Informasi dan Tips – informasitips.com

Nilai-Nilai dan Hikmah Puasa yang Bisa Diajarkan Kepada Anak

informasitips.com – Setiap tahun setiap umat Muslim di dunia selalu dipertemukan dengan satu bulan yang disebut dengan bulan Ramadhan atau bulan puasa. Pada bulan tersebut seluruh umat Muslim diwajibkan berpuasa. Bulan puasa yang umumnya selalu dilalui selama 30 hari tentu memiliki makna atau himah-hikmah tersendiri yang dirasakan oleh seluruh umat Muslim yang menjalankannya.

Bagi Anda yang berusia baligh atau dewasa mungkin akan mengerti apa maksud, tujuan, nilai-nilai, dan hikmah yang terkandung dari kegiatan puasa yang dilakukan selama satu bulan penuh. Namun, bagi anak-anak yang baru mengenal puasa dan baru mengikuti kegiatan berpuasa kemungkinan besar belum mengerti kandungan nilai-nilai dan hikmah di balik kegiatan berpuasa. Bagi anak-anak, mereka akan menganggap bahwa berpuasa adalah kegiatan tidak makan dan tidak minum dari Subuh hingga bedug Maghrib. Hanya sebatas itulah pengertian mereka tentang berpuasa. Dengan pengertian sebatas itu, beberapa anak-anak akan menolak melakukan puasa dikarenakan tidak ingin merasa lapar dan haus. Untuk itu, sebagai orang tua, pengajar, atau pembimbing anak-anak perlu memberi pengetahuan yang lebih baik lagi seputar kegiatan berpuasa. Fungsinya, tentu saja akan membuat anak Anda menyadari bahwa berpuasa itu memiliki banyak nilai-nilai terpuji dan menjadikan berpuasa sebagai suatu kegiatan yang menyenangkan untuk mereka.

Nilai dan Hikmah puasa bagi Anak

sumber gambar: childrenslantern.org

Berikut adalah nilai-nilai kebaikan dan hikmah berpuasa yang bisa Anda ceritakan atau Anda ajarkan secara sederhana kepada anak-anak Anda.

  • Puasa adalah perintah yang bersumber dari Tuhan

    Mungkin sebagian anak masih ada yang belum mengerti bahwa sesungguhnya puasa adalah kewajiban yang diperintahkan oleh Tuhan kepada umat Muslim. Sebagian anak masih beranggapan bahwa berpuasa itu sebenarnya adalah perintah orang tua saja. Jika Anda ingin anak-anak Anda mulai ikut berpuasa, maka sebaiknya sebelum memasuki bulan puasa terlebih dahulu Anda memberi pengertian dengan bahasa yang ringan dan mudah dimengerti bahwasanya puasa itu adalah perintah Tuhan. Contohnya, Anda bisa mengatakan pada anak Anda bahwa setiap orang yang berpuasa akan mendapat pahala langsung dari Tuhan bukan dari orang tua. Semakin rajin anak-anak berpuasa semakin disayang pula ia oleh Tuhan. Cukup beri penjelasan yang ringan dengan bahasa sederhana namun mengemukakan tujuan sebenarnya.

  • Puasa mendekatkan diri kepada Tuhan

    Karena puasa bersumber langsung dari perintah Tuhan, maka menjalankan puasa sama artinya mematuhi perintah Tuhan. Siapa saja yang mematuhi perintah Tuhan tentu akan merasa dekat dengan Tuhannya. Coba saja bila seseorang tidak patuh terhadap perintah Tuhan, tentu saja Tuhan tidak menginginkan umat yang bandel dan sulit diatur. Jelaskan dengan bahasa anak-anak, apabila perlu gunakan aksen anak-anak agar penjelasan Anda dapat diterima dengan mudah oleh mereka.

  • Puasa melatih kesabaran dan amarah

    Sesungguhnya kegiatan berpuasa bukan saja sekedar menahan haus karena tidak minum dan bukan pula sekedar menahan lapar karena tidak makan, melainkan puasa juga melatih kesabaran. Beri penjelasan kepada anak Anda bahwa ketika berpuasa seseorang akan dilatih untuk bersabar dalam merasakan rasa haus dan lapar mulai dari subuh hingga Maghrib tiba.

  • Puasa melatih untuk berempati kepada sesama

    Berempati atau turut merasakan beban derita sesama adalah bagian dari nilai dan hikmah berpuasa. Hal itu bisa Anda terangkan kepada anak-anak yang baru memulai melakukan puasa pertamanya atau anak-anak yang sudah berpuasa dari tahun ke tahun namun belum mengerti benar hikmah-hikmah yang terkandung dalam puasa. Menahan dahaga dan lapar merupakan salah satu cara untuk merasakan penderitaan orang-orang yang berada di garis kemiskinan. Katakan pada anak-anak Anda bahwa hal tersebut tidak berbahaya.

  • Puasa mengajarkan arti bersyukur

    Nilai dan hikmah puasa lainnya yang bisa diajarkan kepada anak Anda adalah puasa mengajarkan arti bersyukur. Beritahu anak Anda bahwa berpuasa membuat manusia untuk lebih bisa mensyukuri atas nikmat yang ia miliki. Rasa tidak enak akan lapar dan haus membuat kita menyadari bahwa makanan dan minuman yang telah kita miliki selama ini adalah sesuatu yang berharga yang sudah sepatutnya disyukuri. Dengan mengetahui hal tersebut, tidak hanya membuat anak Anda mau berpuasa, tetapi juga akan memberikan dia pelajaran hidup untuk lebih bisa mensyukuri apapun yang telah dia miliki. Dengan bersyukur, hidup akan lebih bahagia.

  • Puasa menghindarkan diri dari sifat rakus

    Ini adalah point yang paling sederhana dan paling mudah untuk Anda terangkan kepada anak-anak Anda tentang nilai dan hikmah puasa. Puasa sejatinya menahan diri, dengan menahan diri tentu saja menghindarkan sikap rakus yang selalu ingin ini itu secara bersamaan. Dengan berpuasa, hasrat untuk melahap segala sesuatunya akan berkurang dikarenakan beberapa jam dalam sehari umat yang menjalankan puasa harus menahan diri untuk tidak makan dan minum.

Itulah beberapa nilai-nilai dan hikmah puasa yang bisa diajarkan kepada anak-anak Anda di rumah. Pemahaman yang lebih mendalam tentang arti berpuasa tentu akan membantu anak Anda menjalankan puasanya dengan baik dan bersemangat. Namun harus diingat bahwasanya bahasa yang Anda gunakan dalam mengajarkan anak akan berperan penting untuk keberhasilan materi nilai-nilai dan hikmah puasa yang akan disampaikan. Ada beberapa tips ringan yang bisa Anda terapkan ketika mengajarkan anak tentang nilai-nilai dan hikmah puasa.

Pergunakan bahasa yang mudah dimengerti
Anak-anak akan cendrung merasa cepat bosan jika mendengar orang tuanya mengajarkannya dengan bahasa yang sulit dimengerti. Anda tidak perlu terlihat pintar di hadapan anak-anak Anda dengan menggunakan istilah-istilah asing yang sulit ia cerna. Sesuaikan usia dengan gaya bahasa saat Anda ingin mengajarkan mereka. Bahasa yang santai (tidak menggurui) dan halus selalu membuat anak-anak tertarik mendengarkan apa yang ingin Anda sampaikan. Apabila perlu gunakanlah bahasa yang mereka gunakan sehari-hari dalam dunianya.

Tidak bertele-tele
Mengajarkan anak tentang nilai-nilai dan hikmah puasa bukan berarti Anda harus tampil bak seorang penceramah professional. Anak-anak akan bosan bila Anda menceramahi mereka panjang lebar. Hampir tidak ada anak-anak yang betah jika harus berhadapan dengan yang namanya obrolan satu arah yang panjang dan membosankan. Anda bisa mengajar seperti sedang berdialog dua arah dengan anak-anak Anda. Libatkan mereka untuk merespon apa yang Anda sampaikan seperti dengan mengatakan, “Kamu mengerti, sayang?” atau “Ada lagi gak yang mau kamu tanyakan hayo?” Pola menyampaikan materi seperti itu akan membuat anak-anak Anda merasa nyaman dan materi akan mudah dicerna.

Tidak marah-marah
Mengajarkan anak tentang nilai-nilai dan hikmah puasa terkadang gampang-gampang susah. Ada anak yang mudah menyerap segala sesuatu yang disampaikan orang tuanya, ada pula yang justru sebaliknya. Bahkan tidak sedikit pula anak-anak yang mengacuhkan apa yang Anda ajarkan tentang berpuasa, karena mereka merasa belum membutuhkannya. Jangan emosi atau marah-marah bila menghadapi kenyataan anak Anda seperti itu. Sebagai orang tua Anda dituntut untuk bersabar dan tekun memberi pengertian dari waktu ke waktu.

Demikian tips mengajarkan anak tentang nilai dan hikmah dari berpuasa. Semoga nilai-nilai dan hikmah berpuasa bisa tersampaikan dengan baik kepada Anak-anak Anda. Selamat mencoba!



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: