Informasi dan Tips – informasitips.com

Manfaat Pemetaan Pikiran (Mind Mapping)

Posted on by in with 0 Comments

informasitips.com – Istilah mind mapping rasanya sudah tidak asing lagi bagi banyak orang. Mind mapping adalah teknik memaksimalkan otak manusia yang diperkenalkan oleh Tony Buzan sekitar tahun 1970-an. Tony Buzan adalah seorang ahli pengembangan potensi manusia yang berasal dari Inggris. Sebenarnya, mind mapping atau pemetaan pikiran telah dikembangkan sejak ratusan tahun yang lalu. Beberapa ilmuwan terkenal di dunia telah menggunakan metode berpikir ini, misalnya Arsitoteles, Leonardo da Vinci, atau Galileo Galilei.

Saat mendalami masalah pemetaan pikiran ini, Tony Buzan terinspirasi oleh perkembangan teknologi komputer. Komputer yang dibuat oleh manusia itu bisa melakukan banyak hal, sedangkan manusia dianugerahi otak yang luar biasa pastinya dapat melakukan lebih banyak hal dibandingkan komputer. Otak manusia terdiri dari jutaan sel yang bergerak aktif, oleh karena itu otak mampu menyimpan banyak sekali informasi. Nah, pemetaan pikiran dibutuhkan untuk membantu kamu mengelola semua informasi tersebut.

Disadari atau tidak, manusia biasanya lebih lama menyimpan sesuatu yang berbentuk gambar dibandingkan tulisan. Contohnya, kamu pasti lebih mengingat adegan dalam film Harry Potter dibandingkan dengan naskah dalam novelnya, kan? Karena itulah, Tony lalu membantu membuatkan metode untuk menyusun dan mengelompokkan pikiran-pikiran dalam bentuk gambar-gambar sederhana yang berwarna. Dalam metode berpikir tersebut, tidak perlu mengingat keseluruhan informasi, cukup kata-kata kuncinya saja (keywords).

Sebagai bantuan, kamu bisa menggunakan kertas dan pena berwarna. Tuliskan kata kunci yang merupakan ide pertama di bagian tengah kertas. Setelah itu, ide-ide pendukung diletakkan di sekitar ide pertama itu dengan menambahkan cabang-cabang. Contoh-contoh pemetaan pikiran ini banyak terdapat di internet.

Lalu, apa sih manfaat mind mapping ini?

  1. Digunakan untuk melihat keseluruhan persoalan lengkap dengan detail-detail informasinya dengan cara yang lebih mudah. Dengan begitu, kamu bisa memusatkan perhatian pada pokok persoalan dan mencari penyelesaiannya melalui informasi-informasi pendukung yang sudah disusun dan dikelompokkan. Sama seperti peta pada umumnya, mind mapping akan membantu kamu mencari langkah untuk menyelesaikan sebuah persoalan.
  2. Mind mapping akan membuat kamu mengenal lebih baik otak sehingga dapat mencari cara untuk memudahkannya dalam belajar dan mengingat informasi. Setiap orang punya sudut pandang masing-masing mengenai suatu informasi. Dengan mengenal otak, maka kamu bisa mengerahkan seluruh potensi mental dan fisik untuk melakukan sesuatu yang berguna.
  3. Dengan pemetaan pikiran, maka sisi kreativitas kamu juga akan diasah. Hal ini karena dalam membuat mind mapping, kamu akan membuat garis lengkung yang beraneka warna dan mungkin juga menambahkan gambar yang akan membuatmu mengingat berbagai informasi dengan cara yang lebih mudah. Walau terlihat sederhana, namun dalam proses membuat garis lengkung itu, kamu bisa berimajinasi dan biasanya akan timbul informasi-informasi pendukung tambahan. Informasi tambahan ini bukan tidak mungkin akan menjadi pencetus tindakan untuk membuat suatu kreativitas.

Lalu, bagaimana cara membuat pemetaan pikiran ini?

Caranya cukup sederhana. Jangan malas untuk menuliskan ide yang dipikirkan oleh otak! Saat otak memikirkan sesuatu, segera tulis di atas selembar kertas. Lengkapi dengan informasi-informasi pendukung sebagai cabang-cabangnya. Agar lebih menarik, tulis dengan tinta berwarna-warni. Kalau perlu, tambahkan gambar, karena gambar akan lebih mudah diingat dibandingkan tulisan.

Misalnya, kamu akan menjalani wawancara kerja. Berarti, wawancara kerja adalah ide utamanya. Apa saja yang harus diperhatikan dalam wawancara kerja itu? Biasanya adalah waktu wawancara, kenapa kamu melamar posisi tersebut, bagaimana supaya kamu dapat menarik perhatian si pewawancara, bagaimana agar di akhir wawancara nanti kamu dapat memberikan kesan yang baik. Semua itu adalah cabang-cabangnya. Nah, masing-masing cabang punya hal-hal menarik lain yang harus diperhatikan. Contohnya ada gambar mind mapping yang dibuat oleh Tony Buzan berikut ini:

Contoh Pemetaan Pemikiran

Jika sudah selesai, maka jelas apa saja yang harus dipersiapkan dalam menyambut wawancara kerja tersebut. Jadi, kamu bisa lebih fokus dalam mempersiapkan diri.

Jadi, biasakan untuk untuk membuat pemetaan pikiran atau mind mapping, untuk memaksimalkan potensi otak kamu menjadi lebih kreatif.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

JOIN US ON

NEWSLETTER

Mau berlangganan artikel Kami? Tulis Email Anda pada form di bawah ini.

Cek Email Anda setelahnya untuk mengaktifkan layanan newsletter. Terimakasih