Informasi dan Tips – informasitips.com

Pentingnya Sinar Matahari untuk Perkembangan dan Kesehatan Anak

informasitips.com – Salah satu kebiasaan yang kerap dilakukan oleh para orang tua yang memiliki bayi baru lahir adalah menjemur si kecil di bawah sinar matahari langsung. Biasanya hal tersebut dilakukan manakala sinar matahari belum terlalu terasa panas, yaitu sekitar pukul 7 hingga pukul 8 pagi.

Menurut para ahli, durasi menjemur bayi yang direkomendasikan berkisar antara 5 sampai 15 menit per harinya. Ada banyak manfaat yang akan diperoleh ketika kulit bayi terpapar sinar matahari, antara lain untuk mencegah penyakit kuning, untuk mendapatkan vitamin D yang akan berpengaruh terhadap pertumbuhan tulang si kecil, dan masih banyak lagi. Itulah mengapa sinar matahari sangat penting bagi pertumbuhan anak, bahkan sejak dia masih bayi.

Namun, di masa sekarang, jumlah anak-anak yang rutin terpapar sinar matahari dengan durasi yang cukup dirasakan berkurang. Anak-anak lebih banyak menghabiskan waktunya di dalam ruangan, apalagi dengan durasi sekolah yang semakin ke sini semakin lama (di beberapa sekolah), terlebih dengan akan diberlakukannya “Full Day School” di sekolah-sekolah di Indonesia, membuat waktu anak terpapar sinar matahari menjadi semakin berkurang. Mengingat betapa besarnya manfaat yang akan dipetik oleh anak saat cukup terpapar sinar matahari, maka hal-hal yang membuatnya menjadi semakin berkurang sudah seharusnya diperhatikan oleh pihak-pihak terkait untuk segera dicari solusinya dan diterapkan.

Sinar Matahari Menyuplai Vitamin D untuk Anak

Salah satu alasan yang paling mendasari pentingnya sinar matahari untuk anak adalah produksi vitamin D oleh tubuh si kecil. Vitamin D sangat esensial untuk tubuh anak yang sedang berkembang, terutama bagi perkembangan tulang mereka. Jika bayi yang masih dalam kandungan mengalami defisiensi (kekurangan) vitamin D yang signifikan, maka pertumbuhan tulangnya akan mengalami gangguan, seperti menjadi lunak, lemah, yang pada akhirnya si kecil akan mengalami gangguan pada perkembangan motoriknya.

Kekurangan vitamin D sedari kecil akan turut memengaruhi perkembangan dia saat dewasa kelak. Fungsi kognitifnya akan menurun saat dewasa, dan saat tua risiko mengalami dementia dan Alzheimer akan meningkat. Untuk lebih jelas mengenai pentingnya vitamin D untuk anak, Kamu bisa membacanya di artikel Kami yang lain.

Mengatur Jam Internal Tubuh

Cahaya matahari memiliki peranan dalam proses pengaturan Circadian Rhythms (Jam Internal Tubuh yang menentukan siklus bangun dan tidur anak). Mengingat pentingnya peran tidur bagi pertumbuhan, perkembangan dan kesehatan anak, maka paparan sinar matahari menjadi sangat penting. Apalagi, menurut studi pada tahun 2004, diketahui bahwa rata-rata anak memiliki durasi tidur yang kurang dari yang semestinya. Para ahli merekomendasikan agar durasi tidur anak berkisar antara 9 hingga 13 jam (tergantung dari usia sang anak). Sementara itu, pada tahun 2013, sebuah penelitian menunjukkan bahwa penambahan waktu tidur anak per harinya akan memperbaiki emosi, atensi (perhatian), memori dan perilakunya, serta mengurangi impulsifitas si kecil.

Produksi Serotonin

Paparan sinar matahari juga diketahui memengaruhi produksi serotonin di dalam otak. Serotonin merupakan neurotransmitter yang bekerja di dalam otak untuk meningkatkan kinerja otak. Serotonin erat kaitannya dengan keadaan stress yang dialami oleh seseorang. Oleh karena itu, efeknya terhadap kesehatan anak sangat signifikan. (Baca juga: Peranan Penting Serotonin dan Kaitannya dengan Stress). Peningkatan serotonin berperan penting dalam perkembangan otak, mood serta emosi anak, dan perasaan bahagianya. Sebaliknya, kadar serotonin yang rendah pada anak akan meningkatkan impulsifitas, agresi, depresi, dan tingkat kecemasannya, serta gangguan perkembangan lainnya yang berpengaruh buruk bagi kesehatan anak.

Manfaat Kesehatan Lainnya untuk Anak

Anak-anak yang banyak menghabiskan waktunya secara aktif di luar rumah dan terpapar sinar matahari, secara fisik, akan menjadi lebih fit, sehingga risikonya untuk terkena obesitas dan diabetes akan berkurang. Selain itu, anak-anak yang banyak melakukan kegiatan di luar rumah menunjukkan adanya pengurangan risiko untuk menderita penglihatan rabun.

Mengingat pentingnya peranan sinar matahari bagi anak, seperti yang telah dijelaskan pada tulisan di atas, maka anak-anak sangat disarankan untuk lebih aktif menjalankan aktivitasnya di luar rumah agar terpapar sinar matahari dan mendapatkan manfaat positifnya.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: