Informasi dan Tips – informasitips.com

Penyakit Batu Ginjal

informasitips.com – Ginjal merupakan sepasang organ penting bagi manusia, terletak di kanan-kiri pingang, berbentuk seperti kacang polong, dengan panjang kurang lebih 11-13 cm, lebar 5-7.5 cm, tebal 2.5 cm, dan berat 115-170 gram.

Dua buah ginjal pada tubuh manusia dipertahankan oleh lemak dan jaringan ikat yang terdapat disekitarnya. Pada ujung ginjal terdapat 2 saluran disebut uretra. Pada wanita, panjang uretra sekitar 3-4 cm sedang pada pria lebih panjang karena selain berfungsi sebagai saluran kemih, uretra juga berfungsi sebagai saluran reproduksi sperma.

Uretra menghubungkan ginjal dan kandung kemih. Kandung kemih berfungsi sebagai penampung air seni yang dibawa oleh uretra dari ginjal. Ketika seseorang merasa ingin buang air kecil, katup kandung kemih bagian bawah akan membuka, sebelum sampai pada alat kelamin bagian luar, air seni disalurkan melalui ureter yaitu saluran yang menghubungkan kandung kemih dan alat kelamin.

penyakit batu ginjal

Gambar : hubpages.com




Fungsi ginjal
Ginjal memainkan peranan penting dalam menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh. Fungsi lain dari ginjal adalah:

  1. Membantu pembuangan senyawa asing (misal sisa obat-obatan), bahan tambahan pada makanan dan zat eksogen lain yang berhasil masuk kedalam tubuh)

  2. Membantu membuang sisa metabolisme tubuh seperti asam urat, kreatinin dan urea yang berbahaya bagi otak
  3. Mengatur jumlah dan konsentrasi ion-ion tubuh (Na, K, Ca, SO₄, PO₄, HCO₃, Mg)
  4. Mengatur volume plasma dan memproduksi hormone yang membantu mengatur keseimbangan tekanan darah
  5. Memproduksi hormon yang menstimulasi produksi sel darah merah

Karena fungsinya yang sangat vital itu maka kesehatan ginjal tidak boleh diabaikan dan dianggap sepele. Namun, faktanya organ mungil ini sering kali terabaikan. Seseorang kadang tidak menyadari bahwa gaya hidup yang tidak baik seperti tidak memperhatikan pola makan-minum, kurang aktivitas fisik dan olahraga, dan penyaluran stress yang salah dapat pemicu timbulnya penyakit, salah satunya adalah penyakit yang menyerang ginjal.

Sayang, pentingnya pencegahan sebelum penyakit datang kurang menjadi prioritas bagi kebanyakan orang. Banyak diantara mereka baru sadar ketika rasa sakit mulai timbul dan menganggu rasa nyaman mereka.

Gangguan yang paling sering mengenai ginjal adalah batu ginjal. Batu ginjal merupakan pembentukan batu yang terjadi akibat pengendapan kristal yang terdapat didalam air seni. Pengendapan terjadi akibat substansi yang berlebihan didalam air seni atau akibat faktor lain yang mempengaruhi daya larut substansi.

Penyakit ini sudah diderita manusia sejak lama, terbukti dari mummi yang ditemukan 4800 sebelum masehi di Mesir, pada mummi tersebut ditemukan batu pada saluran kemihnya. Hippocrates sebagai bapak kedokteran pun telah menulis sejak 4 abad sebelum masehi tentang penyakit ini.

Batu ginjal banyak diderita oleh laki-laki dengan angka kejadian 3-4 kali lebih banyak dibanding pada wanita. Beberapa sumber menulis hal itu disebabkan karena kadar kalsium sebagai bahan utama pembentuk batu dalam air seni wanita lebih rendah dibanding laki-laki dan kadar sitrat air seni yang merupakan inhibitor penghambat terjadinya batu pada wanita lebih tinggi dibanding laki-laki. Rentang umur penderita penyakit ini adalah 30-60 tahun.


Jenis Batu Ginjal

  1. Batu kalsium oksalat
    Angka kejadian batu ginjal akibat pengendapan kalsium oksalat sekitar 70-75%. Berdasarkan tingkat kepadatan dan warna, batu kalsium oksalat dibagi menjadi 2 yaitu whewellite dan weddllite. Whewellite berbentuk padat dan berwarna hitam/coklat dan memiliki konsentrasi oksalat yang tinggi. Weddllite merupakan kombinasi antara kalsium dan magnesium, berwarna kuning dan lebih mudah hancur.

  2. Batu struvit
    Batu struvit yang berisi magnesium dan ammonium fosfat terjadi jika seseorang sering mengalami infeksi saluran kemih. Bakteri yang menginfeksi saluran kemih seperti provindentia, proteus, klebsiella dan pseudomonas memproduksi urease. Selain infeksi, konsentrasi ammonium yang tinggi dan PH air seni lebih dari 7 turut menurunkan daya larut terhadap fosfat. Akibat penurunan daya larut fosfat tersebut batu struvit dapat terbentuk. Batu struvit lebih banyak terjadi pada wanita.

  3. Batu asam urat
    Mengonsumsi makanan tinggi protein dan purin merupakan penyebab utama batu asam urat terbentuk. Selain makanan tinggi protein dan purin, alkohol juga menjadi penyebab timbulnya batu asam urat. Konsumsi alkohol dalam jumlah banyak mempengaruhi ekresi asam urat dan menurunkan pH air seni.

  4. Batu sistin
    Batu ginjal sistin terjadi akibat gangguan sistem transport amino sistin, lisin, arginin dan ornitin. Ganggunan tersebut didapat dari keturunan yang mengalami kelainan kromosom autosomal resesif. Batu sistin memerlukan pengobatan seumur hidup.

  5. Batu kalium fosfat
    Pembentukan batu kalium fosfat sangat tergantung pada pH air seni. Batu kalium fosfat ada 2 macam yaitu dahlite dan brushite. Dahlite (karbonat apatite) terbentuk pada pH > 6.8 dengan kandungan kalsium tinggi dan rendah sitrat sedang brushite (kalsium hydrogen fosfat) terbentuk pada pH 6.5-6.8 dengan kandungan kalsium dan fosfat tinggi. Jenis batu ini sangat keras, mudah terbentuk dan memiliki angka kekambuhan yang tinggi.

———-

Baca pembahasan selanjutnya tentang Penyebab dan Gejala Penyakit Batu Ginjal



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: