Informasi dan Tips – informasitips.com

Lakukan Sit-Up untuk Mendapatkan Perut Rata

informasitips.com – Jika seseorang ingin ‘mengolah’ otot-otot di area perutnya, maka satu latihan yang pasti terbayang adalah sit-up. Bagaimana tidak, sit-up merupakan latihan sederhana yang tidak membutuhkan bantuan alat apapun untuk melakukannya. Sit-up memang dapat dilakukan untuk membentuk otot-otot perut, dan sit-up adalah latihan yang sederhana yang dapat Kamu lakukan untuk keperluan tersebut. Namun, satu hal yang perlu diingat adalah sit-up dilakukan untuk membentuk otot-otot di perut Kamu, bukan untuk mengecilkan perut atau menghilangkan timbunan lemak di area perut. Jika Kamu memiliki timbunan lemak di perut atau perut buncit, maka terlebih dahulu Kamu harus menghilangkan timbunan lemak tersebut atau mengecilkan perut buncit Kamu, Kami sudah menulisnya di Cara Mengecilkan Perut Buncit.

Yang Terjadi saat Sit-Up

Jika Kamu telah berhasil menyingkirkan timbunan lemak di bagian perut, maka sekarang saat yang tepat untuk membentuk otot-otot perut Kamu. Sit-up adalah salah satu bentuk latihan yang dapat dilakukan untuk membentuk otot-otot perut, namun bukan untuk menghilangkan timbunan lemak di perut. Dengan melakukan sit-up, trigliserida yang ada di jaringan lemak akan dipecah menjadi untaian asam lemak dan gliserol (komponen dasar dari jaringan lemak). Kemudian, asam-asam lemak tersebut dikirim ke mitokondria (suatu organel di dalam sel) agar dapat diubah menjadi energi yang akan digunakan untuk kontraksi otot saat Kamu melakukan sit-up, serta untuk menjalankan fungsi selular lainnya. Masih di dalam mitokondria, lemak akan dipecah menjadi karbon dioksida dan atom hidrogen. Karbondioksida akan dilepaskan saat Kamu bernafas, dan atom hidrogen akan bereaksi dengan oksigen (yang kamu hirup) membentuk air yang juga kan dikeluarkan melalui pernapasan dan keringat. Metabolisme lemak tersebut akan terus terjadi selama ada oksigen dan glukosa, dan hal itu terjadi di seluruh bagian tubuh Kamu.

Sit-Up membuat Perut Rata

sumber gambar: livestrong.com

Seperti telah dijelaskan di atas bahwa sebanyak apapun sit-up yang Kamu lakukan, hal itu tidak bisa berkontribusi secara signifikan untuk menghilangkan lemak di perut Kamu, melainkan dapat membentuk otot perut Kamu yang berada di bawah jaringan lemak. Jadi, jika perut Kamu masih memiliki timbunan lemak, maka otot-otot perut yang dibentuk melalui sit-up yang Kamu lakukan tidak akan terlihat. Oleh karena itu, jika ingin perut Kamu terlihat berotot, maka hilangkan dulu timbunan lemak yang ada.

Sit-Up dan Perut Six-Pack

Latihan sit-up berfungsi untuk membentuk otot-otot perut di bagian atas saja. Sementara jika Kamu ingin mendapatkan perut six-pack, maka Kamu harus melakukan latihan-latihan yang lain, seperti lying scissors kicks (melakukan ayunan kaki naik-turun seperti gerakan gunting saat terbaring), side bends (posisi tubuh miring, angkat tubuh pada posisi itu, tujuannya melatih otot perut bagian samping), bicycle crunches (tubuh terbaring, angkat bagian atas tubuh Kamu, posisikan kaki seperti saat mengayuh sepeda, lalu kaki mulai diayunkan seperti mengayuh sepeda dan tubuh bagian atas ikut diangkat bergerak bergantian berlawanan dengan ayuhan kaki Kamu), dan latihan hanging knee raises (posisi tubuh bergantung pada batang besi yang kuat, angkat kaki pada posisi paha lurus kedepan, lalu angkat kaki lagi hingga posisi kaki menekuk dan sejajar dengan dada, turunkan pada posisi paha lurus kedepan, lalu turunkan lagi hingga posisi tubuh lurus vertikal, ulangi gerakan tersebut).

Kalori yang terbakar saat Sit-Up

Dengan melakukan sit-up, Kamu akan membakar kalori yang ada di tubuh Kamu. Menurut American Council on Exercise, melakukan sit-up selama 10 menit akan membakar kalori sebanyak 60 kalori untuk Kamu yang memiliki bobot 45 kg, sementara untuk yang berbobot 68 kg dan 90 kg maka kalori yang akan terbakar sebanyak 91 dan 121 kalori, secara berturut-turut.

Cara Sit-Up yang Benar

Untuk memperoleh manfaat sit-up yang maksimal, maka Kamu harus melakukan latihan ini dengan benar. Berikut cara sit-up yang benar:

  • Posisikan tubuh Kamu terbaring di lantai. Pastikan tubuh Kamu berada di atas alas yang cukup nyaman, tidak terlalu empuk dan juga tidak terlalu keras. Pastikan juga Kamu memiliki cukup ruang untuk melakukan gerakan sit-up.
  • Angkat lutut Kamu sedemikian rupa sehingga berada pada posisi menekuk dengan telapak Kaki tetap menapak di lantai. Kamu juga boleh memilih untuk tidak mengangkat lutut, namun pastikan saat melakukan sit-up nanti kaki Kamu tidak mengganggu keseimbangan Kamu.
  • Posisikan tangan Kamu. Kamu memiliki beberapa pilihan untuk memposisikan tangan Kamu saat melakukan sit-up. Kamu bisa menaruh kedua tangan di sisi samping tubuh Kamu, atau bisa juga dengan mengangkat kedua tangan Kamu lurus ke atas. Namun, posisi yang paling banyak dilakukan adalah meletakkan kedua tangan secara ringan di bagian belakang kepala dengan tetap menyentuh kepala.
  • Tarik nafas. Sesaat sebelum mengangkat tubuh Kamu, saat masih terbaring, tariklah nafas.
  • Angkat tubuh Kamu. Saat mengangkat tubuh Kamu, lepaskanlah nafas Kamu. Pastikan saat mengangkat tubuh Kamu, otot-otot perut Kamu lah yang melakukannya, bukan bagian tubuh Kamu yang lain, seperti punggung, lengan ataupun bahu Kamu. Angkat perlahan tubuh Kamu hingga punggung Kamu lurus membentuk sudut 90 derajat dengan lantai, pastikan juga leher dan kepala Kamu lurus dengan punggung Kamu.
  • Turunkan kembali tubuh Kamu. Saat melakukan gerakan ini, tariklah nafas secara perlahan seiring dengan gerakan menurunnya. Rasakan kontraksi dari otot-otot perut Kamu saat Kamu menggunakannya untuk membuat tubuh Kamu turun dan berbaring lagi di lantai.
  • Ulangi gerakan naik-turun tubuh Kamu seperti langkah di atas sebanyak yang Kamu mampu. Bila Kamu belum terbiasa melakukannya, 10 kali sit-up sudah cukup. Tetapi, jika Kamu terbiasa sit-up, Kamu bisa melakukan 50 kali sit-up dalam sekali latihan. Pokoknya, saat Kamu merasakan sensasi sedikit terbakar di area perut, maka lakukanlah 3 atau 5 kali lagi sit-up, baru berhenti. Sensasi sedikit terbakar yang Kamu rasakan itu akan terasa tergantung dari apakah Kamu terbiasa sit-up atau tidak. Semakin terbiasa sit-up, maka semakin lama Kamu akan merasakannya.

Hal yang perlu diperhatikan saat Sit-Up

Jangan paksakan diri Kamu untuk terus-menerus melakukan sit up pada suatu waktu. Buat program sit-up rutin setiap hari selama waktu tertentu untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Jika Kamu sampai memaksakan tubuh Kamu untuk terus melakukan sit-up tanpa dalam waktu lama, padahal Kamu belum terbiasa dengan itu, maka otot-otot di perut Kamu bisa mengalami kram. Karena jika terlalu lama sit-up, maka tubuh akan melakukan pernapasan anaerob (pernapasan yang tidak membutuhkan oksigen karena tubuh tidak bisa memenuhi kebutuhan oksigen). Pada pernapasan anaerob, tubuh Kamu akan memproduksi asam laktat di otot yang akan menghambat otot untuk berkontraksi, sebagaimana yang Kamu harapkan, pada saat itulah Kamu akan merasakan sensasi sedikit terbakar di bagian otot perut Kamu.

Ingat saja satu hal, lakukan secukupnya sesuai kemampuan Kamu dan buat itu menjadi rutin, sehingga Kamu bisa mendapatkan Manfaat yang maksimal dari melakukan sit-up.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

Pencarian Terkait:

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: