Informasi dan Tips – informasitips.com

Perbedaan Pria dan Wanita Ketika Menghadapi Masalah

informasitips.com – Berbicara mengenai perbedaan antara pria dengan wanita, tentu tidak akan ada habisnya. Salah satu yang sering menjadi perbincangan adalah mengenai emosi. Emosi merupakan perasaan dasar yang ada pada manusia. Marah, bahagia, dan sedih adalah bentuk dari emosi, di mana hal-hal tersebut akan selalu datang menghampiri. Semuanya itu tidak bisa dihindari, melainkan harus dihadapi.

Emosi seseorang -baik pria maupun wanita- akan menimbulkan kesan tersendiri yang tentu saja berbeda. Misalnya ketika seorang pria marah, maka terbentuklah kesan kuat pada dirinya. Sementara jika wanita yang marah, justru akan memberi kesan agak kurang pantas, terlebih lagi bila marah yang ditunjukkan wanita terlihat sangat emosional. Hal ini tidak terlepas dari sifat dasar yang ada pada diri keduanya. Pria selalu identik dengan kekuatan dan kekuasaan, sementara wanita identik dengan kelembutan dan kenyamanan.

Lalu, bagaimana jika pria dan wanita dihadapkan pada sebuah permasalahan? Tentu saja masing-masing akan menanggapinya dengan cara berbeda yang pastinya akan melibatkan emosi dalam dirinya. Mengapa demikian? Karena keduanya memiliki pola pikir dan sudut pandang yang berbeda.

Nah, seperti apa perbedaan antara pria dan wanita ketika mempunyai masalah?

  • Dalam hal berbagi ke orang lain

    Pria
    Kaum pria tidak terlalu senang membicarakan permasalahannya kepada orang lain. Dia akan selalu berusaha menangani masalahnya sendiri, kecuali jika pada titik tertentu saat ia tidak dapat menyelesaikannya, baru ia akan berbagi masalahnya ke orang lain untuk meminta nasihat atau pertolongan. Itu pun biasanya dilakukan hanya kepada orang yang dianggap lebih ahli dari dirinya. Jadi, kaum pria umumnya tidak akan sembarangan untuk menceritakan masalahnya ke orang lain.

    Wanita
    Berbeda dengan kaum pria yang umumnya akan lebih memendam sendiri masalah yang dihadapinya, untuk kaum wanita ketika sedang memiliki masalah biasanya akan merasa lebih nyaman apabila membicarakan masalahnya dengan orang lain, seperti sahabat misalnya. Kebiasaan tersebut dilakukan oleh kaum wanita tidak selalu bertujuan untuk mendapatkan saran atau nasihat, melainkan umumnya hanya membutuhkan tempat untuk berbagi beban dan perasaan. Setelah berbagi dengan orang lain (sahabat misalnya), biasanya wanita akan merasa jauh lebih baik dan lega.

  • Cara Pria dan Wanita Ketika Menghadapi Masalah

  • Dalam hal cara menyikapinya

    Pria
    Ketika menghadapi suatu persoalan, kaum pria biasanya tidak akan menganggapnya terlalu serius, atau bisa dikatakan juga bahwa kaum pria pada umumnya akan terlihat lebih cuek dengan masalah yang dihadapinya. Hal tersebut bukan berarti kaum pria tidak peduli pada masalah yang sedang dihadapinya, melainkan mereka memang tergolong lebih rasional dalam memandang sesuatu hal, sehingga tidak terlalu terbawa perasaan seperti halnya kaum wanita.

    Wanita
    Berbeda dengan kaum pria yang terkesan agak cuek saat menghadapi masalahnya, kaum wanita biasanya lebih banyak terbawa perasaaan sehingga seringkali menyikapi masalah sebagai sesuatu hal yang sangat mengganggu. Karena lebih dominan perasaaan daripada rasionya, biasanya kaum wanita akan sungguh-sungguh larut dalam masalah yang sedang dihadapi. Karena hal inilah, kaum wanita biasanya lebih membutuhkan tempat berbagi (tempat curhat) saat sedang ada masalah.

  • Ketika menghadapi konflik

    Pria
    Ketika dihadapkan pada suatu konflik, kaum pria lebih menggunakan akal sehat dan fokus terhadap solusi untuk menyelesaikan permasalahannya. Namun, tidak jarang pada titik tertentu ketika tidak dapat menemukan jalan keluarnya, kaum pria akan menggunakan kekerasan.

    Wanita
    Sementara kaum wanita akan mencurahkan semua perasaannya terlebih dulu ketika sedang menghadapi konflik, karena hal tersebut akan membuatnya merasa lega. Dalam menghadapi suatu masalah, wanita lebih membutuhkan empati dan tidak terlalu memikirkan (membutuhkan) solusi, melainkan lebih membutuhkan tempat untuk berbagi.

    Karena sifat dan karakter wanita yang cenderung lebih terbawa perasaan, saat menghadapi konflik biasanya mereka akan menganggap konflik tersebut sebagai sesuatu yang sangat serius yang dapat mengganggu dan mempengaruhinya dalam menjalani rutinitas sehari-hari. Hal tersebut disebabkan karena konflik yang ada dimaknai sangat serius oleh kaum wanita.

  • Ketika menghadapi sebuah ketegangan

    Pria
    Kaum pria biasanya akan lebih memilih pergi dan menghindar sejenak ketika menghadapi sebuah ketegangan. Mereka perlu waktu untuk meredakan emosi dan memikirkannya dengan kepala dingin. Hal ini biasanya dilakukan untuk menghindari kekerasan. Ketika mereka tidak menemukan solusi atas masalah yang dihadapi, maka pria akan bersikap cuek terhadap masalah tersebut.

    Wanita
    Bila menghadapi sebuah ketegangan, kaum wanita akan mencari seseorang yang bisa mendengarkan bagaimana perasaannya saat itu. Mereka akan merasa tenang ketika bisa mencurahkan seluruh emosinya. Ketika tidak menemukan solusi, wanita akan lebih memilih untuk menyendiri dan menyalahkan diri sendiri terhadap permasalahan yang terjadi.

  • Ketika marah

    Pria
    Kaum pria akan lebih memilih untuk diam ketika ia marah. Hal ini dapat menimbulkan kesan seolah mereka tidak peduli, namun inilah cara terbaik untuk meredam amarahnya.

    Wanita
    Sementara kaum wanita biasanya akan langsung meluapkan seluruh emosinya. Ketika marah, kaum wanita cenderung akan lagsung mengeluarkan kemarahannya. Ketika sedih maka dia akan menangis, ketika kesal maka dia akan memperlihatkan kekesalannya. Hal tersebut disebabkan karena karakter wanita yang umumnya memang lebih dominan menggunakan perasaannya.

  • Untuk menyelesaikan masalah

    Pria
    Untuk menyelesaikan suatu permasalahan, pria membutuhkan ruang dan waktu yang tepat sehingga tidak jarang ia akan menghilang untuk sementara waktu dan akan kembali jika ia menganggap sudah saatnya menyelesaikan permasalahan tersebut.

    Wanita
    Sedangkan wanita biasanya menginginkan penyelesaian di saat itu juga (penyelasaian langsung), karena tidak suka membiarkan suatu masalah sampai berlarut-larut. Kaum wanita merasa tidak tenang jika menunda-nunda masalah. Karena hal tersebut akan membuatnya stres dan bahkan depresi.

  • Ketika permasalahan masih belum selesai
    Pria
    Ketika masalah masih belum selesai, pria dapat melupakan dan mengalihkan sejenak permasalahan yang menimpanya dengan cara melakukan berbagai macam aktivitas lain, seperti bekerja, berolahraga, atau berkumpul bersama teman-teman.

    Wanita
    Sebaliknya, kaum wanita justru tidak bisa fokus bekerja bila masalah yang dihadapi masih belum selesai. Meski berkumpul dengan teman-teman atau keluarga, wanita tidak dapat menghilangkan permasalahan yang sedang dihadapinya dari pikirannya, sehingga tak jarang, acara kumpul-kumpul dengan teman atau keluarg pun akan ikut terganggu.

  • Ketika mengalami kesedihan yang mendalam

    Pria
    Bila sedang mengalami kesedihan yang mendalam, pria akan mencari aktivitas yang baru atau pergi ke suatu tempat bersama dengan teman-temannya. Hal ini dilakukan oleh kaum pria agar mereka tidak terlalu larut dalam kesedihan mendalam yang sedang dialami. Karakter pria yang lebih kuat biasanya juga akan membuat mereka lebih tegar meskipun sedang mengalami kesedihan yang mendalam.

    Wanita
    Sedangkan wanita lebih memilih menyendiri, tidak melakukan aktivitas apa pun, menangis untuk meluapkan kesedihannya dan menghindar dari keramaian. Di saat seperti itulah kaum wanita benar-benar membutuhkan seseorang tempat ia berbagai, yang mau mendengarkan segala kesedihan dan perasaannya. Pada saat menghadapi kesedihan yang mendalam ini, biasanya kaum wanita akan sangat larut dengan perasaan sedih tersebut, sehingga percuma untuk memberikan saran padanya saat ia sedang mengalami kesedihan mendalam. Yang mereka butuhkan pada saat di titik terendah ini adalah seseorang yang mengerti perasaannya, seseorang tempat ia berbagi, dan seseorang tempat ia merasa bahwa ia tidak merasa sendiri dan ditinggalkan.

Setiap orang memiliki karakter yang berbeda. Jangankan pria dengan wanita, seorang pria dengan pria lainnya atau wanita dengan wanita lainnya pun berbeda. Tentu saja dengan perbedaan tersebut dapat melahirkan keragaman yang unik dan menarik. Dengan adanya perbedaan akan melahirkan sikap saling menghormati, saling menghargai, memiliki empati dan bisa saling memahami satu sama lain.

Banyak pelajaran yang bisa didapat dari sebuah perbedaan, itu pun jika kita bisa menanggapinya dengan baik, karena tidak jarang dengan adanya perbedaan justru malah menimbulkan perselisihan dan melahirkan berbagai macam permasalahan baru. Seperti halnya pria dan wanita yang masing-masing mempunyai cara yang berbeda dalam menghadapi masalah, jika tidak bisa saling memahami maka bukan solusi yang didapat melainkan justru akan menimbulkan masalah yang baru.

Kini, Anda sudah tahu bagaimana sikap pria dan wanita ketika menghadapi masalah. Jadi, untuk para pria jangan menganggap wanita cengeng atau pemarah ketika wanita sedang menghadapi masalah, karena dengan cara seperti itulah mereka akan merasa lebih lega. Wanita hanya memerlukan pendengar yang baik, bukan penasehat untuk menyelesaikan masalahnya.

Dan untuk wanita, sudah saatnya membuang jauh-jauh pikiran bahwa pria tidak berperasaan ketika sedang menghadapi masalah. Pergi dalam beberapa waktu bukan berarti pria tidak peduli, justru dengan cara seperti itu mereka mencoba berusaha untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapinya. Terkadang sikap seperti itu memang terkesan cuek, namun pada kenyataannya pria pun tidak bisa menghindar dan tetap selalu memikirkan persoalan yang menimpanya, hanya saja pria berusaha keras untuk menyembunyikannya dan melupakannya sejenak, berbeda dengan wanita yang tidak dapat menyembunyikan perasaannya ketika sedang menghadapi masalah



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *