Informasi dan Tips – informasitips.com

Mengapa Digigit Nyamuk Bisa Gatal dan Bentol?

Posted on by in with 1 Comment

informasitips.com – Fakta unik yang perlu Anda ketahui dari serangga ini adalah bahwa tidak semua nyamuk menggigit dan menghisap darah manusia. Hanya nyamuk betina yang melakukannya. Mengapa demikian? Karena, darah yang dihisap oleh nyamuk tidak digunakan sebagai makanan, melainkan untuk proses produksi telur dalam tubuhnya. Nyamuk betina tersebut membutuhkan protein darah mangsanya untuk proses produksi telur mereka.

Setelah menghisap darah dari tubuh manusia dalam jumlah yang cukup, nyamuk betina akan berhenti beraktivitas untuk sementara. Selama masa istirahat tersebut, nyamuk memroduksi telur dalam tubuhnya. Protein dan zat besi yang terdapat dalam darah digunakan untuk menghasilkan asam amino yang merupakan bahan utama untuk mensintesa protein kuning telur.

Penyebab Gatal dan Bentol setelah Digigit Nyamuk

Nah, sekarang pertanyaannya adalah mengapa terasa gatal ketika digigit nyamuk? Sebenarnya sebutan yang tepat bukan digigit, akan tetapi dibedah. Karena, ketika nyamuk hinggap pada tubuh mangsanya, ia akan segera menempelkan proboscis-nya pada kulit. Proboscis adalah alat yang berfungsi untuk menghisap darah mangsanya. Proboscis ini mirip jarum, sangat halus dan berukuran lebih panjang dari ukuran kepalanya. Pada proboscis ini terdapat alat tajam seperti pisau yangdapat merobek kulit maju-mundur hingga menemukan pembuluh darah. Kemudian nyamuk mulai menghisap darah dengan menggunakan proboscis. Proses ini berlangsung sangat cepat, sehingga sekilas Anda hanya melihat bahwa nyamuk tersebut menusuk kulit Anda. Padahal tidak. Nyamuk tersebut telah melakukan pembedahan kecil pada kulit Anda, layaknya para dokter ahli bedah yang profesional.

Mengapa Digigit Nyamuk Gatal dan Bentol

sumber gambar: healthcarediseases.com

Ketika nyamuk menghisap darah manusia dengan proboscis-nya, pada saat yang sama nyamuk juga menyuntikkan air liurnya. Air liur ini mengandung zat-zat yang berfungsi sebagai zat antikoagulan (zat anti pembekuan darah), sehingga nyamuk bisa menghisap darah dengan cepat, karena darah tetap encer.

Air liur yang masuk pada jaringan darah, dan menempel pada kulit Anda, merupakan zat asing bagi tubuh. Sehingga sistem kekebalan tubuh secara spontan segera bereaksi dengan mengeluarkan antibodi untuk melawan zat-zat asing pada air liur nyamuk tersebut. Reaksi ini memicu pelepasan suatu senyawa yang disebut histamin.

Histamin adalah senyawa yang dapat memicu peradangan atau inflamasi pada jaringan tubuh. Histamin tersebut berperan penting dalam membantu zat antibodi dan senyawa protein lain dalam melawan zat atau benda ‘asing’ yang masuk dalam jaringan tubuh. Reaksi histamin selain menimbulkan peradangan juga dapat menyebabkan pembengkakan pada pembuluh darah yang ditusuk oleh proboscis nyamuk. Hal ini terlihat jelas pada munculnya gejala benjolan merah muda atau bentol dan terasa gatal pada permukaan kulit yang digigit/ditusuk nyamuk.

Artikel Terkait

One thought on “Mengapa Digigit Nyamuk Bisa Gatal dan Bentol?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

TEMUKAN KAMI DI:

NEWSLETTER

Mau berlangganan artikel Kami? Tulis Email Anda pada form di bawah ini.

Cek Email Anda setelahnya untuk mengaktifkan layanan newsletter. Terimakasih