Informasi dan Tips – informasitips.com

Selenium ASI

Selenium dalam ASI dan manfaatnya bagi bayiinformasitips.com – Pada postingan saya sebelumnya tentang Selenium dalam susu disebutkan bahwa pemasukan selenium bagi bayi sangat terbatas, karena pada dasarnya bayi hanya mengkonsumsi susu sebagai makanan utamanya. Mengingat pentingnya peranan selenium dalam menjaga kesehatan tubuh, maka akan sangat disayangkan sekali bila bayi-bayi kita sampai mengalami defisiensi selenium. Bagi para ibu yang ingin memberikan ASI eksklusif kepada sang buah hati, maka asupan makanan sang ibu perlu diperhatikan mengingat kebutuhan Selenium (Se) pada bayi semakin hari semakin bertambah seiring dengan pertumbuhan dan perkembangannya.

Untungnya, berdasarkan beberapa penelitian yang telah dilakukan, secara umum ASI mengandung lebih banyak Se dibandingkan dengan susu formula. Tetapi, kadar Se dalam ASI sangat tergantung dari asupan makanan sang ibu. Hasil-hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat korelasi yang kuat antara makanan ibu dengan kadar Se di dalam ASI. Contohnya, ibu-ibu di Nepal lebih sedikit mengkonsumsi makanan yang mengandung Se dibandingkan dengan ibu-ibu di Amerika, maka konsekuensinya kandungan Se dalam ASI ibu-ibu di Nepal juga akan lebih rendah. Contoh sumber makanan yang mengandung selenium adalah jagung, gandum, oat, dan nasi, kacang-kacangan, produk hewani seperti ayam, telur, dan keju, ikan tuna.

Pada umumnya bayi membutuhkan asupan Selenium sebanyak 10 mikrogram per hari (Europe National Research Council). Jika ibu mendapatkan asupan makanan yang baik maka kandungan Selenium ASI-nya bisa mencapai 11,8 mikrogram per hari, dan tentu saja dapat memenuhi kebutuhan Se sang bayi tercinta. Lain lagi dengan susu formula, susu formula hanya mampu memenuhi 56% kebutuhan Se sang bayi. Ini berarti bayi yang hanya meminum susu formula hanya akan mendapat 5,6 mikrogram Selenium saja per harinya. Sungguh amat disayangkan bukan? Lalu bagaimana bila susu formula yang mengandung kadar Se tinggi (ada juga merk-merk susu formula yang beredar di Indonesia dengan kadar Se yang cukup tinggi)? Jawabannya, itu semua tergantung dari seberapa besar kemampuan bayi dalam mencerna susu formula yang diberikan, lain halnya dengan ASI yang sangat mudah dicerna oleh si kecil, efisiensinya menjadi lebih besar. Jadi, sebisa mungkin berikanlah ASI kepada bayi Anda.

Sebagai kesimpulan adalah Selenium sangat penting untuk tumbuh kembang buah hati kita. Dengan pemberian ASI yang baik, Insya Allah bayi tercinta kita tidak akan kekurangan Selenium. Sekali lagi, ASI tidak tergantikan oleh susu formula apapun, sebisa mungkin usahakan untuk memberikan ASI kepada bayi Anda, karena begitu banyak manfaat dan keunggulan ASI yang memang sudah dirancang sedemikian rupa oleh Tuhan untuk manusia. (ST)



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: