informasitips.com - Selama kehamilan, Anda harus menjaga bayi yang ada dalam kandungan Anda dengan cara memberikan stimulasi, melakukan pemeriksaan kesehatan kehamilan secara teratur, memerhatikan pola makan sehari-hari termasuk memerhatikan makanan-makanan apa saja yang perlu dimakan dan yang harus dihindari (dipantang).
Ibu hamil perlu mengonsumsi menu dengan gizi yang cukup dan seimbang. Asupan makanan yang bergizi memegang peranan penting dalam setiap pertumbuhan dan perkembangan janin Anda. Ada banyak makanan yang tergolong aman dan boleh Anda makan. Namun, ada juga beberapa makanan yang menjadi pantangan untuk ibu hamil selama masa kehamilannya. Makanan-makanan yang menjadi pantangan kehamilan itu harus dihindari karena berisiko tinggi menimbulkan berbagai gangguan pada diri Anda dan janin yang ada dalam kandungan Anda.
Pantangan Makanan untuk Ibu Hamil
Beberapa pantangan makanan yang harus dihindari dan tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil adalah:
Daging yang tidak dimasak ataupun dimasak hanya setengah matang harus dihindari oleh ibu hamil. Contohnya, daging yang dimasak hanya dengan cara dibakar (dipanggang) seperti steik dan sate biasanya belum benar-benar matang, sehingga harus dihindari selama kehamilan.
Apa bahaya mengonsumsi daging mentah ketika hamil? Mengonsumsi daging mentah dapat menimbulkan berbagai macam risiko kontaminasi yang mengancam kehamilan di antaranya adalah bakteri coliform, toxoplasmosis (baca juga tentang TORCH), dan Salmonella.
Kontaminasi bakteri-bakteri tersebut selama hamil dapat menimbulkan risiko keguguran, kematian janin beberapa jam setelah lahir, bayi terkena infeksi meningitis yang dapat menyebabkan pembengkakan di otak dan sumsum tulang belakang.
Makanan-makanan seperti hot dog dan sejenisnya termasuk ke dalam golongan makanan yang tidak baik untuk ibu hamil dan janin. Jangan makan makanan tersebut tanpa dipanaskan atau dimasak lagi.
Hot dog dan sejenisnya diketahui terkontaminasi Listeria yang dapat menembus plasenta. Hal ini bisa menginfeksi janin dan menyebabkan munculnya berbagai komplikasi kehamilan, diantaranya keguguran, kelahiran prematur, keracunan dalam darah, dan berbagai masalah kesehatan bagi bayi yang baru lahir.
Baca juga: Waspada Bahaya Infeksi Bakteri Listeria
Ibu hamil juga dipantang untuk memakan keju lunak seperti keju brie, camembert, blueveined cheese, keju dari susu kambing dan domba, karena banyak mengandung bakteri Listeria.
Keju semi lunak atau keju keras seperti mozarela, keju yang dipasteurisasai dalam bentuk potongan, lembaran, krim keju, masih lebih aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil.
Baca juga: Jenis Keju yang Boleh dan Tidak Boleh Dimakan Ibu Hamil
Ibu hamil juga pantang (tidak boleh) memakan susu dan berbagai produk olahan susu yang tidak dipasteurisasi karena dapat mengandung bakteri Listeria yang dapat mengancam kehamilan.
Makanan laut seperti ikan atau kerang yang terkontaminasi logam berat seperti merkuri juga harus dihindari oleh ibu hamil selama masa kehamilannya. Merkuri berbahaya bagi kehamilan karena dapat menyebabkan kerusakan saraf otak dan keterlambatan perkembangan bayi ketika lahir.
Ibu hamil juga disarankan untuk menghindari konsumsi ikan-ikan dari laut yang terkontaminasi (tercemar) limbah industri. Tak hanya ikan laut, ikan sungai atau danau yang berada di sekitar daerah industri juga sebaiknya tidak dikonsumsi karena kemungkinan besar juga sudah ikut terkontaminasi oleh limbah kimia sisa produksi pabrik.
Kerang-kerang di laut juga dicurigai mengandung berbagai macam kontaminan. Demi keselamatan Anda dan bayi Anda, sebaiknya makanan ini dihindari selama kehamilan.
Ikan-ikan yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil selama masa kehamilan karena diduga beresiko tinggi mengandung logam berat diantaranya adalah ikan tuna steak, ikan sea bass, ikan hiu, dan ikan-ikan lainnya yang berukuran besar yang banyak mengandung merkuri.
Ikan sebenarnya mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi ibu hamil dan janin. Namun, mengingat begitu banyaknya ikan-ikan yang terkontaminasi logam berat berbahaya saat ini, sebaiknya ibu hamil dapat lebih cermat dan bijak dalam mengonsumsi ikan selama hamil. Ini bukan berarti ibu hamil tidak boleh sama sekali mengonsumsi ikan. Tetapi, konsumsi ikan selama hamil sebaiknya perlu dibatasi (tidak terlalu sering) agar risiko kontaminasi logam berat pun bisa diperkecil.
Telur mentah dan berbagai makanan yang mengandung telur mentah juga harus dihindari selama kehamilan karena mengandung Salmonella.
Alkohol sangat tidak boleh bagi ibu hamil. Alkohol bisa mengganggu kesehatan dan perkembangan janin, diantaranya bisa menyebabkan gangguan masalah emosional pada bayi (untuk mengetahui lebih jauh tentang Alkohol dan kehamilan, silakan membaca artikel: Zat-zat Berbahaya Bagi Kehamilan).
Sayur-sayuran dan buah-buahan sebenarnya sangat baik untuk konsumsi ibu hamil. Namun, bila tidak dicuci dengan benar tentulah berbahaya bagi ibu hamil dan janin.
Sayuran yang tidak dicuci bersih masih mengandung pestisida dan toksoplasma. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai toxoplasma, silakan membaca artikel: TORCH).

Sayur merupakan salah satu jenis makanan sehat untuk ibu hamil. Namun harus dicuci bersih terlebih dahulu dan diolah dengan baik. Tips penting bila ingin mengonsumsi sayur selama masa kehamilan adalah masaklah sayur sampai matang, namun tidak terlalu lama (misalnya dengan cara dikukus, ditumis), agar zat-zat gizi yang terkandung di dalamnya masih tetap dapat dipertahankan. Memasak sayuran terlalu lama dapat merusak dan menghilangkan berbagai nutrisi dan vitamin yang terkandung di dalam sayuran.
Sayuran dan buah yang tidak boleh dikonsumsi selama hamil diantaranya aneka sayur lalap-lalapan dan salad, sayur Pare dan buah pepaya muda, karena berisiko tinggi menyebabkan keguguran. Pepaya muda (pepaya mentah) banyak mengandung papain, enzim proteolitik yang bisa menginduksi terjadinya keguguran saat hamil. Pepaya muda juga mengandung carpain, sejenis alkaloid yang berbahaya bila dikonsumsi oleh ibu hamil dalam jumlah yang sangat banyak. Namun, pepaya muda boleh dikonsumsi ibu hamil bila diolah atau dimasak terlebih dahulu.
Bagaimana dengan pepaya yang sudah matang? Apakah ibu hamil boleh mengonsumsi pepaya yang sudah matang? Tentu saja boleh, bahkan sangat dianjurkan untuk dikonsumsi karena pepaya sangat kaya vitamin dan nutrisi lain yang dibutuhkan oleh Ibu hamil.
Untuk mengetahui jenis sayur-sayuran lainnya yang sebaiknya dihindari dan dipantang oleh ibu hamil, Anda dapat membaca artikel berikut ini: Sayuran yang Harus Dihindari Ibu Hamil
Makanan-makanan yang mengandung pengawet, penyedap, dan pewarna tentu sangat dilarang untuk dikonsumsi ibu hamil. Hindari makanan seperti mie instan, dan makanan lainnya yang mengandung pengawet dan zat kimia berbahaya lainnya.
Jika Anda menyukai makanan-makanan ringan (camilan), pilihlah yang baik dan cukup terjamin kualitasnya. Makanan ringan yang mengandung banyak gula buatan harus dihindari atau dikurangi oleh ibu hamil. Misalnya permen, biskuit berlapis krim, soft drink, dan lain-lain. Makanan tinggi gula dapat menyebabkan kenaikan berat badan berlebih pada Ibu hamil, kondisi yang juga tidak dianjurkan bagi ibu hamil.
Camilan yang tinggi lemak seperti kentang goreng, keripik, cokelat, atau es krim sebaiknya juga harus dibatasi.
Hindari makan makanan cepat saji/fast food karena selain tinggi lemak, fastfood juga tinggi kalori dan garam.
Jika memang ingin ngemil, lebih baik Anda menggantinya dengan makanan ringan yang sehat dan rendah lemak, seperti buah apel, jagung bakar atau rebus, yogurt, es krim rendah lemak, kroket atau risoles isi sayuran dan daging.
Sebaiknya selama kehamilan asupan minuman yang mengandung kafein, seperti kopi dan teh harus dibatasi (tidak lebih dari 2 cangkir teh/kopi sehari), karena kafein termasuk salah satu zat yang bisa membahayakan kehamilan.
Kafein akan menekan kelenjar adrenalin dan memicu banyak hormon stres ke dalam aliran darah. Hal ini akan menimbulkan efek negatif bagi ibu hamil dan janin yang dikandung.
Kafein bisa menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah. Selain itu, konsumsi kafein berlebih selama kehamilan juga lebih beresiko menyebabkan terjadinya keguguran.
Khusus untuk jenis teh hijau, ibu hamil disarankan untuk mengurangi konsumsi teh hijau selama kehamilan. Kandungan Epigallocatechin Gallate (EGCG) yang terdapat dalam teh hijau dapat memengaruhi pertumbuhan janin yang dikandung dan bisa menyebabkan timbulnya berbagai masalah komplikasi kehamilan, diantaranya masalah kelahiran prematur, bayi berat lahir rendah (BBLR) dan untuk beberapa kasus bisa menyebabkan kematian bayi (janin) dalam kandungan.
Studi yang dilakukan pada tahun 2005 oleh Universitas Murcia, Spanyol dan John Innes Centre di Inggris menyebutkan bahwa kandungan EGCG yang sangat tinggi dalam teh hijau (paling tinggi dalam teh hijau diantara teh lainnya) terbukti mampu mengganggu penyerapan dan kerja asam folat dalam tubuh ibu hamil. Kondisi ini sangat berbahaya karena asam folat sangatlah penting dan diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan otak bayi. Konsumsi teh hijau yang terlalu banyak (berlebihan) selama hamil dapat menyebabkan terjadinya defisiensi (kekurangan) asam folat dan ini berarti dapat meningkatkan risiko terjadinya cacat janin.
EGCG sendiri sebenarnya merupakan antioksidan yang terdapat dalam teh hijau dan merupakan zat yang sangat ampuh untuk mencegah penyakit kanker, jantung, kolesterol, serta berkhasiat untuk menurunkan berat badan. Manfaat baik EGCG ternyata tidak berlaku untuk Ibu hamil. EGCG terbukti dapat menghambat kerja dan penyerapan asam folat yang sangat diperlukan selama masa kehamilan untuk tumbuh kembang janin.
Baca juga: Asam Folat untuk Ibu Hamil
Ada beberapa ibu hamil yang mengurangi asupan karbohidrat dengan alasan untuk menjaga berat badan selama hamil. Padahal, kebiasaan tersebut sangat tidak boleh dilakukan, karena janin dalam kandungan membutuhkan gizi yang cukup. Anda juga tidak dianjurkan untuk berpuasa lama selama hamil.
Dalam makanan olahan yang dipanaskan kembali, zat gizinya telah berkurang atau hilang akibat pengawetan, pemanasan dan pendinginan. Ibu hamil sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan yang seperti itu.
Selain sejumlah makanan tertentu, ibu hamil juga dianjurkan untuk menghindari sejumlah obat-obatan selama hamil. Obat-obatan yang dikonsumsi selama hamil dapat menimbulkan berbagai komplikasi kehamilan dan yang terpenting dapat mengganggu tumbuh kembang janin dalam kandungan.
Bila Anda sakit saat hamil, pastikan Anda mengonsumsi obat yang memang aman untuk ibu hamil dan harus sepengetahuan dokter kandungan Anda.
Baca juga: Obat Apa yang Boleh Dikonsumsi saat Hamil?
Ibu hamil disarankan untuk membatasi konsumsi makanan yang telalu tinggi kandungan vitamin A nya khususnya vitamin A yang berasal dari sumber hewani seperti hati, karena dikhawatirkan bisa membawa dampak buruk bagi kehamilan yaitu berisiko menyebabkan keracunan, keguguran dan menimbulkan cacat lahir pada janin. Boleh saja mengonsumsi hati sapi atau hati ayam, namun sebaiknya tidak terlalu sering dan tidak lebih dari 2 potong hati ukuran sedang per hari.
Itulah beberapa jenis makanan yang sebaiknya dikurangi, dibatasi, atau mungkin juga dipantang selama kehamilan. Jaga dan perhatikan selalu asupan gizi dan makanan yang Anda konsumsi, agar kehamilan Anda selalu sehat dan berjalan lancar.
Copyright secured by Digiprove © 2011

apakah seorang ibu hamil dilang makan buah nanas?????
@gian maulana : Secara ilmiah pendapat yang mengatakan makan nanas bisa menyebabkan keguguran belum terbukti. Namun, banyak juga orang yg mengaku bermasalah dengan kehamilannya setelah mengkonsumsi nanas. Hal itu bisa jadi disebabkan karena di dalam buah nanas terkandung enzim bromelain yang bisa mengganggu perut dan melunakkan jaringan2 ikat dinding rahim sehingga bisa menimbulkan keguguran. Terlepas dari benar tidaknya hal tersebut, akan lebih baik bila ibu hamil tidak mengkonsumsi buah nanas terlebih bila dikonsumsi dalam jumlah banyak.
apakah benar ibu hamil di larang makan mie instant
@Dwi : Mie instan sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil (terlebih bila sering dan dalam jumlah cukup banyak). Mie instan banyak mengandung zat pengawet, pewarna dan perasa yang mungkin saja bisa berakibat kurang baik kesehatan janin yang dikandung.
apakah ibu hamil tidak boleh minum air dinggin atau air es? thank’s
@Yuli : Silahkan membaca artikel ini.. http://informasitips.com/pantangan-seputar-kehamilan-mitos-atau-fakta-1
Dlm artikel ini ada pntangan mnum obat2an herbal. Klau boleh tau apa akibatnya bila ibu hamil mengkonsumsi obat2an herbal? & cntoh obat2an herbalnya?! Thanks
@Yuli : Sebaiknya obat-obatan baik itu obat kimia maupun obat herbal tidak dikonsumsi sembarangan selama masa kehamilan. Harus ada pengawasan dokter. Beberapa kandungan dalam obat (baik kimia maupun herbal) tidak semuanya aman bagi ibu hamil dan mungkin saja mengandung bahan-bahan yang bisa membahayakan kesehatan ibu dan janin. Resikonya bisa bermacam-macam, mulai dari ancaman keguguran, sampai gangguan tumbuh kembang janin yang dikandung. Jadi, jika memang tidak diperlukan sebaiknya dihindari. Bila memang harus mengonsumsi obat-obatan, tentu harus atas sepengetahuan dokter atau orang yang benar-benar paham akan kandungan dalam obat tersebut.
buah-buahan apa saja yg tidak boleh dikomsumsi ibu hamil…??
buah-buahan apa saja yg tidak boleh dikomsumsi oleh ibu hamil…???
Sayuran setengah matang aman g bua ibu menyusui????
-̶̶•-̶̶•̸Ϟ•̸Thank You•̸Ϟ•̸-̶̶•-̶ ™
APAKAH IBU HAMIL TDK BOLEH MAKAN YG DIPANGGANG,CONTOH SATE??THX ATAS INFO
Sebaiknya tidak mengkonsumsi sayuran yang setengah matang. Apa lagi untuk ibu menyusui, apa yang dimakan juga akan masuk ke tubuh bayi.
Sebaiknya dihindari. Biasanya makanan yang dipanggang seperti sate, dagingnya belum benar-benar matang sehingga sangat beresiko bagi kesehatan ibu hamil dan janin.
assalamuallaikum..
saya ngersa puas stelah membaca artikel ini..
cara yg mudah untk pantang dgn makanan atau minuman saat kita hamil, makasih ya atas saran ny..
siti arfah dn family
saya merasa puas membaca artikel ini, karena saya lagi hamil pertama dan butuh pengetahuan ini
thanks yaa
Apakah ibu hamil dilarang mengkonsumsi jagung rebus dlm jumlah banyak?
dan apakah efeknya bila dikonsumsi oleh ibu hamil dlm jumlah banyak?
Saya lgi hmil 5 bulan,vitamin dri dokter sudh habis,boleh gaak kalo gaa minum vtmin trus tolong kasih tau pengganti vtmin apaa???
@Liska Sinaga : Vitamin sangat dibutuhkan oleh Ibu hamil. Dalam kondisi hamil, kebutuhannya meningkat karena tak hanya penting bagi kesehatan bumil tapi sangat diperlukan bagi tumbuh kembang janin. Contohnya asam folat. Jenis vitamin ini sangat penting bagi janin. Tidak boleh sampai kurang (defisit). Kecukupan vitamin-vitamin yang dibutuhkan bumil memang perlu dibantu dari suplemen vitamin prenatal (vitamin khusus ibu hamil) karena sumber vitamin dari makanan alami saja belum tentu bisa mencukupi kebutuhan vitamin yang dibutuhkan ibu hamil. Jadi, sebaiknya tetap mengupayakan untuk terus mengonsumsi vitamin yang diberikan dokter agar ibu dan bayi selalu sehat.
Apkah ibu hamil boleh mengkonsumsi susu kedelai?truz apa manfaat nya?
Trimakasih…..,,
Apakah ibu hamil tidak bisa mengkonsumsi kodok?
Klo makan nutrijell pd saat hamil aman ga ya? Akhir2 ini hmpir tiap hari saya makan nutrijell krn sulit BAB. Apa ada efek negatif makan nutrijell stiap hari?
Makan nutrijel tidak apa-apa. Tapi, akan lebih baik lagi bila camilannya juga divariasikan dengan camilan lainnya agar nutrisi yang didapat lebih banyak dan lebih variatif.
Bolehkah ibu hamil mengkonsumsi folavit tanpa resep dokter ?
Trimakasih sangat membantu.. 😊
boleh gak sih ibu hamil makan udang rebon ama sop daging???