Informasi dan Tips – informasitips.com

Mengapa Air Laut Rasanya Asin?

informasitips.com – Mungkin Anda sering bertanya-tanya, Mengapa ya air laut asin? Sementara air sumur, danau, dan sungai tidak. Sementara, di lihat dari sumber airnya hampir sama. Berikut adalah sedikit penjelasan ringkas tentang mengapa air laut asin, dirangkum dari berbagai sumber.

Air laut sebagian besar berasal dari air daratan juga, yaitu air tanah. Seperti kita pahami dalam ilmu tanah, tanah dan bebatuan kaya akan garam mineral, seperti kalium, natrium dan kalsium. Nah, dalam tanah air selalu bergerak melewati pori-pori tanah. Sebagian kemudian bertemu dengan mata air, atau mengalir ke sungai mengikuti aliran sungai hingga bermuara ke laut.

Dalam perjalanannya ini, air mau tidak mau membawa garam-garam mineral dari tanah dan bebatuan yang dilewatinya. Selain itu, hempasan gelombang ke pantai juga berpotensi memecah batu-batuan yang mengandung garam-garam mineral yang kemudian terangkut ke laut, sehingga, laut dipenuhi oleh garam-garam mineral dari seluruh penjuru daratan yang mengelilinginya.

lautAir laut memiliki potensi penguapan yang sangat besar, karena permukaan air laut sangat luas. Sehingga,, ketika siang hari suhu udara panas dan terik terjadi penguapan pada air laut. Ketika terjadi penguapan, yang menguap hanya air (H2O), sementara garam-garam mineral tetap tertinggal di dalam air laut. Jadi, itulah mengapa air laut kemudian menjadi asin.

Lalu mengapa air danau atau sumur tidak asin? Padahal sama-sama berasal dari air tanah juga? Pada dasarnya semua air mengandung garam mineral, hanya kadarnya saja yang berbeda. Demikian juga halnya dengan air danau dan sumur. Danau dan sumur memiliki permukaan yang tidak terlalu luas, sehingga penguapan menjadi lebih sedikit. Artinya, air yang menguap dengan air yang masuk ke danau masih seimbang. Selain itu, sumber garam mineral yang masuk ke danau atau sumur sangat terbatas. Sangat berbeda sekali dengan laut yang sumber garam mineralnya berasal dari seluruh penjuru daratan.

Air laut rata-rata mengandung 3,5% garam mineral atau dalam artian setiap 1 liter air laut terdapat 35 gram garam. Garam yang terkadung di dalam air laut tidak semuanya garam dapur atau NaCl. Akan tetapi juga mengandung garam-garam mineral jenis lainnya.

Meskipun rata-rata kadar garam (salinitas) air laut 3,5%, namun, beberapa air laut memiliki kadar garam yang sangat berbeda mencolok. Ada air laut dengan kadar garam sangat rendah, dan ada pula air laut dengan kadar garam yang sangat tinggi. Air laut dengan kadar garam paling rendah (paling tawar) terdapat di timur Teluk Finlandia serta di utara Teluk Bothnia. Kedua daerah ini merupakan bagian dari laut Baltik. Sementara itu air laut yang paling asin terletak di Laut Merah.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: