Informasi dan Tips – informasitips.com

Mengajarkan Potty Training (Toilet Training) Pada Anak

informasitips.com – Potty training atau toilet training merupakan cara yang dilakukan orang tua untuk melatih anak balita (Bawah Lima Tahun) mereka agar bisa buang air kecil (BAK) dan buang air besar (BAB) ditempat yang telah ditentukan (toilet). Walaupun proses potty training yang merupakan perpindahan dari pemakaian popok ke toilet terkadang bukanlah hal yang mudah, orang tua harus tetap dengan sabar dalam membimbing dan melatih anak-anak mereka.

Simak lebih lanjut artikel ini yang akan membahas beberapa hal yang sebaiknya diketahui orang tua yang dapat membantu pelatihan toilet untuk anak balita.


Kapan sebaiknya dimulai Potty (Toilet) Training?
Pada beberapa anak biasanya potty training dimulai ketika usia mereka berkisar 18 bulan dimana otot-otot mereka sudah dapat mengontrol kerja usus dan kandung kemihnya. Banyak juga orang tua yang menunggu sampai anak mereka berusia antara 2 – 3 tahun karena pada usia tersebut anak-anak sudah lebih siap secara emosi, fisik dan psikologis.

Potty training (toilet) training pada anak

Kunci keberhasilan potty training sebenarnya adalah menunggu sampai anak menunjukkan kesiapannya. Hanya anak yang tahu kapan ia siap dan mau untuk memulainya. Memberikan tekanan pada si kecil dengan memaksanya latihan sejak dini hanya akan membuat anak frustasi dan orang tua stress karena hanya kegagalanlah yang didapat.


Apa saja tanda anak siap untuk memulai potty training?
– Anak dapat duduk tegak
– Mulai bisa belajar mengontrol kandung kemihnya misalnya dengan tanda popoknya bisa kering selama 2-3 jam
– Dapat membuka dan memakai celananya kembali
– Bisa menyadari ketika ia butuh buang air kecil atau buang air besar
– Bisa memahami intruksi sederhana
– Sering mengikuti orang tua ke toilet dan menunjukkan minat dengan bertanya mengenai fungsi toilet
– Sudah bisa menyatakan keinginannya


Apa saja yang dibutuhkan untuk potty (toilet) training?
– Potty chair biarkan anak yang memilih agar suka menggunakannya
– Dudukan kloset untuk anak-anak(pada beberapa anak terkadang tidak diperlukan potty chair)
– Beberapa potong celana yang cukup longgar dan mudah untuk dilepas
– Buku-buku atau mainan yang bisa membuatnya tenang saat BAK atau BAB
– Tissue basah dan tissue kering.

Persiapan apa yang perlu dilakukan?

  • Selain anak yang siap, orang tua juga harus siap untuk melatih potty training anak, sabar dan konsisten akan membuat proses latihan ini berhasil.
  • Orang tua bisa menonton video di internet bersama anak, dan memperlihatkan buku cerita sederhana tentang proses seorang anak kecil yang sedang berlatih toilet training. Dengan begitu si kecil akan mendapat gambaran latihan yang akan dilakukannya.
  • Anak kecil terkadang selalu mengikuti orang tua mereka kemana pun, bahkan juga ke kamar mandi! Bila anak mengikuti orang tua yang akan menggunakan toilet, gunakan kesempatan ini untuk mengajarkan agar anak memahami fungsi dan perlunya toilet.

Baca juga tentang Tips Praktis Potty (Toilet) Training Pada Anak Balita



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: