagian sayap, paha atas dan paha bawah (bagian dubur dan kepala ayam juga mudah kering dan meresap jika memang ada yang menyukai bagian tersebut). Bagi Anda yang memang ingin memasak semua bagian ayam atau bukan hanya 5 bagian tersebut, seperti bagian dada ayam atas maupun bagian dada bawah, Anda tidak perlu khawatir untuk mengolahnya. Biasanya bagian dada ayam sulit diolah menjadi fried chicken, karena daging yang terkadung didalamnya bersifat kering (kadar lemak rendah) sehingga bumbu tidak menyerap sampai ke dalam, untuk itu solusinya sobek atau tusuk-tusuk bagian dada yang tebal sampai merobek daging hingga tulang, hal itu bertujuan agar mudah meresap bumbu dan saat digoreng akan garing dan renyah.

  2. Membersihkan ayam

    Ini merupakan hal yang terkadang diabaikan, padahal cara membersihkan ayam adalah hal yang penting, selain membuat ayam menjadi bersih juga merupakan penentu apakah ayam akan garing dan mudah matang. Caranya, saat Anda membersihkan ayam, pijit ayam dengan terus menekan-nekan daging ayam sehingga daging ayam menjadi tidak kaku. Anda juga harus memperhatikan bulu ayam yang kurang bersih atau belum tercabut, semakin bersih bagian kulit pada ayam atau bulu-bulu ayam sudah menghilang, maka semakin banyak pula pori-pori ayam yang membuka, di sanalah letak pengaruhnya, jadi saat Anda menggoreng, ayam akan mudah matang dan tentunya bumbu akan meresap.

  3. Merendam ayam

    Pada saat merendam ayam yang akan diolah menjadi ayam goreng tepung, ada beberapa perlakuan yang harus dilakukan secara bertahap:

    • Rendaman 1: menggunakan air hangat

      Setelah anda membersihkan ayam, selanjutnya masukan ayam ke dalam air hangat (bukan air panas), hal itu dilakukan agar pori-pori pada kulit ayam menjadi lebar dan membesar.

    • Rendaman 2: masukan telur yang sudah diaduk

      Pindahkan ayam ke dalam wadah, lalu tuangkan telur yang sudah dikocok, setelah itu remas-remas. Pada tahap ini Anda sudah mulai memasukan bumbu-bumbu, seperti bawang putih, bawang merah dan merica. Anda harus membiarkan bumbu untuk meresap selama 10 menit.

    • Gunakan susu bubuk

      Kenapa susu bubuk??

      Dalam rendaman tersebut tuangkan susu bubuk secukupnya, hal itu bertujuan agar kandungan air dalam ayam berkurang sehingga dapat mengurangi pertumbuhan bakteri yang terdapat pada ayam. Selain itu, hal tersebut juga bertujuan agar ayam yang akan diolah menjadi mudah kering dan tentunya bumbu akan cepat meresap.

  4. Lumurilah dengan 75% terigu dan 25% tepung panir (tepung roti)

    Setelah direndam, selanjutnya lumurilah ayam pada tepung terigu, remas-remas ayam lalu tepuk-tepuk, kemudian celupkan ayam ke dalam rendaman ayam, lakukan hal itu kurang lebih 5 kali, pada pengulangan yang ke 5 lumuri ayam dengan tepung panir dengan tujuan agar tepung menjadi renyah dan kriuk saat dimakan.

  5. Menggoreng ayam

    Saat menggoreng ayam, perhatikan suhu minyak, karena minyak harus panas sebelum ayam dimasukan dengan tujuan agar ayam matang secara merata. Pada saat menggoreng, perhatikan warna ayam yang sudah berubah kecoklatan, jangan menggunakan spatula saat mengangkat ayam, gunakan penjepit makan agar ayam tidak rusak.

  6. Cara meniriskan ayam

    Jika ayam yang telah digoreng belum hilang kadar minyaknya, jangan langsung diletakkan ke dalam piring saji. Tiriskan sisa minyak pada ayam, sehingga ayam tidak mudah lembek dan kerenyahan dapat lebih bertahan lama.

  7. Menyimpan ayam

    Setelah ditiriskan, ayam yang ditata pada piring saji hendaknya disimpan dekat lampu yang memiliki daya 50 watt. Hal tersebut sebenarnya merupakan upaya yang dilakukan oleh tukang dagang ayam goreng tepung agar ayam yang dijualnya mampu bertahan lebih lama. Untuk Anda, sebaiknya ayam goreng tepung buatan Anda disimpan di tempat yang tidak lembab, berarti Anda jangan menyimpannya di dalam lemari yang biasa digunakan untuk menyimpan makanan, tetapi biarkanlah ayam disimpan di meja makan, apalagi suhu ruang makan Anda tergolong panas, hal itu dapat membuat kerenyahan ayam goreng tepung bertahan lebih lama.

Selamat mencoba ^_^

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2012


loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *