Informasi dan Tips – informasitips.com

Sayuran yang Harus Dihindari Ibu Hamil

informasitips.comKehamilan merupakan masa rawan yang memerlukan perhatian ekstra dari ibu, termasuk dalam mengonsumsi makanan. Sebenarnya, semua sayur dan buah boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menghindari efek negatif dari makanan yang kurang sehat. Berikut beberapa jenis sayuran yang harus dihindari dan dipantang oleh wanita hamil:

  1. Sayuran yang berpestisida
    Ibu hamil memerlukan berbagai vitamin, mineral, dan serat untuk pertumbuhan janin. Zat gizi tersebut banyak terdapat pada sayuran dan buah. Namun, sekarang ini penggunaan pestisida untuk menghindari hama justru mengkhawatirkan kesehatan. Terkadang petani menggunakan pestisida melebihi takaran yang diizinkan sehingga sayuran yang seharusnya menyehatkan berbalik menjadi racun bagi tubuh kita.

    Sayuran yang dipantang untuk Ibu Hamil

    sumber gambar: nytimes.com

    Pestisida kadang tidak dapat dihilangkan hanya dengan air saja. Pencucian yang kurang bersih bisa menyisakan zat kimia perusak jaringan sel. Untuk itu, anda harus jeli dalam memilih sayuran. Sayuran yang tampak segar dan cantik belum tentu sehat. Tidak adanya bekas gigitan ulat menandakan sayuran tersebut tinggi pestisida. Pilihlah sayuran yang ada bekas gigitan ulat untuk meyakinkan tidak ada racun di dalamnya.

  2. Sayuran yang tidak dicuci dengan bersih
    Sayuran yang tidak dicuci dengan bersih juga harus dihindari. Sayur-sayuran yang tidak dicuci bersih kemungkinan besar masih mengandung kotoran, sisa pestisida, bakteri (misalnya listeria) dan parasit (misalnya toksoplasma) yang berbahaya bagi kehamilan.

    Penggunaan pupuk kandang untuk tanaman sayuran juga dapat menyebabkan penyakit tertentu pada ibu hamil. Pupuk kandang kemungkinan dihuni oleh parasit jahat bernama toksoplasmosis. Parasit tersebut biasa menempel pada daun sayur-sayuran dan tidak dapat dibunuh hanya dengan air bersih saja. Ibu hamil yang terjangkit toksoplasmosis bisa mengalami keguguran, melahirkan janin cacat, susah hamil lagi, dan sebagainya. Oleh karena itu, pastikan sayuran yang anda konsumsi harus dicuci dengan bersih.

  3. Sayuran yang mentah (lalapan)
    Selain sayuran yang tidak dicuci dengan bersih, hindari pula mengonsumsi sayuran dan makanan lain yang mentah. Sayur-sayuran yang mentah atau biasa disajikan dalam bentuk lalapan atau salad seringkali menjadi menu favorit ibu hamil karena dapat meningkatkan nafsu makan. Padahal, sayuran mentah (yang tidak diolah) sangatlah beresiko untuk kesehatan ibu dan janin yang dikandung.

    Sayur-sayuran yang tidak dimasak (diolah) tentunya masih mengandung kotoran, pestisida, toksoplasma dan bakteri listeria yang berbahaya bagi kehamilan. Terlebih bila sayur-sayuran tersebut tidak dicuci dengan baik.

    (Untuk mengetahui lebih dalam tentang toksoplasma, bisa membaca artikel berikut ini : TORCH, Waspadai Bahaya dan Infeksinya)

    Sayur-sayuran mentah, meskipun sudah dicuci dengan bersih, kemungkinan besar masih beresiko dan berbahaya karena residu pestisida, toksoplasma, bakteri, dan zat-zat berbahaya lainnya masih tertinggal di sayuran. Untuk lebih amannya, sebaiknya hindari dan pantanglah jenis sayuran mentah baik sebagai lalapan maupun salad untuk menghindari resiko dan bahaya yang mungkin bisa ditimbulkan.

    Tips penting yang perlu diperhatikan oleh ibu-ibu hamil yang ingin mengkonsumsi sayur-sayuran adalah, cuci bersihlah terlebih dahulu sayur-sayuran yang akan diolah (dimasak). Kemudian, masaklah sayur-sayuran sampai matang namun tidak terlalu lama agar kandungan gizi di dalam sayuran tersebut tidak hilang. Setelah itu, sayuran baru boleh dan aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil.

  4. Sayuran yang ditanam di daerah pegunungan yang jauh dari laut
    Jenis sayur-sayuran yang ditanam di daerah pegunungan yang jauh dari laut diduga mengandung sedikit unsur yodium. Sebenarnya jenis sayuran seperti ini bukan berarti harus dipantang sepenuhnya oleh ibu hamil, hanya perlu disiasati dalam hal mengkonsumsinya karena kandungan gizi di dalamnya kurang lengkap. Untuk itu, bagi anda yang bertempat tinggal di pegunungan, sangat dianjurkan menambah konsumsi yodium dari garam dan suplemen karena mineral ini sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan otak janin.

  5. Sayuran yang ditanam di dekat sungai atau tempat pembuangan limbah
    Waspadai sayuran yang ditanam di dekat sungai atau tempat pembuangan limbah. Limbah identik dengan zat kimia berbahaya seperti merkuri yang mengakibatkan cacat janin. Zat kimia berbahaya yang meresap ke tanah dapat diserap oleh sayur. Selain itu, sayuran yang disiram dengan menggunakan air sungai yang mengandung merkuri dapat menyebabkan berbagai penyakit yang membahayakan ibu dan janin.

  6. Sayuran yang mengandung zat tertentu yang berbahaya bagi kehamilan
    Ada jenis sayuran tertentu yang perlu dihindari oleh ibu hamil karena mengandung zat yang berbahaya dan beresiko bila dikonsumsi oleh ibu hamil. Jenis sayuran tertentu yang perlu dihindari oleh ibu hamil adalah sayur pare. Pare adalah jenis sayuran yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil dan juga ibu menyusui dalam bentuk apapun. Di dalam pare terkandung zat tertentu yang bisa menimbulkan pendarahan, keguguran, dan kelahiran prematur.

  7. Sayuran yang sudah busuk dan berjamur (jamuran)
    Sayuran yang sudah busuk dan berjamur (jamuran) tentunya tidak boleh (pantang) dikonsumsi oleh ibu hamil. Perlu diperhatikan, meskipun bagian yang berjamur sudah dibuang, bukan berarti sayuran tersebut menjadi aman untuk dimakan. Bila sayur sudah berjamur (jamuran) karena busuk atau penyimpanan yang tidak baik, bagian yang terkontaminasi jamur bukan hanya bagian yang terdapat jamur saja, melainkan seluruh sayuran tersebut kemungkinan besar juga sudah terkontaminasi dan itu tidak aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil.

Meskipun sayuran hijau sangat diperlukan, namun mengonsumsinya secara berlebihan juga tidak dianjurkan. Terlalu banyak sayuran saja tanpa karbohidrat dan protein justru menghambat pertumbuhan janin. Oleh karena itu, makanan yang anda konsumsi harus seimbang.

Selain sayuran tertentu, banyak jenis makanan lainnya yang juga harus dihindari oleh Ibu hamil. Untuk mengetahui jenis makanan apa saja yang berbahaya dan harus dihindari oleh Ibu hamil, Anda bisa membaca artikel Pantangan Makanan Ibu Hamil

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2012


loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: