Informasi dan Tips – informasitips.com

Manfaat Tengkurap Bagi Bayi

informasitips.com – Setelah mengetahui Kapan Bayi bisa Tengkurap Sendiri, serta stimulasi yang harus kita berikan agar ia bisa tengkurap, tentu sekarang kita tahu bahwa bayi tengkurap bukanlah hal yang biasa saja tanpa manfaat sama sekali. Kegiatan tengkurap sesungguhya sangat penting untuk tumbuh kembang bayi. Bagi bayi, tengkurap akan melatih setiap organ-organ tubuhnya agar bisa berfungsi secara normal. Menurut American Academy of Pediatric, tengkurap memiliki beberapa manfaat penting yaitu:

Kapan-Bayi-Tengkurap-Sendiri-300x200

  • Merangsang kemampuan bayi untuk menjaga keseimbangan tubuh, melakukan koordinasi pada paha, dan mengontrol gerakan kepala. Selain itu, dalam posisi telungkup, bayi berlatih menggunakan tangannya untuk meraih sesuatu. Itu adalah kemampuan yang akan menjadi bekalnya untuk bisa mencapai perkembangan selanjutnya, yaitu merangkak. Bila bayi tidak bisa tengkurap, maka kemampuan untuk merangkaknya pun akan terhambat.
  • Dalam posisi tengkurap, bayi membiasakan diri untuk melihat apa yang ada di sekelilingnya dari sudut pandang berbeda, melatih bayi mengangkat leher dan memutar kepala sambil menjaganya agar tetap tegak, sehingga otot leher dan bahunya kuat.
  • Memposisikan si kecil tengkurap beberapa kali atau mengurangi durasi waktu si kecil dalam posisi telentang sangat penting untuk mengurangi risiko terjadinya sindrom kepala peyang (flat head) atau yang disebut juga positional pagiocephaly.



Yang harus dihindari saat bayi sudah bisa tengkurap

Bila bayi Anda sudah bisa menengkurapkan tubuhnya sendiri, Anda harus lebih waspada dalam mengawasi gerak-geriknya. Bayi bisa tengkurap sendiri adalah cikal bakal ia akan bisa masuk pada tahap pertumbuhan selanjutnya yaitu merangkak. Itu artinya ia akan semakin lasak dan semakin mudah menjangkau sesuatu yang sifatnya berbahaya yang berada di dekatnya. Untuk itu, Anda perlu mengantisipasi hal tersebut agar terhindar dari resiko yang merugikan bayi dan Anda sendiri:

  • Jauhkan bayi dari tumpukan bantal! Ketika bayi Anda sudah bisa tengkurap sendiri, maka sebisa mungkin jauhkan ia dari bantal-bantal yang bertumpuk. Ini bertujuan agar bayi Anda tidak tiba-tiba menelungkupkan wajahnya dan lalu tumpukan bantal-bantal tersebut menimpanya hingga menyulitkan ia bernafas.
  • Menjauhi bayi dari benda-benda yang mudah pecah, beracun, dan bepotensi menimbulkan api! Saat bayi bisa menggulingkan badannya kesana-kemari, ia akan berusaha meraih benda-benda apaun di sekitarnya. Apalagi bila kemudian ia bisa perlahan-lahan mengangkat lututnya dan merangkak ke tempat benda berbahaya tersebut berada. Pastikan saat ia tengkurap, ia berada di tempat yang jauh dari benda-benda berbahaya tersebut.
  • Jangan biarkan bayi tengkurap tanpa alas yang lembut dan empuk! Bayi yang tengkurap tentu mengandalkan dada dan perut menjadi landasan ia bertumpu. Bila bayi tengkurap pada bidang keras dan kasar itu akan membuat dada dan perutnya sakit, bisa-bisa malah menimbulkan luka lecet. Beri alas seperti karpet bayi/balita, atau bisa juga memberi alas berupa matras.
  • Jangan sampai Anda tertidur! Usahakan Anda tetap terjaga saat bayi Anda tengah asik tengkurap. Bila Anda tertidur dan membiarkan bayi Anda asik dengan posisi tengkurapnya seorang diri, bisa-bisa sesuatu yang berbahaya akan terjadi padanya. Misalnya, tangan bayi Anda terjepit di bawah perutnya dan ia kesulitan untuk melepaskannya. Kejadian seperti itu akan membuat tangan bayi Anda terkilir bila dibiarkan terlalu lama. Kejadian lain yang paling sering terjadi ketika bayi tengkurap tanpa pengawasan adalah bayi terjatuh dari tempat tidur saat mendorong-dorongkan tubuhnya ketika tengkurap. Anda tidak ingin bayi Anda terluka hanya karena Anda kurang pengawasan terhadap aktivitasnya, bukan?

Demikian artikel mengenai kapan usia bayi merangkak lengkap dengan cara menstimulusnya. Semoga bermanfaat untuk para orang tua yang memiliki bayi di rumah.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: