Informasi dan Tips – informasitips.com

Pentingkah Mengikuti Ekskul di Sekolah?

informasitips.com – Ikutan ekskul, penting ga sih? Jelas penting dong. Siapa bilang ikut ekskul di sekolah cuma untuk menuh-menuhin nilai raport, buang-buang waktu, capek-capekin badan, dan ga ada gunanya? Segera tinggalin deh pendapat tersebut, karena ikut ekskul ternyata banyak manfaatnya.

Kegiatan ekstra kurikuler atau yang lebih populer disebut ekskul tidak cuma bertujuan untuk menjalin sosialisasi dengan teman, tapi juga berguna agar kita bisa belajar tenggang rasa dan mandiri. Manfaat lainnya dari kegiatan ekstra kurikuler adalah bisa membuat kita jadi lebih berani dan percaya diri lho.

Agar manfaatnya lebih maksimal, sebaiknya kenali lebih dulu jenis-jenis ekskul yang akan diikuti.

1. Ekskul Seni

  • Jenis ekskul yang bisa diikuti : teater, paduan suara (vocal group), tari, melukis, musik, dan lain-lain.
  • Manfaatnya : menyalurkan dan mengasah kemampuan seni yang kita miliki. Bermanfaat juga untuk mengasah kreativitas (daya cipta) kita. Ekskul seni juga bisa membuat kita lebih sabar, tekun, sensitif dan lebih bisa menghargai keindahan.
  • Tuntutan : di ekskul ini kita dituntut untuk bisa lebih sabar dan punya rasa toleransi yang tinggi. Contohnya, saat kita dan kelompok kita dituntut untuk membuat satu pertunjukkan musik, tentunya kita dituntut untuk bisa mengerti kondisi teman yang mungkin saja ada yang sering datang telat untuk latihan, atau ada juga teman yang agak tidak satu visi pada saat latihan. Kalau pada saat latihan saja sudah tidak bisa solid dan mengerti kondisi orang lain, tentu pertunjukkan musik yang akan ditampilkan nanti tidak akan bisa sukses, kan? Makanya, biar bisa berhasil di panggung nanti, selain harus paham bidang seninya, perlu juga punya rasa sabar.

2. Ekskul Kelompok Ilmiah

  • Jenis ekskul yang bisa diikuti : Kelompok Ilmiah Remaja, Komputer, dan lain-lain.
  • Manfaatnya : melatih diri kita berpikir tajam, analitik, memiliki rasa ingin tahu yang lebih besar terhadap sesuatu, lebih konsentrasi, dan punya kemampuan lebih di bidang ilmiah.
  • Tuntutan : di ekskul ini kita dituntut untuk bisa lebih teliti, berpikir tajam dan lebih kritis. Agar bisa teliti, mau tidak mau kita tidak boleh bersikap sembarangan, asal, dan semaunya. Kita juga tidak boleh setengah-setengah dan bermalas-malasan. Kalau setengah hati dan bermalas-malasan, kapan penelitiannya akan selesai? Padahal semua program harus terjadwal rapi.

    Atau, karena kita kurang teliti, bisa-bisa kita salah dalam melakukan metode penelitian yang tentunya bisa berdampak tidak baik untuk hasil penelitian kita. Nah, dengan ikut bergabung ke ekskul ini, kita jadi terlatih untuk lebih rapi, teliti, lebih fokus dan tidak “asal” lagi.

3. Ekskul Olahraga
Ekskul olahraga basket

  • Jenis ekskul yang bisa diikuti : basket, sepak bola, marching band, bela diri, voli, dan lain-lain.
  • Manfaatnya : kegiatan olahraga sangat bermanfaat untuk membuat badan kita jadi lebih sehat, bugar, dan semangat. Suasana hati pun jadi lebih ceria. Ekskul ini juga bisa melatih kita untuk memiliki jiwa sportivitas yang tinggi.
  • Tuntutan : Di ekskul ini kita dituntut untuk tidak boleh malas bergerak. Kalau badan sudah terbiasa bergerak, jiwa dan pikiran kita pun akan lebih semangat dan sehat.

    Selain itu, kita juga tidak boleh memiliki rasa dengki dengan kehebatan lawan. Untuk mengatasinya, mau tidak mau kita harus disiplin berlatih. Sedangkan, bila ingin punya jiwa yang sportif, kita harus bisa menerima kehebatan lawan. Dalam setiap pertandingan pasti ada yang menang dan kalah, dan kita harus bisa menerima itu. Nah, jika kamu ingin membentuk dirimu menjadi pribadi yang sehat dan sportif, pilih saja ekskul ini.

4. Ekskul Organisasi dan Kepemimpinan

  • Jenis ekskul yang bisa diikuti : OSIS, Pramuka, Paskibraka, PKS, PMR, dan lain-lain.
  • Manfaatnya : melatih jiwa kepemimpianan dan kemampuan berorganisasi. Melatih diri bersikap tegas, cepat mengambil keputusan, tidak egois dan lebih mengutamakan kepentingan kelompok daripada diri sendiri.
  • Tuntutan : karena beban dan tanggung jawab seorang pemimpin sangat besar, maka kita dituntut untuk bisa berpikir rasional, jujur, adil, tegas, dan juga tidak plin plan. Di ekskul ini kita juga dituntut untuk bisa mendengarkan pendapat orang lain. Selain itu, kita juga dituntut untuk bisa bekerja secara “team” bukan secara sendiri-sendiri dan tidak ada koordinasi dengan anggota-anggota yang lain.

5. Ekskul Kerohanian

  • Jenis ekskul yang bisa diikuti : Rohis, atau kegiatan organisasi rohani lainnya.
  • Manfaatnya : menambah wawasan tentang agama dan kerohanian, membentuk prilaku, mental, dan moral yang baik, sesuai dengan nilai-nilai agama.
  • Tuntutan : di eskul ini kita dituntut untuk mau berbagi dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Berbagai keiatan yang diselenggarakan, selain untuk menambah wawasan keagamaan kita, juga dilakukan lewat berbagai kegiatan bakti sosial untuk membentuk karakter dan pribadi yang baik. Untuk membentuk prilaku, sikap mental, dan moral yang baik kita juga dituntut untuk bisa komit menerapkan ilmu-ilmu yang sudah didapatkan lewat ekskul ini. Jangan hanya “hangat” dan semangat di awal saja ya.. Prilaku dan moral yang baik perlu terus dibiasakan dan dilatih lewat tindakan-tindakan nyata bukan sekedar teori saja.

Tips Memilih Ekskul
Nah, setelah mengetahui dan mengenali jenis ekskul yang akan diikuti, kita juga perlu tahu tips untuk memilih ekskul yang pas dan cocok untuk kita. Hal ini penting lho agar kita tidak terjebak dalam kegiatan ekskul yang tidak kita minati atau tidak sesuai dengan potensi yang kita miliki. Apa saja tipsnya?

  1. Sesuaikan dengan minat
    Lihat dulu minat dan seleramu, lebih condong ke ekskul yang mana. Ingat, untuk menentukan selera harus juga diikuti dengan alasan yang benar dan tepat. Jangan ikut-ikutan teman saat memilih ekskul, atau ikut ekskul tertentu hanya karena cowok/cewek yang kamu taksir juga ikut ekskul tersebut. Pilih ekskul yang benar-benar kamu sukai dan bisa mengembangkan diri kamu.

  2. Sesuaikan dengan kemampuan
    Jika selera sudah cocok, sekarang coba liat lagi kemampuan kamu. Jangan memaksakan diri padahal kemampuan kamu di eksul tersebut tidak ada. Bisa-bisa kamu sendiri yang akan kesulitan beradaptasi dan mengikuti eksul tersebut nantinya. Contohnya, kondisi kesehatan kamu sebenarnya tidak memungkinkan kamu untuk mengikuti ekskul olahraga yang cukup berat, tapi kamu tetap memaksakan kondisi fisikmu untuk mengikuti ekskul tersebut. Salah-salah bisa membahayakan keselamatan diri kamu sendiri lho.

  3. Sesuaikan dengan budget atau biaya
    Selera cocok, kemampuan juga oke, lalu bagaimana dengan budget atau biayanya? Coba sesuaikan ekskul yang ingin kamu pilih dengan biaya yang kamu miliki. Bisa saja kan, di ekskul yang kamu ikuti itu menuntut biaya yang cukup besar. Bila tidak memungkinkan, pilih saja ekskul yang biayanya rendah.

  4. Sesuaikan dengan waktu
    Semua sudah oke, sekarang coba cek waktunya! Sudah sesuaikah waktunya dengan jadwal kegiatanmu. Jangan sampai ekskulmu bentrok dengan kegiatanmu yang lain. Apalagi sampai mengganggu jadwal belajar yang utama. Ekskul penting, tapi, sebagai seorang pelajar, belajar jauh lebih penting dong. Sangat disayangkan bila kamu sampai harus mengorbankan nilai-nilai pelajaranmu hanya karena kamu keteteran mengikuti ekskul yang terlalu banyak menyita waktu belajarmu atau bentrok dengan kegiatan belajar/ les yang kamu ikuti.

Sekarang, kamu sudah tahu kan, bahwa ikut ekskul itu penting. Meskipun begitu, jangan asal dan sembarangan memilih ekskul ya. Pilih ekskul yang benar-benar cocok dan tepat agar bisa memberikan nilai yang positif bagi dirimu.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: