informasitips.com - Bagi Anda yang bekerja di luar ruangan dan biasa terpapar sinar matahari, tentunya sering mengalami masalah seputar kesehatan kulit. Kulit bisa saja menjadi lebih gelap, timbul noda hitam (flek), gangguan pigmentasi, elatisitas kulit menurun, bahkan lebih parahnya lagi bisa menimbulkan kerusakan DNA dan menyebabkan kanker kulit. Meskipun begitu, tuntutan pekerjaan dan aktivitas terkadang memaksa Anda untuk terus bermandikan sinar matahari. Untuk melindungi kesehatan kulit akibat seringnya terkena sengatan sinar matahari, Anda bisa menggunakan pelindung, seperti topi atau payung. Cara lain yang bisa dilakukan untuk melindungi kulit Anda adalah dengan menggunakan tabir surya (sunscreen) yang dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari atau UltraViolet (UV).
Dalam jumlah yang tidak berlebihan, sinar ultraviolet sebenarnya berguna bagi tubuh, antara lain untuk membentuk vitamin D dari provitamin D yang baik untuk tulang, dan mampu membunuh bakteri jahat yang dapat menyebabkan penyakit seperti jamur. Sinar matahari terdiri dari 3 komponen, yaitu sinar UVA, UVB, dan UVC.
1. Sinar UVA
Sinar UVA (panjang gelombang antara 320 - 400 nm) mampu lebih dalam menembus kulit dan memiliki jangka waktu yang lebih lama untuk menimbulkan kerusakan pada kulit, seperti kerutan, dan gejala-gejala penuaan dini. Sinar UVA ini akan membuat kulit menjadi hitam (tanning).
2. Sinar UVB
Sinar UVB (panjang gelombang 280 - 320 nm) hanya 0.2 % dari sinar matahari total. Paparan sekitar 15 menit/hari dari sinar UVB ini sebenarnya sangat penting untuk memicu pembentukan vitamin D3 (salah satu komponen Vitamin D) dari provitaminnya. UVB sebenarnya juga mampu melindungi kulit terhadap pembakaran lebih lanjut dengan cara menebalkan lapisan tanduk pada kulit. Namun, eksposisi (paparan) sinar UVB yang terlalu lama dan terlalu sering bisa menyebabkan kulit terbakar yang dapat meningkatkan risiko kanker kulit akibat penekanan imunitas seluler kulit.
3. Sinar UVC
Sinar UVC (panjang gelombang 100 - 280 nm) sebenarnya amat berbahaya dan sangat merusak kulit, tetapi sinar ini ditahan oleh lapisan ozon. Kebocoran lapisan ozon (O3) menyebabkan beberapa (sebagian kecil) sinar ini masuk ke bumi. Tak heran mengapa akhir-akhir ini sinar matahari terasa begitu menyengat dan membakar kulit.
Ada dua istilah yang digunakan dalam perlindungan kulit terhadap sinar matahari, yaitu sunscreen, dan sunblok. Sunscreen disebut juga tabir surya kimia yang secara kimiawi akan menyerap sebagian sinar UV dan meloloskan sebagian lainnya. Sementara sunblocks disebut juga tabir surya fisik yang secara fisik berperan layaknya lapisan pelindung yang akan menangkis sinar matahari.
Sunscreen lebih efektif untuk melindungi kulit dari paparan sinar UVB, dan sampai saat ini memang lebih sedikit sunscreen yang memberikan perlindungan terhadap kulit akibat paparan sinar UVA. Sementara Sunblok dapat memberikan perlindungan pada kulit terhadap sinar UVA dan UVB.
Untuk lebih mengetahui apa saja perbedaan antara sunscreen dan sunblock, serta mana yang harus digunakan di antara keduanya, Anda dapat membaca artikel: Apa Perbedaan Sunscreen dan Sunblock?
Dalam memilih sunscreen, Anda harus memerhatikan nilai Sun Protecting Factor (SPF)> yang terdapat dalam setiap produk tabir surya. Nilai tersebut menunjukkan kekuatan tabir surya dalam melindungi kulit dari sengatan sinar UVB. Seberapa lama kulit terlindungi oleh tabir surya sangat ditentukan oleh nilai SPF yang tertera pada produk tersebut.
Kira-kira contohnya seperti ini: Jika tanpa tabir surya kulit Anda berubah merah dan terbakar dalam waktu 10 menit di bawah sinar matahari (biasa disebut initial burning time), maka pemilihan tabir surya didasarkan atas nilai SPF dikalikan dengan 10 menit yang menunjukkan daya tahan tabir surya dalam melindungi kulit Anda. Misal, nilai SPF adalah 15, berarti sunscreen tersebut dapat melindungi kulit selama 15 x 10 menit = 150 menit atau 2 hingga 2,5 jam dari sengatan sinar ultraviolet sebelum kulit menjadi terbakar dan merah.
Dari penjelasan di atas, terlihat bahwa semakin tinggi nilai SPF, maka kulit akan semakin terlindungi. Saat ini sudah banyak diproduksi tabir surya dengan nilai SPF tinggi, 30 dan 50, yang berfungsi tidak hanya mencegah kulit merah dan terbakar, tetapi juga mencegah kerusakan sel-sel DNA akibat sengatan sinar UV.
Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam memilih sunscreen untuk perlindungan kulit Anda :
Dalam memilih tabir surya Anda juga perlu memerhatikan jenis kulit Anda. Gunakan sunscreen yang berbentuk gel untuk jenis kulit berminyak, dan berbentuk krim untuk jenis kulit kering dan sensitif.
Kulit cerah dan agak sensitif, piilih sunscreen dengan nilai SPF 24 untuk tubuh, dan SPF 30 untuk wajah. Setelah itu, coba gunakan tabir surya dengan nilai SPF yang lebih kecil, misalnya 18 untuk tubuh, dan 20 untuk wajah. Namun, jika kulit Anda terbakar, Anda harus memilih sunscreen dengan SPF yang lebih tinggi.
Bagi mereka yang berkulit cerah (putih), biasanya memiliki kulit yang lebih tipis, dan mudah iritasi karena kelenjar minyaknya lebih sedikit. Oleh karena itu, Anda yang memiliki jenis kulit seperti ini disarankan untuk memakai sunblok yang aman terhadap iritasi seperti yang mengandung titanium dioksida atau zinc dioksida. Hindari sunscreen yang mengandung avobenzone atau parsol 1789.
Sementara untuk yang berkulit gelap (hitam), meskipun kerusakan kulit akibat sengatan sinar matahari timbul agak belakangan, namun Anda tetap memerlukan sunscreen yaitu sunscreen yang oil free. Anda dapat menggunakan sunscreen dengan SPF yang tidak terlalu tinggi.
Initial Burning Time
Meskipun tabir surya bisa diandalkan untuk melindungi kulit, namun sebenarnya kulit memiliki pertahanan alami sendiri. Kulit tidak akan langsung terbakar ketika terkena sinar matahari, melainkan akan membentuk melanin sehingga menjadi kecoklatan.
Tiap jenis kulit memiliki waktu tersendiri untuk bertahan di bawah sinar matahari sebelum akhirnya mengalami kemerahan dan terbakar.

sangat membantu..makasih yaa…
Informasi yg sangat bagus,,, dari informasi di atas memberikan semua jawaban untuk saya,,,,thax,,,
Info yg sgt bermanfaat, sy jd lebih tau. trims
м̣̣̥̇̊ɑ̤̥̈̊κ̣̝̇ά̲̣̣̣̥ƨ̣̣̣̇̇̇̇ɪ̣̝̇ atas smua penjelasanya sangat bermanfaat bagi kita semua