Informasi dan Tips – informasitips.com

Obat Herbal (Alami) Ketika Anak Sakit

informasitips.com – Anak-anak mudah sekali sakit. Hal tersebut umumnya disebabkan karena sistem kekebalan tubuh mereka yang masih belum berkembang sempurna, sehingga lebih rentan terhadap berbagai penyakit.

Ditambah lagi dengan kebiasaan anak-anak yang acapkali bermain sembarangan dan kurang memerhatikan kebersihan diri, membuat kuman-kuman penyakit lebih mudah masuk dan menyerang sistem pertahanan tubuh anak.

Bila anak sakit, biasanya orangtua akan langsung memberikan obat-obatan kimia untuk mengobati penyakit anaknya. Selain karena lebih ampuh untuk mengobati penyakit, obat-obatan kimia tersebut memang tergolong mudah dan praktis untuk diberikan ke anak. Apalagi saat ini, obat-obatan kimia untuk anak-anak sudah dilengkapi dengan berbagai rasa buah yang lebih disukai anak. Hal tersebut membuat para orangtua menjadi semakin mudah dalam memberikan obat-obatan kimia ke anaknya.

obat-herbal-alami-mengobati-penyakit-anak

Obat-obatan kimia memang ampuh untuk mengobati penyakit. Tetapi, selalu memberikan obat-obatan kimia setiap kali anak sakit, tentu saja tidak bijak. Karena, penggunaan obat-obatan kimia yang terlalu sering tentu saja memiliki efek samping yang tidak baik bagi tubuh anak.

Oleh karena itu, akan lebih baik bila kita beralih ke obat-obat herbal yang terbuat dari bahan-bahan alami dan meninggalkan kebiasaan untuk selalu memberikan obat-obat kimia setiap kali anak sakit.

Memang mungkin khasiat obat-obatan herbal tidak secepat obat-obatan kimia. Tetapi, efek sampingnya lebih kecil sehingga relatif aman untuk sering digunakan pada anak-anak.

Berikut ini adalah beberapa jenis ramuan obat herbal yang bisa dibuat orangtua untuk mengobati beberapa penyakit dan masalah-masalah kesehatan yang sering dialami anak:

  1. Jeruk nipis untuk mengobati batuk pada anak
    Jeruk nipis dapat dimanfaatkan sebagai obat batuk untuk anak. Jeruk nipis dapat membantu mencairkan dahak yang membuat tenggorokan anak terasa gatal.

    Cara memanfaatkan jeruk nipis sebagai obat herbal untuk mengobati batuk berdahak pada anak adalah, ambil 1 sdm air perasan jeruk nipis, lalu tambahkan 3 sdm madu murni dan 5 sdm air matang. Campur dan aduk rata ketiga bahan tersebut, kemudian tim selama kurang lebih 30 menit hingga mendidih. Setelah mendidih, angkat, biarkan dingin, kemudian minumkan ke anak yang sedang batuk.

    Takarannya untuk anak bayi dan balita adalah:
    – Anak usia 6 bulan – 1 tahun = 2 x ½ sendok teh (sdt) per hari
    – Anak usia 1-3 tahun = 2 x 1 sendok teh per hari
    – Anak usia 4-5 tahun = 2 x 1 ½ sendok teh per hari

    Ramuan obat jeruk nipis tersebut dapat diberikan 2 kali sehari pada saat pagi dan sore hari selama anak batuk.

    Ramuan lainnya yang menggunakan jeruk nipis untuk mengobati batuk berdahak pada anak adalah, peras 1 buah jeruk nipis, ambil airnya kemudian taruh dalam gelas. Tambahkan ½ sdt kecap manis, aduk rata dan minumkan ke anak yang sedang batuk. Takaran minumnya adalah 3 kali 1 sendok teh per hari.

  2. Kencur untuk mengobati batuk
    Selain jeruk nipis, kencur juga dapat dimanfaatkan untuk mengobati batuk pada anak. Caranya adalah, ambil 5 gram kencur segar, cuci bersih, lalu parut dan tambahkan 3 sendok makan air putih matang. Aduk rata, setelah itu saring, lalu tambahkan 2 sendok makan madu murni, dan aduk rata kembali. Kemudian, minumkan ke anak yang batuk, 2-3 kali sehari.

    Perlu diingat bahwa untuk anak berusia di bawah 1 tahun sebaiknya jangan diberi madu. Madu baru dapat diberikan ke anak setelah anak berusia 1 tahun ke atas.

    Untuk lebih jelasnya mengenai hal tersebut, Anda dapat membaca artikel berikut ini:

    Ini Alasan Mengapa Madu Tidak Boleh Diberikan kepada Bayi (Anak 1 Tahun Ke Bawah)

  3. Temulawak untuk meningkatkan nafsu makan anak
    Sejak dulu, temulawak sudah banyak dimanfaatkan untuk membantu mengatasi masalah susah makan pada anak-anak. Temulawak mengandung zat aktif curcumin dan minyak atsiri yang dapat meningkatkan aktivitas enzim percernaan sehingga menambah nafsu makan anak.

    Oleh karenanya, tak heran bila rimpang yang satu ini banyak dijadikan sebagai bahan dasar dalam suplemen vitamin penambah nafsu makan anak yang banyak beredar di pasaran.

    Cara memanfaatkan temulawak untuk mengatasi masalah susah makan pada anak adalah, ambil sekitar 150 gram temulawak dan 50 gram kunyit segar. Cuci bersih, kupas kulitnya, iris tipis, lalu masak bersama 500 ml air hingga mendidih. Kemudian, saring dan diamkan sebentar. Tambahkan sedikit madu, lalu minumkan ke anak dengan takaran ½ gelas setiap pagi dan sore hari. Minumkan terus hingga nafsu makan anak membaik.

  4. Daun pepaya untuk meningkatkan nafsu makan anak
    Selain temulawak, daun pepaya juga bermanfaat untuk mengatasi masalah anak susah makan.

    Caranya memanfaatkan daun pepaya untuk meningkatkan nafsu makan anak adalah, ambil sedikit daun pepaya muda, cuci bersih, kemudian tumbuk, peras dan saring, lalu ambil airnya. Air daun pepaya muda tadi dapat langsung diminumkan ke anak yang susah makan.

    Rasanya memang pahit, namun khasiat daun pepaya untuk mengatasi anak yang susah makan sudah banyak dibuktikan oleh para orang tua kita sejak dahulu.

  5. Adas untuk mengatasi kolik
    Teh adas bermanfaat untuk membantu mengatasi masalah kolik pada bayi.

    Untuk mengobati kolik dan masuk angin pada anak, caranya adalah, 1 sdt adas dilarutkan dengan 1 cangkir air mendidih, aduk hingga larut. Kemudian, setelah agak dingin, minumkan pada bayi atau balita dengan takaran:

    – Anak usia 6 bulan – 1 tahun = 2 x ½ sendok teh per hari
    – Anak usia 1 – 3 tahun = 2 x 1 sendok teh per hari
    – Anak usia 4 – 5 tahun = 2 x 1 ½ sendok teh per hari

  6. Brotowali untuk menyembuhkan luka dan gatal-gatal kudis
    Brotowali bermanfaat untuk menyembuhkan luka dan gatal-gatal di kulit yang disebabkan karena kudis.

    Caranya adalah, ambil 2 – 3 jari batang brotowali, lalu potong kecil-kecil, kemudian rebus dengan 6 gelas air hingga mendidih. Setelah mendidih, biarkan selama kurang lebih ½ jam, saring airnya dan gunakan untuk mengobati luka dan gatal-gatal pada kulit anak.

  7. Bangle untuk mengatasi anak yang sering rewel
    Bangle adalah sejenis tanaman rempah-rempah anggota suku temu-temuan yang rimpangnya dapat dimanfaatkan sebagai bumbu dapur dan pengobatan.

    Bangl-banglai-untuk-anak

    (Tanaman Bangle/Banglai)
    Gambar: asgar.or.id


    Sebagai obat herbal, bangle dapat digunakan untuk membantu mengatasi masalah anak yang sering rewel di malam hari.

    Caranya sangat mudah, yaitu, balurkan parutan bangle segar di kening dan badan anak, gunakan sesuai kebutuhan setiap kali anak rewel.

    Sebutan tanaman ini di beberapa daerah antara lain, panglai (Sunda), pandhiyang (Madura), Bangle (Bali), Bengle (Jawa), Banglai (Sumatera).

    Di beberapa daerah lainnya, bangle juga disebut dengan nama, kunyit bolai, manglai, kukuniran, kukundiren, dan lain-lain.

  8. Kentang untuk mengobati bisul
    Anak Anda mengalami bisulan? Coba obati dengan kentang.

    Caranya, ambil satu buah kentang, cuci bersih, kupas, parut, kemudian peras dan ambil airnya. Selanjutnya, oleskan air perasan kentang dan balurkan juga parutan kentang tadi ke bagian kulit yang terdapat bisul, kira-kira 3 – 4 kali sehari.

    Kentang bersifat mendinginkan, sehingga selain untuk mengobati bisul pada anak, kentang juga dapat digunakan untuk meringankan gangguan kulit berupa ruam dan
    bintik-bintik merah di kulit anak akibat biang keringat.

  9. Minyak zaitun untuk mengatasi kerak-kerak di kepala bayi
    Kulit kepala bayi kadang kala kering, timbul banyak ketombe, dan kerak kepala. Untuk mengatasi masalah kerak-kerak di kulit kepala bayi tersebut, Anda dapat memanfaatkan minyak zaitun.

    Caranya adalah, ambil minyak zaitun dan oleskan pada kulit kepala bayi 1 – 2 kali sehari. Dengan begitu, kulit kepala bayi dapat lebih lembab dan kerak-kerak di kepalanya akan semakin berkurang.

  10. Lidah buaya untuk mengatasi luka bakar pada anak
    Bila karena sesuatu hal anak Anda sampai mengalami luka bakar, coba obati dengan lidah buaya.

    Caranya adalah, ambil daging lidah buaya, kemudian oleskan pada permukaan kulit anak yang terkena luka bakar.

  11. Bawang merah untuk mengobati demam
    Saat anak demam, segera berikan obat penurun panas. Demam merupakan gejala bahwa tubuh anak sedang melawan suatu infeksi tertentu. Demam yang terlambat diatasi, bisa saja menimbulkan dampak yang cukup berbahaya bagi anak.

    Untuk mengatasi demam, bila Anda tidak memiliki obat turun panas di rumah, Anda dapat memanfaatkan bawang merah untuk membantu meringankan keluhan demam pada anak. Bawang merah mampu menurunkan suhu tubuh anak karena mengandung beberapa zat aktif, yaitu minyak atsiri, kaemferol, sikloaliin, kuersetin, metilaliin, dan floroglusin.

    Caranya membuat ramuan bawang merah untuk menurunkan demam anak adalah, ambil 5 butir bawang merah, kupas, cuci bersih, lalu tumbuh kasar, dan tambahkan sedikit minyak kayu putih. Kemudian, balurkan ke tubuh anak, terutama pada bagian kening, perut, punggung, dan diamkan. Setelah kering, bersihkan tubuh anak dengan handuk menggunakan air hangat.

    Untuk masalah demam, para orangtua harus benar-benar hati-hati dan serius dalam memantau kondisi anak yang demam. Karena, demam tinggi yang berlangsung terus-menerus dapat merupakan pertanda sedang terjadi sesuatu yang mungkin saja membahayakan jiwa anak. Satu hal yang perlu diingat oleh para orangtua, jika lebih dari 2 hari demam anak tak juga kunjung turun, maka orangtua harus segera membawa anak ke dokter atau rumah sakit.

  12. Garam untuk meringankan nyeri sakit gigi pada anak

    Garam dapat dimanfaatkan untuk meringankan keluhan nyeri karena sakit gigi. Garam menjaga keseimbangan PH di mulut, memberikan suasana yang basa di mulut, sehingga bakteri di mulut tidak dapat tumbuh subur dan berkembang biak.

    Cara memanfaatkan garam untuk meringankan nyeri sakit gigi adalah dengan cara berkumur-kumur dengan menggunakan air garam. Saat anak sakit gigi, ambil 1 gelas air putih hangat, tambahkan 1 sendok teh garam, aduk-aduk hingga larut, kemudian biarkan anak-anak kumur-kumur dengan air garam tersebut setiap 3 jam sekali.

    Cara lain memanfaatkan garam untuk meringankan keluhan nyeri sakit gigi adalah dengan menggunakan campuran garam + bawang putih. Campuran ini dapat membantu meredakan nyeri sakit gigi pada anak akibat gigi berlubang. Caranya, tumbuk halus satu siung bawang putih dan tambahkan 1 sedok teh garam, haluskan dan aduk rata, kemudian tempelkan campuran garam + bawang putih tersebut ke bagian gigi yang berlubang, dan diamkan selama sekitar 10 menit. Setelah meresap, minta anak untuk berkumur-kumur dengan air hangat.

  13. Daun sirih untuk mengobati sakit gigi
    Tak hanya garam, daun sirih juga dapat menjadi obat tradisional untuk mengatasi sakit gigi. Cara memanfaatkan daun sirih sebagai obat tradisional untuk sakit gigi adalah, rebus sekitar 10 lembar daun sirih hingga mendidih, lalu dinginkan sebentar hingga hangat-hangat kuku, kemudian gunakan sebagai obat kumur untuk mengobati sakit gigi anak. Biarkan anak berkumur-kumur dengan air rebusan daun sirih tersebut sebanyak 2-3 kali sehari.

    Air rebusan daun sirih dapat membersihkan gigi dan mulut anak, juga berkhasiat membunuh kuman yang menempel di gigi anak.

  14. Baking soda (soda kue) untuk mengatasi bengkak karena gigitan serangga
    Baking soda atau soda kue biasanya dimanfaatkan untuk memasak (membuat kue). Selain untuk hal tersebut, rupanya banyak manfaat lain yang dimiliki oleh baking soda, salah satunya adalah meringankan bengkak pada kulit akibat digigit serangga.

    Bila anak Anda mengalami bengkak pada kulit karena gigitan serangga, coba gunakan baking soda. Caranya adalah, campur satu sendok teh baking soda dengan sedikit air, aduk-aduk rata hingga membentuk pasta, lalu oleskan pada bagian kulit yang terkena gigitan serangga, dan biarkan kering. Setelah kering, bersihkan. Lakukan terus hingga bengkaknya mengempis.

  15. Jahe untuk mengatasi kembung dan mual muntah pada anak
    Jahe selain dikenal sebagai bumbu masakan, juga banyak digunakan untuk pengobatan. Teh jahe memiliki banyak khasiat diantaranya adalah mampu mengatasi keluhan kembung pada perut dan mual muntah pada anak-anak.

    Anak-anak seringkali susah makan karena merasa tidak enak (kembung, mual) pada perutnya. Untuk mengatasi keluhan kembung dan mual muntah pada anak, Anda dapat memanfaatkan teh jahe.

    Caranya adalah, ambil 1 ruas jari jahe segar, cuci bersih, kupas kulitnya, iris-iris tipis atau parut, kemudian masak bersama 120 ml air hingga mendidih. Setelah mendidih, diamkan sebentar selama 4-5 menit, kemudian tambahkan sedikit madu agar terasa lebih nikmat. Selanjutnya, minumkan ke anak.

Itulah beberapa obat-obatan herbal yang dapat digunakan orangtua untuk mengatasi berbagai keluhan dan penyakit pada anak. Semoga bermanfaat.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: