Informasi dan Tips – informasitips.com

Nutrisi Penting untuk Tumbuh Kembang Anak

informasitips.com – Proses tumbuh kembang seorang Anak sangat ditentukan oleh nutrisi yang masuk ke dalam tubuh mereka. Setiap zat yang dikonsumsi memiliki perannya masing-masing yang dibutuhkan oleh tubuh. Vitamin yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang sangat sedikit pun bisa memberikan dampak yang signifikan jika tubuh sampai mengalami defisiensi. Oleh karena itu, setiap orang tua sangat diharapkan untuk selalu memerhatikan setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh Anaknya agar kebutuhan Anak akan nutrisi selalu terpenuhi, sehingga proses tumbuh kembang mereka tidak terganggu. Berikut beberapa nutrisi penting yang sangat dibutuhkan oleh Anak untuk proses tumbuh kembangnya:

Nutrisi Penting untuk Tumbuh Kembang Anak

sumber gambar: ateasewitheating.com

  1. Kalsium

    Pentingnya: Kalsium merupakan unsur yang sangat penting bagi pertumbuhan tulang Anak Anda. Perkembangan tulang yang sehat akan membuat pertumbuhan fisik Anak Anda menjadi optimum. Tidak hanya sehat, tetapi kalsium juga membuat tulang Anak semakin kuat dan tentunya hal ini merupakan modal yang kuat bagi pertumbuhan dan perkembangan Anak Anda ke depannya agar terhindar dari osteoporosis. Fungsi lain dari unsur yang satu ini adalah membanu fungsi otot, irama jantung dan proses pembekuan darah jika terjadi luka.

    Kebutuhan: untuk Anak dengan umur 1 sampai 3 tahun membutuhkan asupan kalsium sebanyak 500 mg per hari. Sedangkan Anak dengan umur 4 sampai 8 tahun membutuhkan 800 mg Kalsium per hari, dan anak umur 9 hingga 18 tahun membutuhkan asupan kalsium sebanyak 1300 mg per hari.

    Defisiensi: Jika Anak Anda tak cukup mendapat asupan kalsium, maka kebutuhan kalsium akan diambil dari tulang. Jika itu terjadi, maka kekuatan tulang pun akan berkurang, pada akhirnya akan memberikan dampak negatif bagi pertumbuhan dan perkembangan Anak Anda. Tidak hanya itu, osteoporosis dapat mengancam jika kekurangan Kalsium terus dibiarkan terjadi.

    Sumber Pangan: Sumber kalsium dapat diperoleh dari susu, keju, yoghurt, es krim, jus jeruk, sayuran hijau (bayam, brokoli), kuning telur, sereal dan tahu.

  2. Besi

    Pentingnya: Besi merupakan unsur yang dibutuhkan oleh darah untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Anak-anak membutuhkan unsure ini untuk mendukung pertumbuhan mereka yang cepat. Anak yang tumbuh dan berkembang akan mendapatkan volume darah tambahan yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan setiap organ di dalam tubuh. Pertambahan volume darah tentunya harus didukung oleh asupan besi yang cukup, sehingga darah tetap bisa menjalankan salah satu fungsinya dalam mengedarkan seluruh oksigen ke seluruh tubuh. Bagi para anak perempuan yang sudah mendapatkan siklus menstruasinya, maka mereka harus lebih banyak lagi mendapatkan asupan besi guna mengganti kehilangan darah yang terjadi saat menstruasi. Tidak hanya itu, sehabis berolahraga Anak-anak juga membutuhkan asupan besi tambahan guna mengganti kehilangan besi yang dibuang lewat keringat.

    Kebutuhan: Bayi membutuhkan asupan besi sebanyak 6 hingga 10 miligram per hari. Anak-anak membutuhkan 10 hingga 15 miligram besi per harinya, dan Anak dengan usia lebih dari 10 tahun membutuhkan besi paling tidak 15 miligram per harinya.

    Defisiensi: Kerkurangan unsur besi dapat menyebabkan seorang anak mudah mengalami kelelahan, tidak berenergi dan sakit kepala. Jika keadaan defisiensi besi terus dibiarkan maka anak dapat mengalami anemia defisiensi-besi.

    Sumber pangan: daging sapi, ikan tuna, daging ayam, udang, roti, sereal, kacang-kacangan, biji-bijian, ati, sayuran hijau.

  3. Serat

    Pentingnya: Bagi anak-anak serat sangat penting untuk kelancaran proses pencernaan mereka, dengan lancarnya pencernaan maka akan semakin banyak nutrisi yang terserap ke dalam tubuh. Serat juga berguna dalam mencegah dan menyembuhkan konstipasi atau susah buang air besar. Jika Anak sampai mengalami konstipasi, maka dikhawatirkan proses pencernaannya tidak akan lancar, seperti yang telah dikatakan sebelumnya bahwa tentu saja hal tersebut akan mengganggu proses penyerapan nutrisi di dalam saluran pencernaan, dan pada akhirnya akan mengganggu proses tumbuh kembang Anak Anda. Fungsi lain dari serat bagi kesehatan adalah menurunkan tingkat kolesterol tubuh, menurunkan tingkat kresiko diabetes serta penyakit jantung. Jadi, jika kebutuhan Anak Anda akan serat terpenuhi sedari kecil maka hal itu akan menjadi modal bagi kehidupannya kelak untuk selalu tetap sehat.

    Kebutuhan: Untuk mengetahui kebutuhan per hari Anak akan serat, maka caranya adalah usia Anak Anda dijumlahkan dengan 5 dan diperoleh kebutuhan serat dalam satuan gram per hari. Contoh, jika Anak Anda berumur 5 tahun, maka kebutuhannya akan serat sebanyak 10 gram per hari.

    Defisiensi: Kekurangan asupan serat akan memengaruhi kelancaran proses pencernaan Anak. Terganggunya proses pencernaan akan sangat memengaruhi pemenuhan kebutuhan nutrisi Anak. Hindari kondisi dimana Anak Anda kekurangan asupan serat.

    Sumber pangan: biji-bijian, serealia, kacang-kacangan, buah-buahan, sayur-sayuran, pasta dan lain sebagainya.

  4. Kalium

    Pentingnya: Kalium diperlukan oleh tubuh untuk menjaga fungsi jantung dan otot, selain itu kalium juga menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Fungsi yang lain dari kalium adalah berperan dalam proses produksi energy serta membuat tulang Anak Anda menjadi lebih kuat. Mengkonsumsi kalium dalam jumlah yang cukup akan membuat tekanan darah Anak Anda berada pada level yang normal. Jika kebiasaan mengkonsumsi Kalium (sesuai kebutuhannya) tersebut tetap terjaga, maka seiring dengan bertambahnya usia Anak tekanan darah mereka tetap terjaga pada level yang normal.

    Kebutuhan: Berikut kebutuhan Anak akan Kalium per harinya

    • Anak usia 1-3 tahun = 3000 miligram
    • Anak usia 4-8 tahun = 3800 miligram
    • Anak usia 9-13 tahun = 4500 miligram
    • Anak usia 14-18 tahun = 4700 miligram

    Defisiensi: keadaan dimana tubuh mengalami defisiensi kalium disebut hipokalemia. Defisiensi kalium pada tingkat awal tidak akan terlalu banyak menunjukkan gejala, tetapi jika sampai pada tingkat yang parah maka kondisi yang fatal tidak akan terelakkan lagi. Beberapa gejala yang akan muncul jika tubuh mengalami defisiensi kalium adalah disaritmia (irama jantung yang abnormal), konstipasi, kerusakan otot, dan lemah otot.

    Sumber pangan: Kalium dapat diperoleh dengan mengkonsumsi pisang atau buah-buahan yang lain, seafood, sayuran, daging dan lain-lain.

  5. Vitamin D

    Pentingnya: seperti halnya kalsium, vitamin berperan penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tulang Anak Anda. Vitamin D dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu dalam proses penyerapan kalsium untuk pertumbuhan tulang yang maksimum.

    Kebutuhan: Untuk bayi sampai usia 50 tahun rekomendasi asupan vitamin D per harinya adalah 200 IU atau 5 mikrogram. Sedangkan untuk mereka yang berusia 51 sampai 70 tahun adalah 400 IU atau 10 mikrogram per hari, dan untuk yang berusia lebih dari 71 tahun adalah 600 IU atau 15 mikrogram per hari.

    Defisiensi: Kekurangan vitamin D pada anak dapat menyebabkan terganggunya pertumbuhan tulang. Pertumbuhan tulang yang terganggu akan memengaruhi secara keseluruhan pertumbuhan dan perkembangan Anak Anda.

    Sumber pangan: Vitamin D dapat diperoleh dari susu, makanan yang difortifikasi, ikan tuna, salmon. Selain itu, sinar matahari juga merupakan seumber vitamin D yang baik.

  6. Folat

    Pentingnya: Folat sangat dibutuhkan untuk memroduksi dan memelihara sel. Pada Anak-anak, zat ini sangat penting untuk proses pertumbuhan dan perkembangan mereka. Pada ibu hamil, folat sangat dibutuhkan untuk perkembangan janin dimana pada saat itu folat dapat membantu proses pertumbuhan dan pembagian fungsi sel yang cepat yang sedang terjadi di dalam rahim ibu. Folat juga dibutuhkan oleh anak untuk memroduksi sel darah normal serta untuk mencegah anemia. Dalam proses metabolism tubuh, folat juga berperan dalam menjaga level homosistein pada kisaran nilai normal, jika kadar homosistein dalam tubuh meningkat maka resiko berkembangnya penyakit jantung koroner, serangan jantung, stroke, dan Alzheimer akan meningkat.

    Kebutuhan: Berikut kebutuhan folat pada manusia berdasarkan usianya:

    • Anak usia 1-3 tahun = 150 mikrogram
    • Anak usia 4-8 tahun = 200 mikrogram
    • Anak usia 9-13 tahun = 300 mikrogram
    • Anak usia 14-18 tahun = 400 mikrogram

    Defisiensi: kekurangan folat akan memengaruhi proses pertumbuhan anak pada tingkat seluler. Berbagai ancaman penyakit seperti yang telah disebutkan di atas akan menghantui jika tubuh sampai kekurangan folat.

    Sumber pangan: sereal, telur, bayam, ati sapi, buah alpukat, brokoli, asparagus, papaya, jeruk, pisang dan lain sebagainya.

  7. Vitamin E

    Pentingnya: Perannya sebagai antioksidan membuat vitamin E memiliki fungsi yang penting bagi tubuh, diantaranya memperbaiki sel kulit yang rusak akibat sinar matahari, mencegah penyakit kardiovaskular, mencegah infeksi mata dan lain-lain. Fungsi lain dari vitamin E adalah memperkuat system kekebalan tubuh sehingga Anak akan lebih tahan terhadap berbagai ancaman penyakit, terutama di cuaca yang semakin tak menentu ini.

    Kebutuhan: Anak-anak membutuhkan sekitar 4 sampai 5 miligram vitamin E per harinya. Sementara mereka yang bernjak ke remaja membutuhkan 11 mg vitamin E per hari, dan untuk remaja membutuhkan vitamin sekitar 15 miligram per hari.

    Defisiensi: meskipun dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit, namun kekurangan vitamin E dapat membawa dampak yang serius bagi kesehatan anak Anda, diantaranya adalah melemahnya sistem imunitas tubuh, jika hal itu terus terjadi maka berbagai ancaman kesehatan dapat menyerang anak Anda. Gejala lain yang ditunjukkan akibat defisiensi vitamin E adalah lemah otot, anemia, gangguan penglihatan.

    Sumber pangan: almond, minyak zaitun, brokoli, kedelai, bayam, buah kiw, mangga, tomat, kacang dan lain-lain.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: