Informasi dan Tips – informasitips.com

Penyakit Malaria : Penyebab dan Gejala

informasitips.comMalaria merupakan infeksi penyakit yang menyerang sel darah merah/eritrosit manusia dan hewan (unggas, primata, binatang pengerat dan melata) disebabkan oleh parasit malaria yang berbentuk a yang masuk kedalam tubuh manusia/hewan.

Mengacu pada data yang bersumber dari Ditjen PP dan PL DepKes RI tahun 2009 kasus malaria hingga saat ini masih terjadi dan menyerang seluruh propinsi di Indonesia. Stratifikasi angka kejadian tertinggi terjadi di Indonesia bagian timur, stratifikasi sedang berada di wilayah Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera, sedangkan di Jawa dan Bali termasuk dalam stratifikasi rendah. Berdasarkan Survey Kesehatan Rumah Tangga, tahun 2001, angka kejadian penderita malaria mencapai 15 juta/tahun, 30.000 diantaranya meninggal akibat infeksi ini.

Hampir diseluruh daratan benua eropa seperti Amerika Utara dan Amerika Selatan infeksi malaria sudah dapat dibasmi sejak tahun 1950. Namun di negara berkembang seperti negara-negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia, penyakit malaria masih menjadi permasalahan pelik yang sangat sulit diatasi. Kepadatan penduduk, urbanisasi yang tidak terkendali, pengendalian vector yang tidak efektif merupakan contoh beberapa factor yang mempengaruhi kegagalan dalam mengatasi masalah malaria. Sedangkan reproduksi dan perkembangan nyamuk anoplehes sendiri dipengaruhi oleh perubahan iklim yang meliputi perubahan suhu udara, kelembaban, cahaya dan arah angin bertiup.

Infeksi malaria merupakan jenis infeksi yang tidak dapat dihilangkan (emerging), tak pelak lagi bagi sebagian masyarakat, malaria merupakan momok yang menakutkan karena infeksi ini dapat menyebabkan kematian.


Penyebab
Penyakit malaria disebabkan oleh parasit malaria. Parasit malaria berbentuk a, merupakan golongan protozoa, bergenus plasmodium. Infeksi parasit ini ditularkan oleh nyamuk anopheles betina. Parasit plasmodium banyak berkembang biak dihutan rimba yang terdapat banyak rawa-rawa, reproduksi dan perkembangannya sangat dipengaruhi oleh cuaca dan iklim.

Penyakit malaria dikategorikan sebagai penyakit emerging atau penyakit yang tidak dapat dihilangkan karena memiliki siklus berantai. Berikut siklus parasit plasmodium, nyamuk anopheles betina yang berhasil mengigit manusia mengeluarkan sporozoit yang terdapat di kelenjar ludahnya. Sporozoit masuk kedalam darah dan jaringan sel hati, di dalam jaringan tersebut sporozoit membentuk skizon yang disebut stadium eksoeritrositer sehingga menyebabkan sel-sel hati pecah.

Sporozoit yang telah berhasil memecahkan sel hati berkembang menjadi merozit/kriptozoit dan masuk kedalam eritrosit. Didalam eritrosit merozit membentuk skizon yang disebut eritrositer, disini merozit berkembang menjadi tropozit muda. Setelah tropozit matang, ia akan memecahkan eritrosit dan keluar sebagai merozit-merozit baru. Merozit-merozit baru tersebut sebagian akan menyerang eritrosit lain dan sebagian akan membentuk gametosit jantan dan betina. Pada fase ini jika penderita tergigit lagi oleh nyamuk anopheles betina, gamet jantan dan gamet betina akan melanjutkan hidupnya (stadium sporogoni) didalam lambung nyamuk.

Penyakit malaria, penyebab dan gejala

Perkawinan antar sel gamet tersebut membentuk zigot, yang berkembang menjadi ookinet dan berkembang lagi menjadi ookista. Ookista yang sudah cukup matang akan membentuk sporozoit dan bermigrasi dari lambung nyamuk ke kelenjar air liur nyamuk. Sporozoit yang berhasil menginfeksi manusia pada awal siklus, tidak semuanya merusak sel hati, sebagian sporozoit akan tetap hidup dan tersimpan didalam sel hati. Sporozoit yang tersimpan didalam sel hati disebut hipnosit. Suatu hari, jika terjadi perubahan iklim yang extrem atau penderita mengalami kelelahan dan stress yang berat, hipnosit akan terangsang untuk melanjutkan siklus hidupnya. Pada keadaan ini penderita akan merasakan gejala yang sama.

Berdasarkan spesies plasmodium penyebabnya, penyakit malaria memiliki 4 jenis yaitu malaria tertiana merupakan bentuk penyakit malaria yang paling ringan disebabkan oleh infeksi plasmodium vivax. Malaria tropikana disebabkan oleh infeksi plasmodium falciparum, malaria tropikana merupakan jenis malaria yang paling sering terjadi dan penyebab sebagian besar kematian karena dampak dari infeksi parasit ini dapat menghambat aliran darah keotak, sehingga penderita dapat jatuh pada kondisi koma. Jenis ketiga adalah malaria kuartana disebabkan oleh infeksi plasmodium malariae, plasmodium malariae memiliki masa inkubasi paling lama, tanda dan gejala pada malaria kuartana akan terasa setelah 18-40 hari setelah terinfeksi. Jenis ke empat malaria yang disebabkan oleh infeksi plasmodium ovale merupakan jenis malaria yang sangat jarang terjadi.


Tanda dan gejala
Gejala penyakit malaria sangat khas dan mudah dikenali, penderita yang terinfeksi akan mengalami gejala meriang yang ditandai demam berkepanjangan, tubuh terasa panas dingin dan mengigil meski suhu udara disekitarnya panas.

Tanda dan gejala lain adalah sakit kepala, mual muntah, nyeri otot, berkeringat, tubuh terasa letih/lelah, kadang disertai diare. Penurunan kadar hemoglobin dapat terjadi sehingga penderita mengalami anemia dan jaundice (kulit dan mata berwarna kuning). Hal tersebut terjadi akibat kerusakan sel darah merah/eritrosit.

Infeksi malaria yang terjadi ibu hamil sangat berbahaya dan memiliki resiko tinggi. Infeksi plasmodium pada wanita hamil ditandai dengan penurunan kadar HB. Anemia berat (kadar HB <7g/dl) dapat menyebabkan kematian ibu dan janin. Dampak lain yang berbahaya bagi janin adalah kelahiran premature, keguguran, kematian perinatal dan berat bayi lahir rendah (BBLR). Pada tingkat infeksi yang parah, beberapa komplikasi dapat terjadi antara lain terjadi gagal ginjal, kerusakan otak, anemia, hipoglikemi (kadar gula darah <40mg/dl), asidosis metabolic, syok hipovolemik, perdarahan/gangguan pembekuan darah dan edema paru. Jika kondisi ini tidak ditangani dengan tepat penderita dapat jatuh pada kondisi koma dan berakhir pada kematian.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *