Informasi dan Tips – informasitips.com

Manfaat DHA Untuk Kecerdasan Anak

informasitips.com – DHA atau Docosahexaenoic Acid merupakan asam lemak esensial omega-3 yang dalam struktur molekulnya memiliki rantai tidak jenuh ganda. Karena merupakan asam lemak esensial, maka DHA hanya bisa diperoleh dari asupan makanan. DHA banyak dijumpai di otak dan retina mata. Oleh karena itu, DHA sangat penting untuk meningkatkan fungsi dan kinerja otak, serta fungsi penglihatan. Di artikel ini yang akan dibahas adalah manfaat DHA untuk otak manusia, terutama untuk kecerdasan otak anak.

Peran DHA untuk Perkembangan Otak

DHA memiliki peranan yang sangat penting bagi berjalannya fungsi otak. Menurut Horrocks dan Farooqui (2004), DHA mengatur pelepasan neurotransmitter, mengatur gen yang terkait dengan perkembangan otak, pengaruh fisikokimia pada membran saraf dan mengatur aktivitas berbagai enzim yang terkait dengan proses transduksi sinyal. Transduksi sinyal adalah mekanisme munculnya respon pada tingkat seluler yang memengaruhi metabolisme di dalam organ tubuh, termasuk di otak. Oleh karena itu, DHA berperan penting dalam perkembangan kemampuan belajar seorang anak. Proses transduksi sinyal yang berjalan dengan baik akan mendorong berkembangnya fungsi kognitif anak, sehingga anak menjadi lebih cepat menangkap informasi-informasi baru. Tidak hanya itu, DHA juga berperan dalam pembentukan memori pada bagian hippocampus di otak. Dari sini dapat diketahui bahwa peran DHA sangat krusial bagi otak anak.

DHA terlibat dalam berbagai proses yang terjadi di otak, mulai dari permeabilitas membran sel saraf hingga ke pengaturan ekspresi gen. Tidak hanya itu, DHA juga memberikan dampak positif pada penglihatan anak, serta pada sistem kekebalan tubuh anak dan mencegah terjadinya peradangan. Kesemuanya itu memberikan dampak positif bagi perkembangan otak anak.

Kebutuhan Anak akan DHA

Peran DHA Kecerdasan Anak

Per hari, paling tidak seorang anak dengan usia 2 hingga 5 tahun membutuhkan DHA sebanyak 200 mg. Kebutuhan tersebut akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia si kecil. Kekurangan DHA terkait dengan meningkatnya risiko ADHD, masalah penglihatan, serta terkait dengan meningkatnya kejadian depresi pada anak. Tidak hanya itu, anak yang kekurangan asupan DHA akan mengalami kesulitan dalam proses belajar mereka, seperti membaca dan tingkat fokus. Sebuah studi menyatakan bahwa anak dengan usia 7 hingga 9 tahun yang mengalami kesulitan membaca disarankan diberi asupan yang mengandung 600 mg DHA per harinya. Hal itu akan meningkatkan performa membaca, memori dan tingkah laku pada diri anak, yang pada akhirnya akan sangat membantu dalam peningkatan kecerdasan otak anak.

Makanan Tinggi DHA

DHA umumnya diketahui tinggi kandungannya pada bahan makanan ikan yang berasal dari laut, seperti minyak ikan (ikan Cod), ikan teri, ikan sardine, ikan salmon, ikan kakap, ikan tuna dan lain-lain. Selain itu, ikan tawar juga diketahui mengandung DHA, seperti yang terdapat pada ikan lele yang berasal dari budidaya. Bahan makanan lainnya yang juga mengandung DHA adalah udang, kepiting, lobster, kerang, tiram, gurita, scallop, dan lain-lain. Tidak hanya bisa didapat dari makanan, beberapa suplemen DHA diketahui juga telah dijual di toko-toko.

Asupan DHA yang cukup akan menjamin berjalannya fungsi otak pada anak dengan baik guna mendukung kecerdasannya.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: