Informasi dan Tips – informasitips.com

Timun Suri, Buah Kaya Gizi yang Cocok Dijadikan Santapan Saat Berbuka Puasa

informasitips.com – Ramadhan selalu memberikan kesan berbeda bagi umat islam. Ada berbagai makanan yang bisa kita temukan di bulan ini yang mungkin sulit didapat di bulan lain. Pada saat ramadhan kita akan banyak menemukan blewah, kolang-kaling, dan timun suri.

Diantara ketiga makanan tersebut buah yang paling unik adalah timun suri. Kenapa demikian?

Keanehan timun suri
Sekilas buah yang mempunyai nama latin cucumis sativus ini berbentuk lonjong seperti timun, namun warna, rasa dan aromanya berbeda. Timun suri memiliki keharuman khas seperti melon, sedangkan timun tidak. Jika dilihat dari bentuk biji dan daunnya, maka timun suri ada diantara timun dan melon. Daun timun berbentuk segilima, menyudut runcing, serta bergerigi pada tepinya.

Timun Suri

Bentuk daun melon adalah bulat, berlekuk dan tidak bergerigi, sedangkan timun suri daunnya bulat, tidak bersudut runcing dan bergerigi pada tepinya. Bentuk biji dari ketiganya juga berbeda. Bentuk biji timun sangat pipih dan panjang, biji melon menggelendong dan pendek, sedang biji timun suri lebih pendek dan lebih menggelendong dibandingkan dengan biji timun dan lebih panjang dibandingkan dengan melon.

Nah, bingung mengkategorikannya kan? Secara fisik timun suri berada diantara melon dan timun, tapi sebenarnya kromosom timun suri lebih menyamai melon. Karenanya timun suri dikelompokkan labu-labuan bersama melon. Meski begitu masyarakat sudah terlanjur menamainya timun suri yang berarti istimewa.


Kandungan gizi dan manfaat timun suri:
Dibalik warna kuning yang cantik dan kesegaran rasa buah, ternyata timun suri menyimpan berbagai kandungan gizi yang bermanfaat untuk kesehatan.

  • Air (90 %)
    Karena tingginya kandungan air maka timun suri berkhasiat melancarkan buang air kecil, menetralkan racun di ginjal dan membantu penyerapan vitamin. Buah ini sangat dianjurkan untuk dikonsumsi penderita penyakit ginjal.

  • Fruktosa dan glukosa
    Kandungan gula pada buah ini adalah jenis monosakarida yang bisa langsung digunakan untuk pembentukan energi.

  • Serat
    Serat berfungsi melancarkan buang air besar, mengikat radikal bebas penyebab kanker di usus besar, serta menghambat penyerapan kolesterol. Mengkonsumsi timun suri yang kaya serat bisa mencegah kanker usus dan penyakit jantung.

  • Vitamin A berfungsi menjaga kesehatan mata dan sebagai antioksidan.
  • Vitamin C
    Antioksidan yang satu ini terbukti ampuh meningkatkan daya tahan tubuh sehingga berbagai penyakit kabur dari tubuh. Vitamin C juga berfungsi menyehatkan kulit dan membuatnya lebih cerah, mencegah sariawan, serta melarutkan lemak. Karenanya konsumsi timun suri bisa menstabilkan kolesterol darah sehingga hipertensi dan penyakit jantung tak berani mendekat.

  • Flavonoid yang berfungsi sebagai antiradang.
  • Polifenol juga berfungsi sebagai antiradang.
  • Malonat berfungsi mencegah gula agar tidak berubah menjadi lemak.
  • Kalium dalam timun suri dapat mengeluarkan kelebihan asam urat penyebab nyeri sendi dan sisa metabolisme melalui ginjal. Selain itu kalium berfungsi menekan kelebihan natrium yang berbahaya bagi kesehatan.
  • Asam linoleat
    Zat ini berfungsi sebagai antioksidan dan mencerdaskan otak. Antioksidan berperan mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas, mencegah penyakit jantung, serta meluruhkan lemak.

  • Saponin adalah senyawa fitokimia yang terdapat dalam lendir timun suri. Saponin berfungsi sebagai antikanker, menurunkan kolesterol, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Selain dagingnya, kulit timun suri ternyata juga bermanfaat menghilangkan panas dalam dan menjaga kesehatan limpa. Jika direbus dengan air akan bermanfaat menghilangkan bau pada kaki anda.


Tips mengkonsumsi timun suri :
Karena kandungan gula yang bisa langsung diserap, serta air dalam jumlah banyak maka timun suri memang sangat tepat disantap saat berbuka. Dengan begitu, kebutuhan energi dan cairan setelah seharian berpuasa bisa tercukupi dari satu buah ini. Tapi, bukan berarti timun suri hanya disantap saat ramadhan saja, anda bisa menikmati kelezatan dan manfaatnya setiap waktu sepanjang tahun.

Timun suri bisa dijadikan berbagai minuman seperti jus, es buah, koktil, dan lain-lain. Anda juga bisa mencampur buah ini dengan beberapa makanan lainnya seperti nata, kolang-kaling, blewah, dan lain-lain untuk dijadikan es campur atau pudding.

Ingat, jangan mengkonsumsi buah ini setelah makan makanan berat seperti nasi dan lauk pauk karena bisa menyebabkan fermentasi dalam perut yang membuat anda merasa sebah. Buah ini hendaknya dikonsumsi saat perut kosong, dan beri jeda jika ingin mengkonsumsi makanan berat lainnya agar penyerapan gizi lebih sempurna.

Untuk penderita diabetes sebaiknya berhati-hati dalam mengkonsumsi buah ini, karena kandungan gula didalamnya adalah jenis monosakarida. Gula yang ada pada timun suri akan menaikkan kadar gula darah secara cepat sehingga berbahaya bagi kesehatan penderita diabetes.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: