Informasi dan Tips – informasitips.com

Neutron: Penemu dan Pengertian

Posted on by in , with 0 Comments

informasitips.com – Pada tahun 1920, Ernest Rutherford mengkonseptualisasikan kemungkinan keberadaan neutron. Secara khusus, Rutherford menganggap bahwa adanya perbedaan antara jumlah atom dari atom dan massa atom dapat dijelaskan oleh adanya partikel bermuatan netral dalam atom inti. Dia menganggap neutron menjadikan netral sebuah elektron yang mengorbit proton.

Pada tahun 1930 Viktor Ambartsumian dan Dmitri Ivanenko di Uni Soviet menemukan bahwa, bertentangan dengan pendapat yang berlaku sebelumnya, inti tidak dapat terdiri dari proton dan elektron. Mereka membuktikan bahwa beberapa partikel netral harus hadir selain proton.

Pada tahun 1931, Walther Bothe dan Herbert Becker di Jerman menemukan bahwa jika partikel alpha yang penuh energi yang dipancarkan dari polonium jatuh pada elemen cahaya tertentu, khususnya berilium, boron, atau lithium, sebuah radiasi yang menembus secara tidak biasa telah diproduksi. Pada awalnya radiasi ini dianggap radiasi gamma, meskipun penetrasinya lebih dari sinar gamma yang biasa dikenal, dan rincian hasil eksperimen sangat sulit untuk menafsirkan dasar ini. Kontribusi penting berikutnya dilaporkan tahun 1932 oleh Irène Joliot-Curie dan Frédéric Joliot di Paris. Mereka menunjukkan bahwa jika radiasi ini diketahui jatuh pada parafin, atau senyawa yang mengandung hidrogen-lainnya, akan mengeluarkan proton energi yang sangat tinggi.

informasitips.comProses Penemuan dan Identifikasi

Pada tahun 1932, James Chadwick melakukan serangkaian eksperimen di Universitas Cambridge, menunjukkan bahwa hipotesis sinar gamma tak bisa dipertahankan. Dia menyarankan bahwa radiasi baru terdiri dari partikel bermuatan yang memiliki massa hampir sama dengan proton, dan ia melakukan serangkaian percobaan verifikasi sarannya. Partikel-partikel bermuatan tersebut disebut neutron, yang berasal dari Bahasa Latin yang berarti netral dan berakhir dengan istilah Yunani -on (yaitu elektron dan proton).

Pengertian

Neutron adalah partikel subatomik Hadron yang memiliki n simbol atau N0, tidak ada muatan listrik bersih dan massa sedikit lebih besar daripada proton. Kecuali hidrogen, inti atom terdiri dari proton dan neutron, yang oleh karena itu secara kolektif disebut sebagai nukleon. Jumlah proton dalam inti atom adalah jumlah dan mendefinisikan jenis elemen bentuk atom. Neutron berperan penting dalam sebuah inti atom karena mereka mengikat proton melalui ikatan yang kuat; proton tidak dapat mengikat satu sama lain karena daya tolakan elektromagnetik lebih kuat daripada daya tariknya. Jumlah neutron juga nomor neutron dalam menentukan isotop elemen. Sebagai contoh, isotop karbon-12 memiliki 6 proton berlimpah dan 6 neutron, sedangkan karbon-14 radioaktif isotop sangat jarang memiliki 6 proton dan neutron 8.

Ketika neutron terikat dalam inti stabil stabil, neutron bebas tidak stabil, mereka menjalani peluruhan beta (beta decay) seumur hidup dengan rata-rata hanya di bawah 15 menit (881,5 ± 1,5 s) neutron bebas diproduksi dalam fisi dan fusi nuklir. Sumber neutron khusus seperti reaktor riset dan sumber spallation menghasilkan neutron bebas untuk digunakan dalam non-radiasi dan dalam eksperimen hamburan neutron. Meski bukan unsur kimia, neutron bebas kadang-kadang dimasukkan dalam tabel nuklida. Hal ini kemudian dianggap memiliki nomor atom nol dan nomor massa dari satu, dan kadang-kadang disebut sebagai neutronium.

Neutron telah menjadi kunci untuk produksi listrik nuklir. Setelah neutron ditemukan pada tahun 1932, direalisasi pada tahun 1933 bahwa ada kemungkinan memediasi reaksi berantai nuklir. Pada tahun 1930, neutron digunakan untuk memproduksi berbagai jenis transmutasi nuklir. Saat fisi nuklir itu ditemukan pada tahun 1938, ia segera direalisasi bahwa ini mungkin menjadi mekanisme untuk menghasilkan neutron untuk reaksi berantai, jika proses ini juga menghasilkan neutron, dan ini terbukti pada tahun 1939, yang memperjelas produksi tenaga nuklir. Beberapa perisitiwa dan penemuan ini memunculkan reaksi rantai nuklir buatan manusia pertama (Chicago Pile-1, 1942) dan senjata-senjata nuklir pertama (1945).

Referensi: Wikipedia

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

JOIN US ON

NEWSLETTER

Mau berlangganan artikel Kami? Tulis Email Anda pada form di bawah ini.

Cek Email Anda setelahnya untuk mengaktifkan layanan newsletter. Terimakasih