Informasi dan Tips – informasitips.com

Sinar Matahari dan Vitamin D

informasitips.com – Banyak misinformasi yang sering disampaikan terkait dengan pancaran sinar matahari. Ada yang berkata bahwa sinar matahari adalah penyebab kanker kulit atau ada juga yang berkata bahwa sinar matahari dapat merusak sel-sel kulit sehingga akan tampak tidak menarik lagi. Kedua info itu banyak Kita dengar bersliweran di berbagai media, apalagi dengan semakin berkembangnya stereotype bahwa mereka yang berkulit putih lebih menarik daripada yang tidak. Alhasil, banyak di antara kita yang menghindari paparan sinar matahari dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, manfaat paparan sinar matahari bagi kesehatan sangatlah banyak. Sebut saja untuk menurunkan tekanan darah yang tinggi, untuk menghindari pengeroposan tulang, atau untuk meningkatkan frekuensi tubuh yang akan berdampak pada kesehatan secara keseluruhan.

Salah satu manfaat sinar matahari yang mungkin sudah banyak diketahui sejak lama adalah terstimulasinya produksi vitamin D pada tubuh manusia. Energi ultraviolet, tepatnya UVB, yang terdapat pada sinar matahari bertanggungjawab dalam proses produksi vitamin D di dalam tubuh manusia. Jika Kamu menggunakan krim pelindung dengan nilai SPF tertentu, maka krim tersebut dapat menghambat UVB untuk memapar kulit Kamu, sehingga vitamin D tidak akan diproduksi.

Untuk mendapatkan vitamin D dari paparan sinar matahari, Kamu tidak perlu sampai membiarkan kulit Kamu terbakar atau hingga mengalami perubahan menjadi lebih coklat. Kamu hanya perlu memapar kulit Kamu selama kira-kira setengah dari waktu yang dibutuhkan hingga kulit Kamu terasa terbakar atau mulai berubah menjadi pink.

Seberapa banyak vitamin D diproduksi oleh tubuh tergantung dari kapan waktu paparan sinar matahari terjadi, lokasi tempat tinggal seseorang, serta warna kulit yang dimiliki. Pada dasarnya, semakin lama kulit Kamu terekspos maka akan semakin banyak vitamin D yang akan diproduksi.

Untuk mengetahui waktu optimum yang dibutuhkan oleh kulit Kita untuk terpapar sinar matahari agar mendapatkan vitamin D yang cukup, maka Kamu bisa menggunakan kalkulator online yang ada di tautan ini, fastrt.nilu.no/VitD-ez_quartMED.html, kalkulator berbasis online tersebut diciptakan oleh Norwegian Institute for Air Research.. Sebagai contoh, penulis coba memasukkan data untuk mereka yang tinggal Jakarta, maka, menurut kalkulator, waktu terpapar sinar matahari yang dibutuhkan untuk mendapatkan vitamin D yang cukup (sekitar 25 mikrogram) adalah selama 1 jam 23 menit dalam sehari. Namun, jika Kamu juga mengonsumsi suplemen vitamin D, maka untuk mendapatkan jumlah yang cukup (25 mikrogram) tentu bisa disesuaikan kembali dengan memperhitungkan dosis vitamin D yang telah Kamu konsumsi. Tambahan asupan vitamin D dari suplemen kiranya menjadi solusi dari lamanya waktu yang dibutuhkan untuk terpapar sinar matahari guna mendapatkan vitamin D yang cukup.

Kadar vitamin D yang kurang di dalam tubuh terkait erat dengan kejadian kelahiran prematur. Oleh karena itu, asupan vitamin D yang cukup sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, karena selain untuk mencegah kelahiran premature, vitamin D juga berkhasiat dalam membantu menghadirkan perlindungan pada bayi baru lahir dari permasalahan kesehatan yang lain.

Faktor yang Mempengaruhi Produksi Vitamin D oleh Kulit

  • Warna kulit dan derajat kecoklatan kulit
  • Durasi paparan sinar matahari
  • Kondisi cucaca; berawan kah? Bagaimana dengan refleksi dari permukaan tempat Kita terpapar?
  • Latitude dan altitude.
  • Musim saat terpapar, untuk daerah tropis eperti di Indonesia mungkin tidak akan berpengaruh banyak.
  • Kapan waktu terpapar sinar matahari, pagi atau siang?
  • Penggunaan sunscreen
  • Pakaian yang dikenakan saat terpapar, terkait dengan luas permukaan kulit yang terpapar langsung, serta penetrasi sinar matahari (tebal dan warna pakaian).


loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: