Informasi dan Tips – informasitips.com

Pantangan Bagi Penderita Asam Urat

informasitips.com – Penyakit asam urat, atau sering juga dikenal sebagai artritis gout, merupakan penyakit yang cukup banyak terjadi di Indonesia. Penyakit ini dapat menurunkan kualitas hidup karena ketika sedang terjadi serangan, rasa sakit yang ditimbulkannya begitu hebat sehingga mengganggu kegiatan sehari-hari. Penderita menjadi sulit beraktivitas dan banyak yang tidak sanggup bekerja ketika sedang mengalami serangan. Rasa sakit dalam serangan tersebut diakibatkan menumpuknya kristal asam urat di dalam sendi sehingga menimbulkan reaksi radang hebat.

Makanan Asam Urat

Asam urat merupakan suatu senyawa turunan dari protein purin. Protein ini banyak terdapat di dalam makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Tubuh manusia akan mengolah purin yang dikonsumsi dan memecahnya menjadi asam urat. Asam urat selanjutnya akan terbawa di dalam darah untuk dibuang melalui air seni. Ketika kadar asam urat di dalam darah lebih tinggi dari seharusnya dalam jangka waktu yang lama, maka terjadilah penyakit asam urat.

Pantangan Makanan Bagi Penderita Asam Urat

Walaupun tidak dapat disembuhkan sempurna, penyakit ini dapat dikontrol dan dicegah agar tidak bertambah parah. Salah satu cara yang paling baik yaitu dengan menjaga makanan yang dikonsumsi. Penderita sebaiknya mengurangi atau bahkan tidak mengkonsumsi (pantang) makanan yang mengandung purin.

Berikut adalah jenis makanan yang harus diwaspadai dan dipantang oleh para penderita asam urat.

1. Makanan yang mengandung purin dalam jumlah banyak (>400 mg asam urat/100 g):

  • Theobromine (sejenis kafein yang ditemukan di dalam coklat)
  • Jamur-jamuran
  • Jeroan (organ dalam hewan)
    – Sapi: hati, limpa
    – Babi: hati, limpa, paru, jantung
    – Domba: limpa

  • Ikan sarden



2. Makanan yang mengandung purin jumlah sedang-banyak (100-400 mg asam urat/100 g):

  • Kacang-kacangan
  • Daun dan biji melinjo
  • Daging sapi, babi, ayam, kalkun, kelinci, ikan (mackerel, tuna, dan beberapa ikan lain)
  • Udang, lobster, beberapa jenis kerang



3. Makanan yang mengandung purin dalam jumlah sedikit (<100 mg asam urat/100 g):

  • Buah-buahan (apel, pisang, alpukat, anggur, jeruk, nanas, plum, strawberry)
  • Sayuran (asparagus, brokoli, wortel, jagung, timun, bawang, bayam, tomat)
  • Keju

Ada pula makanan yang dapat memicu terjadinya serangan artritis gout walaupun kadar asam urat tidak sedang tinggi, misalnya:

  • Alkohol
  • Makanan sangat pedas
  • Makanan berminyak
  • Teh dan kopi (dalam jumlah banyak)

Melihat sekian banyak makanan yang menjadi pantangan bagi penderita asam urat pastinya dapat membuat putus asa, terutama bagi penderita yang senang berwisata kuliner. Perlu diingat bahwa tidak berarti bahwa semua makanan tersebut harus dihindari. Beberapa makanan cukup dikurangi saja jumlahnya, dan beberapa jenis makanan lainnya lagi bisa dikurangi frekuensinya.

Juga bisa diakali dengan cara mengatur menu makanan sedemikian rupa sehingga tidak memakan makanan-makanan yang mengandung purin dalam satu waktu sekaligus. Yang penting, selain mengatur pola makan juga rutin memeriksakan kadar asam urat dalam darah dan kontrol ke dokter untuk memeriksakan kondisi penderita. Banyak minum air putih juga baik untuk membantu tubuh mengeluarkan asam urat.

Dari sebuah penelitian didapatkan bahwa mengkonsumsi purin dari produk hewani lebih beresiko untuk menimbulkan penyakit artritis gout di kemudian hari dibandingkan konsumsi purin dari sayuran. Selain itu juga didapatkan pula bahwa mengkonsumsi produk susu, terutama yang rendah lemak dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah.

Namun perlu diperhatikan pula bahwa makanan hanya memberi pengaruh sebanyak 30% terhadap kadar asam urat dalam darah. Ada pula faktor lain yang dapat berpengaruh dalam terjadinya serangan artritis gout, misalnya trauma, aktivitas fisik yang berlebihan, atau penyakit lain seperti infark miokardium atau stroke. Karena itu tidak cukup hanya dengan mengatur makanan, penderita sebaiknya tetap rutin memeriksakan diri ke dokter walaupun kadar asam uratnya terkontrol.

————————–
Referensi:

  1. http://www.acumedico.com/purine.htm
  2. Purine-Rich Foods, Dairy and Protein Intake, and the Risk of Gout in Men. The New England Journal of Medicine Volume 350:1093-1103. 2004.
  3. http://xamthone-plus.net/obat-alami/makanan-yang-mengandung-purin-tinggi


loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: