Informasi dan Tips – informasitips.com

Stimulasi Motorik Kasar dan Halus Bayi Usia 7 – 9 Bulan

Posted on by in , with 3 Comments

informasitips.com – Masih teringat rasanya ketika Anda membawa pulang bayi mungil Anda “yang tidak berdaya” dari rumah sakit. Seiring dengan berjalannya waktu, di usianya yang sudah menginjak 7 bulan ini, si kecil memasuki tahap baru yang sangat penting dalam hidupnya, yakni fase merangkak dan belajar berjalan.

Kemampuan merangkaknya di usia ini semakin meningkat. Bayi Anda semakin aktif dan membutuhkan banyak ruang untuk menjelajah kesana kemari mengenal lingkungan sekitarnya. Lindungi si kecil dari bahaya-bahaya yang mengintai seperti perabot rumah tangga yang tajam, pernak-pernik kecil berbahan gelas atau logam yang bisa tertelan. Saat ini bayi sedang tertarik pada semua hal dan mulai memasuki fase mengambil, membuang dan memasukkan apa saja ke mulutnya.

Diusia 7 – 9 bulan, tahap perkembangan motorik kasar pada anak ditandai dengan kemampuan untuk mulai merangkak, berdiri dan berjalan. Sedangkan untuk motorik halusnya ditandai dengan kemampuan anak untuk meraih, menggenggam dan menjatuhkan sesuatu. Untuk meningkatkan dan mengoptimalkan perkembangan bayi Anda, terus berikan stimulasi yang disesuaikan dengan usianya.

bayi merangkak stimulasi motorik kasar dan halus bayi usia 7 sampai 9 bulan

Di bawah ini adalah berbagai stimulasi yang dapat Anda coba berikan pada bayi Anda:

Usia bayi 7 bulan

  • Stimulasi motorik kasar:

    Beberapa bayi sudah mulai merangkak pada usia ini, walaupun pada umumnya kemampuan merangkak dapat dilakukan bayi di usia 8 – 10 bulan. Tidak semua bayi melalui tahapan kemampuan merangkak karena merangkak bukan suatu kepandaian dan keharusan dalam suatu proses tumbuh kembang bayi. Bayi yang tidak melewati tahapan ini mungkin kemampuannya langsung meningkat ke tahapan berdiri dan berjalan.

    Bayi Anda saat ini mulai senang mengangkat, menurunkan bokong serta punggungnya dan menggoyangkannya ke depan dan ke belakang. Untuk menguatkan otot leher, lengan, paha, perut dan pinggang bayi, berilah cermin di depannya, bayi senang melihat dirinya tersenyum di cermin.

    Jika bayi Anda belum bisa melakukan hal ini dan Anda ingin menstimulasinya untuk merangkak sebaiknya sering meletakkanya di karpet atau lantai yang bersih. Berikan rangsangan dengan cara menggulung handuk mandi yang besar menjadi sebuah “sosis” dan letakkan di depannya. Dengan lembut pegang lengan bayi dan arahkan sikunya untuk berada di depan gulungan handuk, dan tubuh bagian atas bayi Anda berada di bawah gulungan handuk tersebut (bukan perutnya). Pastikan sikunya menyentuh lantai, tidak menggantung. Letakkan mainan favoritnya atau Anda bisa ikut berbaring di depannya sambil memberikan semangat. Usahakan agar bayi Anda bertahan lama dalam posisi ini, stimulasi ini dapat melatih keseimbangan tubuhnya, sekaligus menguatkan otot lengan dan kakinya. Jika dilakukan secara benar, bersiaplah karena si kecil akan dapat bertumpu dengan kedua lutut dan lengan yang lurus, siap untuk merangkak!

  • Stimulasi motorik halus:

    Perbanyak kesempatan si kecil untuk duduk sendiri, mengambil dan memasukkan makanan ke mulutnya. Rangsangan ini selain memperkuat otot punggung dan bahunya, juga melatih keterampilannya dalam menjumput dan menggenggam. Sediakan finger food seukuran genggaman bayi, misalnya wortel rebus atau biskuit bayi khusus untuk masa tumbuh gigi (teething).

    Sebaiknya di usia ini juga perkenalkan bayi dengan cangkir minuman plastik berwarna yang memiliki dua gagang, biarkan bayi menggenggamnya dan belajar minum sendiri. Jangan tinggalkan bayi sendirian, jaga jangan sampai bayi Anda tersedak dan bantu apabila si kecil menjatuhkan cangkir minumnya. Baca buku berwarna bersamanya dan biarkan bayi Anda mencoba membolak-balik halamannya, atau berlatih tepuk tangan sambil mendengar lagu, rangsangan ini akan menguatkan otot-otot lengan dan jari-jarinya.

Usia bayi 8 bulan

  • Stimulasi motorik kasar:

    Saat ini bayi Anda sedang belajar berpindah tempat. Merangkaklah bersama bayi Anda, kegiatan ini menyenangkan sekaligus dapat melatihnya menyeimbangkan berat tubuhnya. Cobalah bersembunyi di belakang sofa dan beri ia semangat untuk “menemukan” Anda. Rubah rumah Anda menjadi tempat bermain yang menyenangkan untuk bayi Anda.

    Beri rintangan atau buat jalan yang berliku dengan cara penuhi ruangan dengan barang-barang yang dapat digunakan bayi Anda untuk merangkak atau berguling di atasnya, di bawahnya atau mengelilinginya untuk memperkuat ototnya. Rangsang bayi untuk dapat menarik tubuhnya ke dalam posisi berdiri dengan memberi meja atau bangku yang rendah.

    Sering-seringlah berdirikan bayi di pangkuan Anda untuk melatih kekuatan kakinya menahan berat tubuhnya. Pegang kedua pinggang bayi dan gerakkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri untuk melatihnya berdiri. Bayi akan bersemangat dan menghentakkan kaki-kaki kecilnya ke paha atau bahkan berusaha melangkahkan kakinya untuk berjalan di dada Anda. Bersiaplah, begitu “pull up game” ini dimulai, si kecil jarang mau berhenti.

  • Stimulasi motorik halus:

    Berikan “drum” kepada bayi Anda yang dapat mengeluarkan musik dan aneka suara, bisa berupa kaleng biskuit atau mainan plastiknya. Rangsangan ini akan menguatkan otot-otot tangannya dengan latihan memukul atau membanting. Berikan lebih banyak berbagai buku bayi yang berwarna menarik, terutama yang merangsang jari-jarinya untuk mulai menjepit benda tipis.

    Bayi di usia ini juga mulai meniru perilaku orang disekitarnya. Gerakkan jari-jari kita di udara untuk ditirunya, angkat kedua telapak tangan ke atas, kepal dan buka tangan sambil menyanyikan lagu “Bintang kecil”. Stimulus ini berguna untuk menguatkan jari-jarinya dan merangsang keterampilannya dalam memegang benda-benda kecil, seperti tongkat/stick drumnya, cangkir minumnya, sendok, garpu, dan sebagainya.

Usia bayi 9 bulan

  • Stimulasi motorik kasar:

    Di usia ini Anda mungkin melihat bayi Anda mulai terampil mengangkat tubuhnya sendiri dan berdiri dengan kedua tangannya bertumpu pada kursi, meja atau perabot rumah tangga lainnya yg dapat menahan berat badannya. Sebagian bayi bahkan sudah dapat berjalan merambat ke samping di boks tempat tidurnya atau perabot rumah tangga.

    Bayi sudah sangat ingin berjalan, tapi masih belum dapat mempertahankan keseimbangan tubuh mereka. Dari berdiri bayi pun kini dapat duduk sendiri tanpa bantuan. Ajak bayi untuk bertatih (latihan melangkah) dengan cara berpegangan pada jari telunjuk Anda. Sering-seringlah melakukan rangsangan ini, biarkan bayi Anda melangkahkan kakinya selangkah demi selangkah dan bimbing ke suatu tempat (misalnya mengambil mainan favoritnya). Beri pelukan dan cium di pipinya jika bayi berhasil sampai di “tempat tujuan” agar lebih bersemangat lagi berlatih jalan.

  • Stimulasi motorik halus:

    Apabila sebelumnya bayi Anda hanya mampu menggenggam biskuit dengan seluruh jarinya, mulai usia ini perkenalkan bayi Anda dengan potongan buah atau pasta yang lembut. Biarkan bayi melatih gerakan koordinasi jari-jarinya dengan tangannya dan memasukkan makanan sendiri ke mulutnya. Anda juga bisa memberikan kismis, bukan makanan kecil yang tergolong keras seperti kacang – kacangan atau biji – bijian.

    Berikan kubus-kubus kain yang lembut di depannya. Agar si kecil lebih terampil menggunakan tangannya untuk makan menggunakan sendok di kemudian hari, berikan sendok bayi dari plastik dan biarkannya untuk bermain. Anda dapat mencoba memberikan bubur nasi atau buah yang dikukus dan dihaluskan (fruit puree) sedikit di piring plastiknya untuk mendorongnya menghubungkan sendok dengan makanannya.

Stimulasi untuk bayi dapat Anda lakukan dimana saja, tidak terikat pada ruangan tertentu atau di rumah saja. Anda dapat memberikan rangsangan berupa latihan atau kegiatan menarik yang tidak membosankan ketika Anda dan bayi berada di taman atau bahkan di kamar mandi, misalnya dengan memberikan mainan karet bebek ketika mandi untuk digenggamnya. Ini dapat membuatnya tenang saat dimandikan sekaligus rangsangan yang dapat menguatkan otot-otot tangannya. Jadi, jangan malas untuk memberikan stimulasi kepada bayi Anda. Berikan stimulasi kepada bayi untuk membantunya tumbuh dan berkembang lebih optimal.

Semoga bermanfaat

Related Posts

3 thoughts on “Stimulasi Motorik Kasar dan Halus Bayi Usia 7 – 9 Bulan

  1. pordayanti

    Saya ibu rumah tangga usia 34 thn,saat ini saya mempunyai anak usia 7 bln (ank ke 2)laki2 namanya baby kev…..kev saat ini bsa tengkurap aja blm bsa merangkak atw duduk…dan klo asi tengantung mood.dan klo minum susu hrs d suapin pk sendok nga mau pk dot….kev suka berguling2 dan memegang muka dan menarik rambut org yg ada d dekatnya.suka sma mknnan sperti sun dll nga mau bubur buatan sendiri..agak gimna klo org ngomongin kev ini itu,kta papa nya yg penting sehat….oh ya kev suka ngoceh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

JOIN US ON

NEWSLETTER

Mau berlangganan artikel Kami? Tulis Email Anda pada form di bawah ini.

Cek Email Anda setelahnya untuk mengaktifkannya. Terimakasih

OUR FRIEND