Informasi dan Tips – informasitips.com

Tanaman English Ivy: Penghasil Senyawa Bioadesif (Lem) untuk Medis dan Militer

informasitips.com – Baru-baru ini para peneliti dari The Ohio State University mempublikasikan hasil penelitiannya mengenai senyawa bioadesif yang dihasilkan oleh tanaman English Ivy. English Ivy adalah sejenis tanaman yang kerap digunakan sebagai pembersih udara, karena kemampuannya dalam menghilangkan berbagai senyawa beracun yang ada di udara.

Namun, sebenarnya English Ivy lebih dikenal dari penampilannya yang kerap menghiasi dinding-dinding rumah atau bangunan dengan kemampuannya dalam melekatkan dirinya pada permukaan dinding. Kemampuan English Ivy untuk menempel dengan kuat di permukaan dinding mengundang ilmuwan dari The Ohio State University, yaitu Mingjun Zhang, untuk meneliti lebih dalam mengenai senyawa bioadesif yang dihasilkan oleh tanaman merambat itu. Zhang telah terpikat hatinya saat melihat betapa kuatnya tanaman English Ivy melekat pada permukaan dinding, bahkan walau badai datang menghadang.

Untuk bisa melekat kuat pada permukaan dinding, tanaman English Ivy memproduksi suatu senyawa bioadesif yang utamanya merupakan suatu protein yang berinteraksi dengan pektin (arabinogalaktan) yang diperantarai oleh mineral kalsium. Senyawa itu dikeluarkan oleh English Ivy dalam bentuk cairan seperti gelatin yang dapat menyebar pada permukaan dinding. Saat komponen air nya menguap, maka ikatan kimia antara senyawa bioadesif protein dengan permukaan dinding terbentuk, sehingga tanaman English Ivy dapat melekat di sana. Bukan hanya permukaan dinding saja, namun senyawa tersebut juga dapat melekat pada berbagai macam permukaan, seperti di jembatan.

Mekanisme pelekatan alami yang terjadi pada tanaman English Ivy menghasilkan pelekatan yang sangat kuat, sehingga sulit untuk dipisahkan. Pelekatan yang kuat itu menjadi dasar pemikiran para ilmuwan untuk meneliti senyawa yang berperan dan mendapatkan informasi penting dari sana. Selanjutnya, senyawa bioadesif itu dapat diaplikasikan pada bidang medis, yaitu sebagai bahan penyembuh luka, bidang industri cat, bahkan dapat digunakan sebagai bahan pelapis pada alat-alat militer mengingat kekuatan melekatnya yang luar biasa.

Tanaman English Ivy dapat melekat di dinding melalui bulu-bulu kecil yang terdapat di batangnya yang berinteraksi dengan permukaan dinding melalui senyawa bioadesif protein, sehingga tanaman tersebut dapat melekat di permukaan dinding itu. Profesor Zhang bersama rekannya mengamati senyawa “lem” yang dihasilkan oleh English Ivy dengan menggunakan mikroskop atom-force yang dapat mengidentifikasi senyawa adesif yang tidak diketahui sebelumnya. Senyawa tersebut kemudian diketahui sebagai sebuah protein yang berikatan dengan arabinogalaktan (suatu pektin) yang dimediasi oleh mineral kalsium.

Senyawa protein arabinogalaktan yang dikeluarkan oleh English Ivy itu tidak hanya sekedar melekat pada permukaan dinding, namun juga dapat menembus permukaan dinding membentuk lubang yang tidak kasat mata sehingga cengkramannya pada dinding sangat kuat. Karakteristik itu menjadi inspirasi bagi ilmuwan untuk ditiru, sehingga mereka dapat merekonstruksi senyawa adesif untuk penggunaan yang lebih aplikatif dan luas. Namun, pengembangan senyawa adesif tersebut akan membutuhkan waktu untuk mencapai kelayakan pakai, apakah itu di bidang medis, industri ataupun militer.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *