Informasi dan Tips – informasitips.com

Mengapa Kita Menangis Saat Mengiris Bawang?

informasitips.com – Anda tentu pernah mengiris bawang, kan? Apa yang terjadi saat Anda mengiris bawang? Ya, mata akan terasa perih dan mungkin juga Anda akan menangis (mengeluarkan air mata). Sebenarnya, penyebab mengapa kita menangis dan mata terasa perih saat kita mengiris bawang adalah karena saat diiris bawang akan mengeluarkan sejumlah senyawa kimia tertentu yang bisa mengiritasi mata.

Ketika diiris atau dipotong, maka sel-sel bawang akan pecah, di mana, ketika sel-sel bawang tersebut pecah, maka enzim allinase yang terkandung di dalamnya akan kontak dengan udara dan terurai menjadi asam amino sulfoksida yang menghasilkan asam sulfenik. Salah satu asam sulfenik tersebut adalah asam propensulfenik. Karena tidak stabil, asam propensulfenik akan bereaksi lagi dengan enzim lainnya, yaitu enzim LF-sintase membentuk senyawa yang lebih stabil, yaitu syn-propanethial-S-oxide. Senyawa syn-propanethial-S-oxide tersebut merupakan gas yang bisa menguap dengan cepat di udara.

Senyawa Syn-propanethial-S-oxide adalah senyawa kimia iritan yang dapat mengiritasi mata sehingga membuat mata terasa perih (pedih). Senyawa Syn-propanethial-S-oxide juga dapat merangsang kelenjar air mata untuk memproduksi (mengelurkan) air mata. Kelenjar air mata akan semakin aktif dan terus mengeluarkan air mata untuk membersihkan senyawa kimia iritan tersebut.

menangis-saat-mengiris-bawang

Sayangnya, situasi tersebut justru membuat rasa perih bertambah parah, karena ketika mengenai mata, senyawa iritan Syn-propanethial-S-oxide juga akan bereaksi dengan air mata dan membentuk senyawa iritan lainnya, yaitu asam sulfat yang membuat mata terasa semakin perih. Itulah sebabnya mengapa kita menangis dan mata terasa sangat perih ketika kita mengiris bawang.

Biasanya, kita akan menangis dan mata terasa perih saat kita mengiris bawang merah. Sementara untuk jenis bawang lainnya seperti bawang putih, bawang bombay, daun bawang, biasanya mata kita tidak akan terlalu terasa perih saat kita mengirisnya. Alasannya, meskipun jenis bawang lainnya itu juga menghasilkan asam sulfenik ketika diiris, namun, umumnya memiliki kadar enzim LF-sintase yang rendah, sehingga tidak sampai membentuk senyawa Syn-propanethial-S-oxide yang bisa mengiritasi mata.

Tips agar tidak menangis saat mengiris bawang

Sebenarnya, ada beberapa tips dan cara yang dapat kita lakukan untuk menyiasati agar mata tidak terlalu perih saat kita mengiris bawang. Tips dan cara tersebut tentunya akan sangat membantu dan mempermudah kita saat harus “berurusan” dengan bawang ketika sedang memasak.

Berikut beberapa tips dan cara yang dapat dilakukan:

  • Rebus bawang terlebih dahulu sebelum dikupas, diiris dan dihaluskan. Hal ini akan menonaktifkan enzim pemicu terbentuknya senyawa iritan Syn-propanethial-S-oxide yang dapat mengiritasi mata.

    Selain merebus bawang, kita dapat juga merendam bawang dalam air mendidih selama 2-3 menit, sampai kulit luarnya melunak.

  • Gunakan kacamata saat mengupas, memotong, atau mengiris bawang. Cara ini akan melindungi mata kita dari uap/gas senyawa Syn-propanethial-S-oxide.
  • Simpan bawang terlebih dahulu di dalam lemari es (kulkas). Suhu yang dingin akan memperlambat reaksi kimia yang terjadi di dalam bawang, sehingga juga akan memperlambat pelepasan senyawa Syn-propanethial-S-oxide ke udara ketika bawang diiris atau dipotong.

    Pada suhu ruang, hanya butuh waktu sekitar 30 detik untuk menghasilkan Syn-propanethial-S-oxide ke udara ketika bawang diiris atau dipotong. Sementara pada suhu dingin, butuh waktu lebih lama, yaitu sekitar 30 menit untuk membentuk dan menghasilkan senyawa Syn-propanethial-S-oxide.

    Selain menyimpan di dalam kulkas, kita dapat juga mendinginkan bawang dengan cara merendam bawang terlebih dahulu di dalam air es, sebelum dikupas, diiris, atau dihaluskan.

  • Gunakan pisau yang tajam saat memotong atau mengiris bawang. Pisau yang tumpul akan lebih banyak memecahkan sel-sel bawang, yang pada akhirnya akan menghasilkan lebih banyak senyawa Syn-propanethial-S-oxide ke udara.
  • Gunakan kipas angin saat sedang memotong atau mengiris bawang, dan arahkan anginnya agar dapat menjauhkan uap/gas (senyawa iritan) bawang sehingga tidak sampai (terlalu banyak) mengenai mata.
  • Cara lain yang juga bisa dilakukan adalah dengan mengupas atau mengiris bawang di bawah air yang mengalir. Cara ini akan membuat asam amino sulfoksida dan komponen-komponen lainnya dalam bawang ikut terbawa air sehingga tidak sampai mengenai mata. Namun, cara ini dinilai kurang praktis, dan bila tidak dilakukan dengan hati-hati justru bisa berbahaya (melukai tangan).
  • Jika Anda memang benar-benar tidak tahan dengan uap dari bawang yang bisa membuat mata perih, Anda dapat memanfaatkan alat pencincang dan pengiris bawang untuk mempermudah kerja Anda saat harus memasak dengan bawang.

Ketika mata perih dan mengeluarkan air mata saat mengupas atau mengiris bawang, sebaiknya jangan dikucek-kucek atau digosok-gosok dengan tangan. Untuk meringankannya, kita dapat mengalirkan air ke mata kita untuk membilas senyawa iritan dari bawang yang membuat mata kita perih, atau bisa juga dengan pergi ke area terbuka dan menunggu sejenak agar senyawa tersebut hilang.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *