Informasi dan Tips – informasitips.com

Makanan Kaya Vitamin E (Tokoferol)

informasitips.com – Dengan meningkatnya usia seseorang, sel-sel tubuh mengalami degenerasi, proses metabolisme terganggu, dan respon imun juga menurun. Semua faktor ini dapat memicu munculnya berbagai penyakit degeneratif. Oleh sebab itu, tubuh kita memerlukan suatu substansi penting, yakni antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh dari serangan radikal bebas dan meredam dampak negatifnya.

Konsumsi antioksidan dalam jumlah memadai dapat menurunkan kejadian penyakit degeneratif, seperti kardiovaskuler, kanker, aterosklerosis, osteoporosis, dan lain-lain, juga dapat meningkatkan status imunologis. Oleh sebab itu, kecukupan asupan antioksidan secara optimal diperlukan pada semua kelompok umur. (Hery Winarsi, 2007)

Makanan Kaya Vitamin E

sumber gambar: rawfit.com.au

Vitamin E adalah salah satu jenis vitamin yang termasuk zat antioksidan, selain vitamin A dan C. Terdapat 4 macam vitamin E (G.Kartasapoetra, Marsetyo,2008), yaitu :

  1. Vitamin E1 : alfa tokoferol
  2. Vitamin E2 : beta tokoferol
  3. Vitamin E3 : gamma tokoferol
  4. Vitamin E4 : delta tokoferol

Bentuk vitamin E yang banyak ditemukan dalam bahan makanan dan memiliki kapasitas antioksidan paling kuat adalah gamma tokoferol.

Dari makanan apa saja kah kita bisa mendapat asupan antioksidan ini?

Minyak kelapa sawit, kuning telur, Apel, sayuran warna hijau, biji-bijian, seledri, daun selada, susu, lemak, daging, hati, taoge.

Penelitian oleh Zakaria (1996) dan Meydani, et al.(1995) menyebutkan bahwa selain berperan sebagai antioksidan, vitamin E memiliki sifat mudah dicerna, sehingga dengan cepat dapat memperbaiki kerja sistem imun (Hery Winarsi, 2007). Selain yang telah disebutkan di atas, vitamin E juga berfungsi dalam proses pembekuan darah, pencernaan lemak (Drs.DJoko Pekik, Irianto,2007), mencegah keguguran atau pendarahan pada ibu yang hamil, serta diperlukan pada saat sel sedang membelah.

Defisiensi vitamin E dapat menyebabkan (G.Kartasapoetra, Marsetyo,2008) :

  1. Kemandulan (sterilitas) dan/atau keguguran (abortus)
  2. Otot-otot melayuh dikarenakan terjadinya kerusakan syaraf penggerak
  3. Berlangsungnya kemunduran pada hipofisa dan kelenjar gondok

Kandungan Vitamin E dalam sayur-sayuran

  • Daun Katuk Merah: 1.22 mg per 10 g
  • Daun Katuk Rebus: 1.46 mg per 10 g
  • Kacang panjang mentah: 1.32 mg per 10 g
  • Kacang panjang rebus: 0.95 mg per 10 g
  • Peanut butter: 1.61 mg per 10 g
  • Daun singkong mentah: 1.02 mg per 10 g
  • Daun singkong rebus: 1.71 mg per 10 g
  • Biji kedelai: 1.78 mg per 10 g
  • Kecambah kedelai rebus: 2.12 mg per 10 g
  • Taoge mentah: 1.53 mg per 10 g
  • Kangkung: 0.93 mg per 10 g
  • Cabai Hijau: 1.22 mg per 10 g
  • Bayam: 0.93 mg per 10 g
  • Jagung mentah: 1.51 mg per 10 g
  • Jagung rebus: 2.00 mg per 10 g
  • Kelapa mentah: 0.43 mg per 10 g
  • Kelapa matang: 0.43 mg per 10 g
  • Taoge tumis: 0.86 mg per 10 g


loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *