Informasi dan Tips – informasitips.com

Penyakit Stroke Mata: Penanganan (Pengobatan) dan Pencegahannya

informasitips.com – Selama ini, bila kita mendengar kata stroke, maka pikiran kita biasanya akan langsung tertuju ke “stroke otak” yang bisa menimbulkan kelumpuhan pada sebagian anggota tubuh. Namun, stroke rupanya tak hanya bisa terjadi di otak, melainkan juga dapat terjadi pada mata. Stroke yang terjadi pada mata ini atau disebut “stroke mata” akan merusak sistem saraf di mata, bahkan bila tidak segera ditangani dapat menimbulkan kebutaan permanen.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai apa itu stroke mata, penyebab, gejala, dan dampaknya, Anda dapat membaca artikel berikut ini:

Waspada Penyakit Stroke Mata, Kenali Penyebab, Gejala, dan Dampaknya

Pengobatan stroke mata
Stroke mata yang tidak segera diobati bisa menimbulkan dampak yang cukup fatal, yaitu menimbulkan kebutaan. Namun, untuk dapat mengobati stroke mata, sangat tergantung pada lokasi sumbatan, dan tingkat keparahan sumbatan.

Bila sumbatan terjadi di pembuluh darah arteri retina, dan sumbatannya banyak (tingkat keparahan cukup tinggi), maka akan sulit diatasi. Sumbatan yang terjadi pada pembuluh darah arteri termasuk kondisi gawat darurat yang perlu segera mendapatkan penanganan cepat oleh tenaga ahli (dokter).

Penanganan-penyakit-stroke-mata

Stroke mata yang terjadi akibat adanya penyumbatan pada pembuluh arteri kebanyakan tidak dapat disembuhkan dan biasanya akan menimbulkan kebutaan permanen. Hal tersebut disebabkan karena sel-sel retina sangat sensitif dan bila terjadi kekurangan oksigen pada sel-sel retina dapat menimbulkan kerusakan yang cukup parah.

Oleh karena itu, bila mengalami gejala-gejala dan gangguan yang dicurigai merupakan gejala dari stroke mata, misalnya penglihatan menurun, kabur, gelap, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar bisa diketahui dengan jelas apakah memang terjadi sumbatan pada pembuluh darah di arteri retina mata.
Pemeriksaan diperlukan agar bisa dilakukan pengobatan dan penanganan dengan cepat dalam jangka waktu 24 jam untuk mencegah timbulnya dampak yang cukup fatal, yaitu kebutaan permanen pada mata.

Berbeda halnya dengan stroke mata yang diakibatkan adanya penyumbatan pada pembuluh darah vena retina, penanganannya tidak terlalu sulit dan masih bisa disembuhkan lewat obat atau laser. Penanganan dengan obat dan laser bertujuan untuk membuka sumbatan sehingga aliran pembuluh darah menjadi lancar.

Pengobatan gangguan mata dengan laser sudah banyak tersedia di beberapa rumah sakit di Indonesia. Pengobatan stroke mata dengan operasi sinar laser juga lebih menguntungkan dibandingkan dengan operasi bedah biasa, karena tidak menimbulkan pendarahan, bisa dilakukan lebih cepat, dan pasien biasanya juga tidak akan mengeluh kesakitan.

Beberapa jam setelah pengobatan dengan laser, pasien sudah diizinkan untuk keluar dari kamar bedah, dan bila tidak ada keluhan kesehatan lainnya, maka pasien sudah dapat diizinkan untuk pulang.

Pasca operasi denga laser mata, pasien mungkin akan merasa matanya pedih, namun lama-kelamaan keluhan tersebut akan menghilang. Dan, seiring dengan menghilangnya keluhan tersebut, biasanya kondisi fungsi penglihatan mata juga akan semakin membaik dan pulih kembali.

Stroke mata yang sudah sembuh sangat mungkin untuk kambuh kembali, terutama bila faktor risiko penyebab stroke mata tidak dikendalikan dengan baik. Misalnya, seseorang yang menderita hipertensi dan sudah sembuh dari stroke mata, sebaiknya perlu untuk menjaga atau mengontrol tekanan darahnya dan membatasi konsumsi garam agar stroke mata yang pernah dialami tidak kambuh lagi.

Selain bertujuan untuk menghambat kerusakan yang lebih parah pada retina dan mencegah terjadinya kebutaan, penanganan medis terhadap kasus stroke mata juga bertujuan untuk mencegah timbulnya komplikasi seperti glaukoma, dan sumbatan pada organ-organ lainnya.

Sumbatan yang terjadi pada retina mata, bila tidak segera ditangani juga dapat menimbulkan sumbatan di organ-orang tubuh lainnya seperti jantung dan otak. Bila sudah menimbulkan komplikasi yang seperti itu, harapan hidup pasien biasanya akan lebih rendah, dan bahkan dampak terburuk juga bisa berujunga pada kematian.

Pencegahan stroke mata
Upaya pencegahan stroke mata dapat dilakukan dengan cara menghindari pemicu dan faktor risiko penyebabnya, yaitu dengan menerapkan gaya hidup yang sehat.

Berikut beberapa hal yang perlu Anda lakukan untuk mencegah penyakit stroke mata:

  • Perbanyaklah konsumsi makanan-makanan yang sehat, seperti sayur dan buah-buahan, dan kurangi konsumsi makanan yang tinggi kolesterol, misalnya, goreng-gorengan, jeroan, daging kambing, dan fast food, karena timbunan kolesterol dalam darah bisa menimbulkan terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah.
  • Bila memiliki kebiasaan merokok dan minum alkohol, sebaiknya segera hentikan kebiasaan tersebut.
  • Jangan lupa juga untuk rajin berolahraga, minimal 2 kali seminggu. Sesibuk apapun, sempatkan untuk selalu berolahraga. Namun ingat, jangan sampai terlalu memaksakan diri, apalagi bila sebelumnya Anda tidak pernah/jarang berolahraga. Lakukan perlahan, sesuai kemampuan, namun rutin dan sering.
  • Cara lain yang juga perlu diperhatikan dalam mencegah timbulnya penyakit stroke mata adalah, apabila Anda memiliki penyakit tertentu yang berisiko tinggi untuk membuat darah menjadi kental, maka sebaiknya Anda perlu rutin untuk periksa ke dokter dan patuh untuk makan obat.
  • Lakukan pemeriksaan mata rutin untuk mencegah terjadinya gangguan penglihatan.


loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: