Informasi dan Tips – informasitips.com

Mi Instan untuk Ibu Hamil, Bolehkah?

informasitips.com – Mi instan memang praktis dan lezat untuk disajikan kapanpun dan dimanapun. Kini mi instan bahkan digunakan sebagai makanan pokok bagi sebagian orang yang tidak sempat memasak. Padahal ada aturan khusus dalam mengonsumsi mi instan karena mengandung banyak zat kimia yang diduga dapat mengganggu kesehatan tubuh.

Komposisi Mi Instan

Bahan dasar mi instan adalah tepung yang dibumbui dengan sayur kering, garam, minyak, dan cabai. Untuk mendapatkan tekstur kenyal digunakan natrium polifosfat. Mi instan terasa nendang di lidah karena menggunakan pengatur keasaman kalium karbonat dan natrium karbonat, serta penguat rasa monosodium glutamate. Berdasarkan komposisi yang ada di dalamnya, maka mi instan mengandung karbohidrat, lemak, kolesterol, serat, vitamin A, B12, B6, B1, C, kalsium, asam folat dan zat besi. Semua zat gizi tersebut diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin, namun jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan harian ibu hamil. Jadi, ibu harus mengonsumsi tambahan nutrisi dari makanan segar.

Efek Samping Terlalu Banyak Mengonsumsi Mi Instan

Bolehkah Mi Instan untuk Ibu Hamil?

sumber gambar: nydailynews.com

Selain bahan asli, mi instan juga mengandung bahan-bahan kimia yang hanya boleh digunakan dalam batas takaran tertentu. Bahan-bahan ini tidak boleh dikonsumsi dalam waktu lama karena akan mengganggu kesehatan. Monosodium glutamate yang biasa disebut vetsin di dalam mi instan dapat menimbulkan gangguan lambung, gangguan tidur, dan mual jika dikonsumsi lebih dari 12 gr perhari. Dalam jangka panjang zat ini memicu hipertensi, asma, kanker, serta fimbromyalgia atau nyeri di seluruh tubuh. Berdasarkan efek samping tersebut, maka mi instan tidak seharusnya dikonsumsi secara terus-menerus oleh ibu hamil mengingat kehamilan sendiri rentan terhadap berbagai keluhan kesehatan. Selain itu, jika ibu hamil menjadi sakit karena konsumsi makanan yang tidak sehat maka janin juga turut merasakan efek negatifnya.

Semua makanan yang dikonsumsi ibu juga akan didistribusikan untuk janin yang dikandung. Masa intranatal adalah masa yang rentan dengan kelainan karena sedang terjadi perbanyakan dan perkembangan sel. Oleh karena itu, makanan yang dikonsumsi ibu hamil seharusnya mengandung nutrisi seperti asam folat, protein, multivitamin, mineral, serta jauh dari zat adiktif. Pada trimester satu terjadi pembentukan tabung saraf yang merupakan cikal bakal otak, MSG atau monosodium glutamate dapat mengganggu perkembangan sel saraf pusat sehingga menurunkan kecerdasan, bahkan bisa menyebabkan kecacatan.

Kini, mi instan juga disajikan dalam mug karet yang kedap air agar dapat dikonsumsi saat berada di perjalanan atau tempat wisata. Perlu anda ketahui bahwa bahan ini mudah meleleh jika terkena air panas sehingga larut dalam mi yang anda konsumsi. Memang bahan yang larut ini tidak kasat mata, tapi styrofoam (larutan bahan) tidak dapat dicerna sehingga menjadi benda asing yang merusak kesehatan anda.

Tips Mengonsumsi Mi Instan untuk Ibu Hamil

Mi instan boleh saja dikonsumsi sekali waktu dan tidak boleh lebih dari tiga kali dalam seminggu. Jika anda terpaksa mengonsumsi mi instan, terutama ketika hamil maka gunakan beberapa tips berikut untuk mengurangi zat adiktif yang ada di dalamnya:

  • Rebus mi dengan air dua kali lebih banyak dari takaran, kemudian buang airnya.
  • Masukkan kembali mi ke dalam air yang telah dipanaskan agar rasa mi tidak hilang.
  • Campurkan aneka sayuran dan protein sepeti tomat, kubis, sawi, daun bawang, telur, ikan, dan ayam untuk melengkapi nutrisinya. Selain rasa mi instan menjadi lebih lezat, tambahan makanan tersebut dapat mengurangi dampak negatif serta mencukupi kebutuhan gizi ibu hamil.
  • Hindari mengonsumsi mi instan dalam wadah plastik karena lelehan bahan dapat membahayakan kesehatan.

Saatnya anda mempertimbangkan kesehatan anda dan janin ketimbang memanjakan lidah dalam sekejap. Kehamilan merupakan momen penting dan terjadi satu kali bagi janin anda. Jadi pilihlah makanan yang terbaik bagi anda dan buah hati. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

One thought on “Mi Instan untuk Ibu Hamil, Bolehkah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

TEMUKAN KAMI DI:

NEWSLETTER

Mau berlangganan artikel Kami? Tulis Email Anda pada form di bawah ini.

Cek Email Anda setelahnya untuk mengaktifkan layanan newsletter. Terimakasih