Informasi dan Tips – informasitips.com

Tekan Kebisingan di Jalan Raya, Nigeria Terapkan Hari Bebas Klakson

informasitips.com – Tak hanya soal polusi udara dan kemacetan, polusi suara yang ditimbulkan dari suara kebisingan di jalan raya memang dapat membuat stres para pengguna jalan. Terlebih bagi penduduk di perkotaan yang harus berjibaku dengan hal-hal tersebut setiap hari. Tingkat stres yang tinggi itu tentunya juga akan mempengaruhi perilaku para pengendara di jalan raya. Saling serobot disertai kebisingan suara klakson yang sahut menyahut silih berganti semakin memperparah keadaan.

Untuk mengurangi kebisingan di jalan raya, pemerintah dan pihak yang berwenang di Lagos, Nigeria menggelar “Hari Bebas Klakson” pada Rabu, 15/10/2014. Lagos merupakan salah satu kota besar di Nigeria yang memang terkenal bising dan padat, dengan populasi penduduk sekitar 17 – 20 juta jiwa.

Hari Bebas Klakson di Lagos Nigeria

Selama Hari Bebas Klakson itu, para pengemudi dan pengendara yang melintasi jalan-jalan di zona-zona yang sudah ditentukan dilarang membunyikan klakson. Padahal, pada hari-hari biasa kebisingan akibat suara klakson kendaraan ramai terdengar di sepanjang barisan kendaraan yang terjebak kemacetan. Selain untuk mengurangi polusi suara, larangan membunyikan klakson itu juga bertujuan untuk meningkatkan kesopanan dan kedisiplinan para pengendara dalam berlalu lintas.

Para polisi lalu lintas Nigeria berpatroli dan mensosialisasikan Hari Bebas Klakson melalui rompi yang mereka kenakan. Pada hari itu, siapa pun yang tertangkap membunyikan klakson di jalan-jalan dekat sekolah, rumah sakit, zona aman, dan zona-zona lainnya yang telah ditentukan akan dikenai denda yang cukup mahal, yaitu sebesar 20.000 naira atau sekitar Rp 1,4 juta.

Program tersebut disambut posotif oleh para pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya. Mereka menilai, dengan diberlakukannya Hari Bebas Klakson, jalan-jalan di Lagos menjadi lebih tenang dan perilaku pengendara juga menjadi lebih tertib.

Hal yang serupa sebelumnya juga sudah pernah diterapkan di Mumbai, India. Akankah program tersebut ikut diterapkan di negara-negara lainnya termasuk di Indonesia? Meski cukup efektif menekan polusi suara di jalan raya, akankah program tersebut mampu mengubah perilaku tertib berkendara di jalan raya?

(info via BBC)



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: