Informasi dan Tips – informasitips.com

Posisi Tidur Terbaik untuk Ibu Hamil

informasitips.com – Posisi tidur merupakan hal yang penting untuk diperhatikan selama kehamilan. Meskipun terdengar sepele, namun jika salah posisi dapat membahayakan kehidupan janin. Lalu, bagaimanakah posisi tidur yang sehat dan nyaman untuk ibu hamil?

Pada masa hamil muda (usia kehamilan kurang dari 6 bulan) dimana perut ibu belum begitu besar, posisi apapun masih nyaman dan diperbolehkan. Namun, ketika perut ibu telah membesar, apalagi ketika memasuki trimester tiga kehamilan, maka posisi tidur ibu harus diatur.

Posisi Terlentang

Posisi tidur seperti ini dapat menekan vena cava inferior. Tentunya, posisi ini akan mengganggu sirkulasi darah ibu ke janin. Terlentang dalam waktu lama dapat mengakibatkan abnormalitas denyut jantung janin.

Tidur terlentang juga menyebabkan nyeri punggung karena meletakkan beban yang berat pada tulang belakang. Tidur pada posisi ini terlalu lama tentunya tidak nyaman bagi ibu dan akan menimbulkan sesak nafas.

Organ lain yang tertekan ketika ibu tidur terlentang adalah usus. Akibatnya pencernaan terhambat karena gangguan pada gerakan usus dan absorbsi air berlebih. Keadaan ini menyebabkan susah buang air besar.

Posisi ini sangat dilarang pada ibu yang menderita hipertensi. Alasannya karena tidur terlentang dapat meningkatkan tekanan darah. Peraturan ini berlaku bagi ibu dengan hipertensi gestasional, preeklampsi maupun eklampsi.

Posisi Tengkurap

Posisi ini tidak mungkin dilakukan ibu hamil pada saat kehamilannya menginjak trimester kedua. Beban tubuh dapat menekan janin yang menimbulkan bahaya. Posisi ini menjadi idaman para ibu hamil setelah melahirkan karena selama 9 bulan tidak dapat menikmatinya.

Posisi Miring

Posisi_Tidur_Ibu_HamilPosisi tidur miring kiri adalah yang paling baik untuk ibu hamil. Posisi ini dapat melancarkan peredaran darah, pencernaan, dan sistem sekresi. Dengan tidur miring kiri, maka tidak ada bagian tubuh yang tertindih. Dengan demikian, ibu tidak akan merasa sakit punggung lagi.

Tidur miring kanan juga sama baiknya. Sebaiknya ibu bergantian miring kiri dan kanan untuk menghindari kram sebelah dan kesemutan. Dahulu, ibu dianjurkan tidur miring sesuai punggung bayi, namun kini tidur miring kiri lebih dianjurkan karena juga terbukti melancarkan distribusi oksigen. Selain itu, miring ke kiri akan meningkatkan aliran darah dan nutrisi menuju plasenta hingga akhirnya diterima bayi.

Anda dapat menggunakan bantal atau guling untuk mengganjal perut bila diperlukan. Letakkan kaki secara bersilangan agar lebih nyaman. Jika kaki Anda bengkak, posisikan kaki lebih tinggi dari badan. Cara ini bertujuan melancarkan sirkulasi ke atas sehingga bengkak menghilang.

Apabila ibu mengalami insomnia atau susah tidur, cobalah melakukan senam hamil agar tubuh menjadi bugar kembali dan rasa pegal-pegal berkurang. Anda juga dapat mencoba mandi air hangat sebelum tidur untuk mengurangi peregangan otot yang seringkali menyebabkan sulit tidur. Selain tu, mandi air hangat sebelum tidur juga menyegarkan sehingga tidur Anda semakin pulas.

Posisi tidur seperti dijelaskan diatas selalu dianjurkan hingga ibu melahirkan. Saat akan bersalin nanti, posisi miring kiri juga dapat mempermudah masase untuk mengurangi nyeri persalinan. Semoga bermanfaat.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

2 thoughts on “Posisi Tidur Terbaik untuk Ibu Hamil

  1. bambang hidayat

    thanks utk infonya. sangt mmbntu saya. krn istri saya baru hamil 3 bln.

    tambah terus info sputar “bumil”.
    saya tunggu.

    hormat saya :”bambang hidayat”

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *