Informasi dan Tips – informasitips.com

Omega-3, Penting untuk Bayi dan Ibu Hamil

DHA omega 3 untuk ibu hamil dan bayiinformasitips.com – Tahukah Anda? Di Colorado, Amerika Serikat ada program edukasi khusus yang isinya mengenai pengunaan suplemen Omega-3 untuk Ibu hamil. Judul program itu adalah “Omega-3 for Baby and Me”. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para ibu bahwa DHA sangat penting bagi ibu hamil. Selain penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang dikandung, DHA juga bermanfaat sekali bagi ibu hamil untuk menurunkan resiko kelahiran prematur dan bayi berat lahir rendah (BBLR).

Omega-3 atau asam lemak dokosaheksanoat (DHA) adalah komponen yang esensial untuk pertumbuhan dan perkembangan janin selama masa kehamilan. Janin sangat membutuhkan DHA pada masa kehamilan trimester ketiga dan menurut perhitungan membutuhkan 50-70 mg per hari. Untuk mencapai angka tersebut setidaknya ibu harus mengkonsumsi DHA sebanyak 300 mg per hari. DHA disintesis oleh tubuh dari asam alfa-linolenat (LnA). Banyak sumber makanan yang mengandung LnA, diantaranya adalah kedelai, buah kiwi, dan sayur-sayuran ataupun hewan yang memakan tumbuhan hijau juga merupakan salah satu sumber LnA.

Konsumsi DHA pada ibu hamil terutama bertujuan untuk menghindari lahirnya bayi prematur dan mencegah bayi lahir dengan berat badan (BB) rendah, lingkar kepala kecil, serta panjang bayi yang juga kecil. Para ibu hamil yang melahirkan secara prematur merupakan indikasi adanya kondisi kekurangan DHA, dan sebaliknya, konsentrasi asam dokosapentaenoat DPA nya malah tinggi. DPA merupakan indikator defisiensi Omega-3. Kondisi tersebut tidak dijumpai pada ibu hamil yang cukup mendapatkan DHA.

DHA dapat diperoleh dengan mengkonsumsi ikan, terutama ikan salmon, tuna, makarel. Ikan sebaiknya tidak dimasak dengan cara digoreng, terlebih bila digoreng dengan minyak yang terlalu panas/suhu terlalu tinggi. Mengapa? Karena suhu yang terlalu tinggi akan merusak omega-3 yang terkandung di dalam ikan. Jadi, sebaiknya ikan diolah dengan cara dikukus, ditim, atau jika memang ingin mengolah ikan dengan cara digoreng, sebaiknya tidak digoreng terlalu lama dan jangan dalam minyak yang suhunya terlalu tinggi.

Sumber lain DHA adalah minyak ikan dan telur. Berkaitan dengan minyak ikan, pemberian suplemen minyak ikan yang banyak mengandung DHA dan asam eikosapentanoat (EPA) pada ibu hamil telah terbukti mengurangi resiko lahirnya bayi prematur dan bayi dengan BB rendah. Pada Ibu yang memiliki bayi prematur juga sangat disarankan mengkonsumsi suplemen minyak ikan (DHA), mengingat bayi yang lahir prematur sangat membutuhkan ekstra DHA untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya.
Untuk lebih jelasnya baca artikel Pentingnya DHA untuk Bayi Prematur berikut.

Kembali ke program “Omega-3 for Baby and Me” seperti yang telah saya sebutkan di atas, program tersebut menunjukkan hasil yang menggembirakan. Para ibu hamil yang mengikuti program itu menyadari betapa pentingnya mengkonsumsi DHA bagi janin yang tengah dikandungnya.

Ok Bunda, praktekkan ya untuk buah hatimu. Semoga artikel ini bermanfaat. (ST)

Copyright secured by Digiprove © 2011

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

JOIN US ON

NEWSLETTER

Mau berlangganan artikel Kami? Tulis Email Anda pada form di bawah ini.

Cek Email Anda setelahnya untuk mengaktifkan layanan newsletter. Terimakasih

OUR FRIEND