Informasi dan Tips – informasitips.com

Manfaat Telur untuk Kesehatan Mata

informasitips.comMakanlah wortel agar mata sehat. Demikian anjuran yang sering kita dengar selama ini. Wortel memang tak diragukan lagi memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan mata. Namun, apakah hanya wortel saja yang bagus untuk mata kita? Ternyata tidak. Wortel bukan satu-satunya makanan yang bagus untuk mata. Ada satu lagi makanan sehari-hari yang sangat mudah kita jumpai, yang juga bermanfaat untuk mata. Makanan tersebut adalah telur. Meski mungkin tidak terlalu familiar di telinga kita, namun faktanya telur memiliki manfaat dan khasiat yang luar biasa untuk menjaga penglihatan mata.

Mengapa telur baik untuk kesehatan mata kita? Pada telur (khususnya kuning telur), terdapat pigmen warna kuning, yaitu lutein dan zeaxanthin yang berperan sebagai antioksidan yang dapat menjaga kesehatan mata. Lutein dan Zeaxanthin mampu melindungi mata dan menurunkan risiko terjadinya berbagai gangguan pada mata seperti degenerasi makula dan katarak.

Degenerasi makula dapat menyebabkan terganggunya fungsi penglihatan mata, bahkan kebutaan. Retina mata kita tersusun atas beberapa lapisan sel yang sensitif terhadap cahaya. Pada bagian tengah retina mata, terdapat daerah yang disebut makula yang terdiri atas banyak sel. Meskipun ukurannya kecil, sel-sel makula bertanggung jawab dan berperan penting agar mata kita dapat melihat dengan jelas, fokus, dan tajam.

telur-makanan-bagus-untuk-mata

Telur, makanan yang bagus untuk mata

Semakin lama, sel-sel makula akan semakin menua dan mengalami penurunan fungsi. Bahkan, pada orang yang berusia di atas 65 tahun, sel-sel makulanya sudah mulai mati. Kondisi dimana terjadinya kerusakan sel-sel makula inilah yang disebut dengan degenerasi makula. Dampak dari kerusakan sel-sel makula adalah akan mengganggu penglihatan mata, dimana penglihatan menjadi kabur, pada area pandang mata terlihat bayang-bayang gelap atau ada daerah yang tidak terlihat, sehingga membuat penderitanya sulit untuk melihat, membaca, membedakan warna, dan bahkan tidak dapat mengenali wajah seseorang.

Gambar berikut ini merupakan perbandingan antara penglihatan mata yang sehat dan normal dengan mata yang sudah mengalami degenerasi makula.

kerusakan-mata-degenerasi-makula

Gambar: theinterpretersfriend.org

Degenerasi makula umumnya terjadi pada orang yang sudah lanjut usia. Namun, pada beberapa kasus, kerusakan sel-sel makula juga dapat terjadi pada orang yang masih relatif muda. Ada banyak faktor yang yang bisa memicu terjadinya kerusakan sel makula, salah satunya adalah paparan langsung sinar ultraviolet matahari pada mata. Menghindari faktor pemicu dan memperbanyak konsumsi antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin dapat membantu memperlambat kerusakan sel-sel makula.

Selain memperkecil risiko degenerasi makula, Lutein dan Zeaxanthin juga dapat menurunkan risiko katarak. Katarak adalah kabut pada lensa mata. Lensa mata yang terletak di belakang iris dan pupil mata bertugas untuk memfokuskan cahaya pada retina. Bila lensa mata berkabut akibat katarak, maka lensa mata tidak dapat memfokuskan cahaya dengan baik, sehingga membuat penglihatan menjadi kabur, buram, dan seperti berkabut (tertutup kabut). Derajat gangguan penglihatan tergantung pada tingkat kekeruhan lensa. Beberapa hal yang dapat menyebabkan katarak adalah paparan sinar matahari pada mata, diabetes, merokok, konsumsi alkohol, dan polusi. Menghindari faktor pemicu katarak dan memperbanyak konsumsi makanan yang tinggi antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin merupakan cara terbaik untuk mencegah katarak.

Gambar berikut ini memperlihatkan seperti apa perbandingan penglihatan mata yang normal dengan mata yang terkena katarak.

kerusakan-mata-katarak

Gambar: theinterpretersfriend.org

Lutein dan zeaxanthin memiliki manfaat dan khasiat yang luar biasa bagi mata kita yaitu melindungi mata dari kerusakan akibat radiasi ultraviolet. Lutein dan zeaxanthin bertindak sebagai tabir surya bagi mata dengan cara membangun pigmen makula yang dapat menyaring dan menyerap intensitas cahaya biru dari radiasi matahari, hingga 40-90%. Lutein dan Zeaxanthin juga berperan sebagai antioksidan yang dapat memperlambat kerusakan mata dan mencegah kebutaan.

Lutein dan zeaxanthin tak hanya ditemukan pada telur (kuning telur), namun banyak juga ditemukan pada makanan sumber nabati (tumbuhan), seperti wortel, bayam, brokoli, dan jagung. Bahkan kandungan lutein dan zeaxanthin dalam sumber nabati lebih tinggi daripada yang terkandung di dalam telur. Namun, menurut para ahli, tubuh kita lebih mudah menyerap lutein dan zeaxanthin yang berasal dari telur dibandingkan dengan yang berasal dari tumbuhan.

Melihat kandungan dan manfaatnya tersebut, maka sudah sepatutnya kita menjadikan telur sebagai salah satu makanan sehat yang perlu sering dikonsumsi guna menjaga kesehatan mata. Selain bermanfaat dan rasanya enak, penyajiannya juga terbilang praktis dan mudah. Satu hal lagi, harga telur juga cukup terjangkau, sehingga tak mengherankan bila telur menjadi makanan favorit di masyarakat kita. Namun, karena kandungan kolesterolnya yang cukup tinggi (terutama bagian kuning telurnya), maka sebaiknya konsumsi telur perlu dibatasi hanya sebanyak 3-4 butir telur per minggu.

Cara lain yang juga perlu kita lakukan guna menjaga kesehatan mata adalah melakukan cek up rutin mata (deteksi dini kerusakan mata tentu akan lebih baik), melindungi mata dari paparan langsung sinar matahari, memperbanyak konsumsi sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Baca juga:

Amankah Mengonsumsi Telur Setiap Hari Selama Hamil?

Pilih Mana? Telur Ayam atau Telur Bebek?

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Telur Puyuh



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: