Informasi dan Tips – informasitips.com

Mual Muntah saat Hamil

informasitips.com – Satu dari dua wanita hamil mengalami keluhan mual dan muntah (emesis gravidarum). Keluhan ini dirasakan pada minggu ke-5, lalu semakin meningkat pada kehamilan 9 minggu dan menghilang pada minggu ke-16 kehamilan. Namun ada pula wanita yang mengalaminya selama kehamilan berlangsung (hiperemesis gravidarum) dan bahkan harus di rawat di rumah sakit.

Rasa mual ini biasanya timbul pada pagi hari/morning sickness, namun tidak harus pagi hari. Walaupun mual dan muntah, wanita hamil tidak merasa sakit, tidak sepanjang hari mual, dan hanya pada waktu tertentu yang pada hari-hari selanjutnya dirasakan kembali. Penyebab sebenarnya belum diketahui, namun beberapa faktor dapat mencetuskan keluhan ini:

  • Hormon yang hanya dikeluarkan saat hamil yaitu hCG (Chorionic Gonadotropin Hormone), mempengaruhi pencernaan, indra perasa dan penciuman menjadi sensitif terhadap rasa dan bau tertentu.
  • Pada pagi hari, gula darah cenderung rendah, ini pun bisa bikin mual.
  • Jika Anda kurang vitamin B dan Zinc/seng, ini juga memicu morning sickness.
  • Ibu yang mengandung bayi kembar, mengalami keluhan lebih berat.
  • Tablet besi juga mencetuskan rasa mual

Jika Anda menderita morning sickness, tidak harus meminum obat. Namun jika sangat menggangu, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter tentang obat mual-muntah yang cocok. Anda juga bisa mencoba cara alami yang lebih menarik daripada meminum obat, misalnya:

  • Teh herbal dengan jahe atau peppermint dapat meredakan gejala.
  • Banyak beristirahat, dan menyandarkan kaki ke tempat yang lebih tinggi, dapat mengurangi stress yang berhubungan dengan mual.
  • Mual Mutah saat Hamil

  • Makan sedikit biskuit kering, sebelum bangun dari tempat tidur pada pagi hari, atau diantara waktu makan dapat menyeimbangkan kadar gula darah.
  • Banyak minum untuk menggantikan cairan karena muntah.
  • Makanan rendah lemak dengan porsi kecil yang dibagi rata sepanjang hari. Ini dapat menghindari fluktuasi kadar gula darah.
  • Hindari makanan pedas.
  • Yoga, pijat refleksi dan akupresur dapat meringankan gejala mual dan muntah.
  • Aromaterapi dapat membuat suasana diri tenang. Namun beberapa aroma malah memicu mual. Untuk itu, pilih dulu aroma yang sesuai untuk Anda sendiri.

Hiperemesis gravidarum/muntah yang berlebihan saat hamil

Normalnya mual muntah akan menghilang pada minggu ke-16 kehamilan. Namun bila bertambah berat, atau muncul gejala dehidrasi misalnya merasa berkunang-kunang, bibir dan mulut kering, ini saatnya Anda ke dokter. Karena masalah ini akan mempengaruhi kesehatan ibu dan janin. Hiperemesis dikaitkan dengan beberapa penyakit, seperti:

  • Pada penderita migrain, hipertiroid, diabetes, berat badan kurang dan penyakit maag kronis, kemungkinan menderita hiperemesis saat hamil akan meningkat.
  • Adanya hiperemesis dikaitkan dengan kehamilan anggur/ hamil mola, adanya kelainan kromosom janin (misalnya sindrom down) dan hidrops fetalis (penumpukan cairan di seluruh tubuh bayi)

Kehamilan bukan satu-satunya penyebab muntah berlebihan. Penyakit lain, misalnya ulkus peptic/luka lambung, hepatitis/darang hati, pankreatitis/radang pankreas, bisa juga menyebabkan muntah yang berlebihan. Maka dokter Anda juga memeriksakan kemungkinan-kemungkinan ini supaya kehamilan Anda tetap aman.

Pada awal kunjungan Anda ke rumah sakit, dokter akan memeriksa keadaan umum Anda, apakah Anda dehidrasi atau tidak. Kemudian terapi awal adalah mengganti cairan tubuh yang hilang karena muntah dengan cairan infus yang mengandung gula dan elektrolit. Anda juga akan diberikan vitamin B1, B6, dan magnesium. Selain itu tentunya juga diberikan obat antiemesis. Setelah dehidrasinya teratasi, barulah dicari apakah ada kemungkinan penyakit lain yang menyebabkan hiperemesis pada pasien. Komplikasi hiperemesis misalnya, bayi lahir prematur, kerusakan ginjal, kelemahan otot, gangguan jantung dan kerusakan otak jarang terjadi.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *