Informasi dan Tips – informasitips.com

Review Film The Iron Lady : TANGAN BESI MERRYL STREEP BAGI INGGRIS

Film The Iron Lady informasitips.com – The Iron Lady adalah film garapan sutradara Phyllida Lloyd yang juga pernah mendalangi film Mamma Mia! (2008) dan dibintangi pula oleh salah satu aktris terbaik sepanjang sejarah perfilman dunia, Merryl Streep. Berkisah tentang seorang wanita yang berupaya mendobrak tatanan parlemen Inggris yang didominasi oleh kaum adam. Siapa yang tidak kenal Margaret Thatcher, wanita yang berjuluk “tangan besi” dan menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris selama lebih dari 11 tahun ini adalah sosok yang sangat kharismatik dan disegani tak hanya dinegaranya saja namun juga diseluruh dunia. Gelar Wanita Besi sebenarnya sudah ia dapatkan saat ia belum menjabat sebagai Perdana Menteri. Saat itu Margareth Thatcher masih menjadi pemimpin kelompok oposisi. Pidato yang ia kumandangkan di Kensington Town Hall terdengar sampai ke Rusia dan harian Red Star menggelarinya “The Iron Lady”. Selama kepemimpinannya, Margaret Thatcher sempat dihadapkan pada berbagai masalah termasuk perebutan Kepulauan Falkland tahun 1982. Jabatan Perdana Menteri dalam periode yang cukup lama memang harus dibayar mahal olehnya, dimana kehidupan pribadinya tak jarang terkesampingkan, termasuk mengganggu interaksi dengan orang – orang terdekatnya.

Film dimulai dengan menampilkan sosok tua Margaret Thatcher (Merryl Streep), yang sedang membeli sebotol susu disebuah toko dan berjalan pulang sendirian. Dimasa tuanya kini, Margaret tinggal disebuah rumah sendirian dengan hanya ditemani seorang pembantu. Namun terkadang ia masih dikunjungi oleh anak perempuannya, Carol (Olivia Colman), dan anak lelakinya yang kini tinggal di Afrika Utara, Mark.

Dalam kilas balik kita diperlihatkan sosok Margaret remaja yang bekerja di toko kelontong milik ayahnya dan perjuangannya yang sangat keras untuk dapat meraih kedudukan di parlemen Inggris. Tak hanya itu, dalam film ini juga diperlihatkan bagaimana pernikahannya dengan pengusaha kaya, Denis Thatcher (Harry Lloyd), dan juga pertemanannya dengan Airey Neave (Nicholas Farrell), yang kemudian dibunuh oleh Tentara Pembebasan Irlandia).

Poster Film The Iron LadyMargaret, demi menggapai tujuan tersebut tentu saja mendapatkan berbagai macam hambatan, dari mulai statusnya yang berasal dari kelas menengah-bawah hingga perlakuan diskriminasi gender yang diterimanya. Alfred Robert (Ian Glen), selaku Ayah dari Margaret adalah sosok yang paling berjasa dalam membentuk ambisi besar putrinya itu. Sebagai putri dari pedagang. Margaret pun memiliki misi untuk meningkatkan kemandirian para pekerja kecil maupun besar, demi membangun negaranya sendiri.

Pada awal – awal perjuangannya, suara atau kampanye untuknya hampir tidak pernah terdengar. Banyak orang masih beranggapan bahwa kaum hawa hanya pantas berkutat di seputar dapur saja dan tidak memiliki kemampuan untuk memimpin sebuah negara. Namun perlahan tapi pasti, berkat tekad, kemauan dan kerja kerasnya, akhirnya Margaret dapat menjadi Perdana Menteri Inggris, bahkan menjadi Perdana Menteri Inggris terlama di abad ke-20. Kelar jabatan yang disandangnya itu, bukan berarti masalah yang dihadapinya sudah selesai. Dirinya masih dihadapkan dengan reaksi masyarakat dan anggota parlemen dalam keputusan – keputusan yang dibuatnya.

Margaret Thatcher memang digambarkan sebagai sosok yang tanggguh walaupun sisi – sisi kewanitaannya tidak dapat dipungkiri begitu saja. Namun pembahasan penyakit “Dementia” yang dideritanya seakan berupaya menyeimbangkan antara superioritasnya dengan kelemahannya. Kinerja departemen make-up film ini dalam mendandani Merryl Streep dalam berbagai lapisan umur sangatlah patut diacungi jempol. Detil ekspresi dan bahasa tubuh seorang Margaret Thatcher dilakukan Streep secara sempurna, mulai dari lakonnya sebagai seorang pemimpin bertangan besi sampai menjadi seorang wanita biasa yang sulit berintegrasi secara normal dalam kehidupannya. Singkat kata, kualitas akting Merryl Streep benar – benar sangat mumpuni. Maka tak heran lewat ”The Iron Lady” ini, ia diganjar penghargaan Aktris Terbaik: Drama versi Golden Globe 2012 dan dinominasikan pula untuk piala Oscar tahun ini.

Banyak hal yang dapat diambil dari film ini, tak hanya sebatas tontonan yang menginspirasi saja, namun juga memiliki pesan untuk terus bekerja keras dan berjuang demi mengejar impian, khususnya bagi kaum perempuan yang di jaman modern ini masih saja dianggap sebelah mata. Film berdurasi 105 menit ini diyakini mampu menambah rasa percaya diri para wanita untuk mampu berkompetisi dengan kaum adam. Akting para aktor dan aktris pendukungnya yang brilian pun semakin memperkuat sang ”Iron Lady” sebagai potret apa adanya seorang Margaret Thatcher yang kontroversial. Interaksi Margaret dengan suaminya, Denis, seringkali menyedihkan untuk disimak. Bagi anda yang tidak terlalu mengenal sosok Margaret Thatcher sesungguhnya, akan dibantu oleh Merryl Streep dengan interpretasi peran yang luar biasa. Sutradara Lloyd yang asli Inggris ini memang setia dengan sejarah yang terjadi. Peristiwa peperangan Falklands menjadi salah satu babak penting didalam film ini. Namun sayangnya penggambaran proses pemulihan ekonomi Inggris, termasuk menolak mata uang Euro yang terjadi setelahnya malah tergolong instan, tidak dijelaskan apa peranan Thatcher terhadap semua itu. Secara keseluruhan film ini memang tidak bisa dibilang sebagai suatu karya yang cemerlang, namun kemampuan akting Merryl Streep dalam menyuguhkan sosok Margaret Thatcher ini patut diacungi jempol.

Film berbudget terbilang cukup kecil ini, $13juta, mampu meraup keuntungan hingga $43,2 juta hingga Januari ini. Dan berbagai kritik yang masuk rata – rata berkomentar positif, membawa film ini masuk dalam nilai 7-8 dari skala 10.

(Berbagai Sumber. *SilverSkylane)



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: