Informasi dan Tips – informasitips.com

Kurma, Si Manis yang Lezat dan Dahsyat

informasitips.com – Anda pasti mengenal salah satu buah yang unik karena memiliki rasa berbeda dan dapat diawetkan, berasal dari semenanjung Arab dan Timur Tengah. Yah, buah apa lagi kalau bukan kurma. Buah dengan nama latin dactylivera phoenix ini memiliki banyak keajaiban. Benarkah?


Asal Muasal
Buah ini diperkirakan sudah ada sebelum 4000 SM karena kebudayaan Mesopotamia di Mesir sudah membudidayakan kurma pada tahun ini. Kurma diprediksi berasal dari teluk Persia dan banyak ditanam di semenanjung Arab, Timur Tengah, Afrika, bahkan California. Bedanya, kurma California hanya mengandung sukrosa, bukan glukosa dan fruktosa seperti jenis lain.

Masyarakat islam sendiri sudah menjadikan kurma sebagai makanan sehari-hari sejak zaman Maryam, ibunda nabi Isa as. Kurma dikonsumsi Maryam ketika akan melahirkan, dan ternyata memang bisa melancarkan proses persalinan berdasarkan ilmu kesehatan modern. Kurma merupakan makanan anjuran nabi Muhammad saw sehingga sampai saat ini masih dikonsumsi umat islam dan dipercaya mengandung banyak khasiat.

Ciri dan Bentuk Tanaman
Bentuk tanaman ini sekilas seperti pohon palm, memiliki tinggi 15-25cm, dan daun menyirip dengan panjang 3-5cm. Daun kurma berduri pada tepinya. Satu pohon memiliki sekitar 150 daun. Buah kurma tumbuh disepanjang tangkai buah dengan warna hijau saat muda, kemudian menguning, dan berubah menjadi coklat kehitaman setelah masak. Buah kurma berbentuk silinder dengan ukuran sekitar satu jempol orang Indonesia.


Jenis kurma
Ada beberapa jenis kurma dengan warna, tekstur, serta kandungan berbeda. Berikut jenis kurma yang banyak dikonsumsi di Indonesia:

  1. Kurma Ajwah atau kurma nabi. Disebut sebagai kurma nabi karena dianjurkan langsung oleh nabi Muhammad, bahkan beliau menanamnya di Madinah. Kurma ini dipercaya bisa menangkal racun dan sihir.

  2. Kurma sarudi Arabia
  3. Kurma Tunisia
  4. Kurma Mesir Madu
  5. Kurma Nagal Madinah
  6. Kurma Madinah
  7. Kurma Lulu

Buah kurma

Berdasarkan tingkat kematangan, kurma dibagi menjadi empat yaitu kimri (mentah), khalal (ukuran penuh, renyah), rutab (matang, lembut), dan tamr (matang, kering matahari). Kebanyakan kurma yang dikonsumsi masyarakat Indonesia adalah jenis tamr atau yang sudah kering.

Kandungan Gizi
Tidak diragukan lagi kalau buah kecil ini memiliki kandungan gizi luar biasa baik gula, vitamin, maupun mineral. Buah ini mengandung glukosa dan fruktosa, ada juga yang mengandung dekstrosa. Semua jenis gula ini adalah monosakarida yang langsung diserap, sehingga menghasilkan energt lebih cepat daripada mengonsumsi nasi atau ubi.

Kandungan Kurma per 100 g Berat Kering

Komposisi NutrisiJumlah
Air (g)22,5
Energi (kal)275
Protein (g)11,97
Lemak (g)0,45
Karbohidrat (g)73,51
Serat (g)7,5
Abu (g)1,58
Ca (mg)32
Fe (mg)1,15
Mg (mg)35
P (mg)40
K (mg)652
Na (mg)3
Zn (mg)0,29
Cu (mg)0,288
Mn (mg)0,298
Thiamin (mg)2,090
Riboflavin (mg)0,1
Niasin (mg)2,2
Pantothenic (mg)0,78
Vitamin B6 (mg)0,192
Folat (mcg)13
Folat, Food (mcg)12
Vitamin A (IU)50
Vitamin A, RE (mcg_RE)5
Vitamin E (mg_ATE)100


Khasiat kurma

  1. Cepat menghasilkan energi
    Karena kandungan gula yang tinggi, serta jenisnya yang mudah diserap, maka buah ini bisa menghasilkan banyak energi secara cepat. Gula dalam kurma rata-rata habis terserap setelah 40-60 menit. Selain itu kandungan riboflavin dan niasin membantu pengeluaran energi dari makanan sehingga buah ini cocok untuk seseorang yang sedang membutuhkan energi segera.

  2. Melancarkan Buang Air Besar (BAB)
    Selain mengandung glukosa, kurma juga mengandung serat sehingga memudahkan kita buang air besar.

  3. Mencegah kanker usus besar
    Adanya serat dalam kurma akan mengikat zat kimia penyebab kanker.

  4. Menjaga kesehatan otak dan otot
    Perubahan kadar natrium dapat menyebabkan mudah tidur lelap, kesadaran menurun, kaku otot, dan kejang. Orang dengan kadar natrium tinggi juga tidak akan merasa haus meski tubuh kekurangan cairan. Disini kalium dalam kurma berfungsi menekan kelebihan natrium sehingga gejala diatas tidak akan terjadi. Kekurangan kalium juga mengakibatkan amnesia diikuti kecemasan dan bingung. Konsumsi lima biji kurma setiap hari sudah mencukupi kebutuhan kalium harian anda.

  5. Menjaga kesehatan mata
    Ini karena kandungan vitamin A didalamnya. Vitamin A dan niasin juga berfungsi menjaga kesehatan kulit.

  6. Mencegah anemia
    Kandungan zat besi di dalam kurma akan membentuk hemoglobin yang merupakan nyawa dari sel darah merah itu sendiri. Hemoglobin dapat melancarkan metabolisme tubuh zat ini berfungsi mengangkut sari makanan dan oksigen dalam darah. Anemia akan menyebabkan penderita menjadi lemah, lesu, serta pusing. Dengan mengkonsumsi kurma berarti anda terbebas dari gejala ini dan lebih produktif. Karena mengandung zat besi maka ibu hamil juga dianjurkan mengonsumsi buah ini.

  7. Membantu proses persalinan
    Hormon potucshin yang terkandung dalam kurma bisa membuat otot rahim berkontraksi seara teratur, sehingga persalinan berjalan lancar. Selain itu, kandunga salisiat akan mengurangi rasa nyeri persalinan.

  8. Mencegah perdarahan saat persalinan
    Kurma mengandung hormon potucshin yang dapat mengecilkan pembuluh darah rahim sehingga tidak terjadi perdarahan saat melahirkan. Efek hormon ini juga baik untuk ibu nifas sehingga luka pada dinding rahim akibat terlepasnya plasenta segera sembuh dan rahim segera mengecil. Kurma juga mengandung vitamin K yang berfungsi menggumpalkan darah sehingga darah yang keluar bisa ditekan.

  9. Menjaga jantung dan menghindarkan stroke
    Kandungan serat pada kurma berfungsi menghambat penyerapan kolesterol dalam usus besar sehingga kadar koesterol darah tetap stabil, kandungan salisilat berperan menurunkan tekanan darah, sedangkan kalium juga membantu mengendalikan tekanan darah dan denyut jantung. Karena ketiga zat itulah konsumsi kurma bisa melindungi jantung, menekan hipertensi dan stroke.

  10. Menjaga kesehatan tulang
    Ini karena kandungan kalsium dan fosfor. Selain menjaga kesehatan tulang, fosfor juga berfungsi menjaga kesehatan gigi serta membangun aktivitas kelenjar.

  11. Mengurangi rasa nyeri
    Kurma mengandung salisilat yang membentuk aspirin sehingga bisa mengurangi rasa nyeri. Beberapa ibu yang mengkonsumsi sari kurma pada trimester tiga kehamilan mengaku melahirkan dengan sedikit rasa sakit. Jika dikonsumsi secara teratur juga bias menghilangkan sakit kepala.

  12. Obat Demam berdarah
    Menurut penelitian mengkonsumsi sari kurma 500cc per hari bisa meningkatkan kadar trombosit darah. Karenanya makanan ini cocok untuk penderita demam berdarah.

  13. Antioksidan
    Kurma mengandung vitamin A dan E yang merupakan antioksidan dalam tubuh. Selain itu, serat kurma bisa mengikat radikal bebas pada usus sehingga tidak masuk ke peredaran darah.


Kapan Mengkonsumsi?
Kurma baik dikonsumsi kapanpun, lebih-lebih saat perut kosong karena kandungan gulanya cepat memulihkan energi. Dalam keadaan puasa kurma bisa dikonsumsi saat berbuka sebelum menyantap makanan lain, atau saat makan sahur. Jika tidak sedang berpuasa kurma baik dikonsumsi pagi hari sebelum beraktivitas. Setelah puasa semalaman lambung dalam keadaan kosong dan dianjurkan mengonsumsi makanan yang mudah diserap seperti kurma agar tidak merusak pencernaan.

Untuk ibu hamil kurma sebaiknya dikonsumsi pada tiga bulan terakhir kehamilan. Kandungan potucshin dan fe akan membantu kelancaran persalinan. Kurma juga tetap baik dikonsumsi sampai masa nifas karena kandungan gizinya bisa disalurkan melalui ASI

Bagi penderita maag sebaiknya menghindari konsumsi kurma karena bisa meningkatkan asam lambung. Kurma juga tidak dianjurkan untuk penderita diabetes karena kandungan monosakarida (gula) didalamnya bisa meningkatkan kadar gula darah secara cepat.

Sebaiknya tidak mencampurkan kurma dengan kismis atau kurma matang dengan mentah. Percampuran ini bisa menimbulkan zat yang memabukkan sehingga berefek negative untuk kesehatan fisik dan mental.

Menu Kurma
Kurma tidak hanya lezat dikonsumsi dalam bentuk asli, tapi juga bisa digunakan bersama bahan makanan lainnya. Jika anda bosan dengan buah kurma kering, anda bisa memanfaatkan kurma manjadi selai, kue, jus, atau masakan lain. Baru-baru ini juga banyak dijual sari kurma dengan variasi rasa, sehingga bisa menjadi alternatif bagi anda yang kurang menyukai rasa manis. Tapi hati-hati mengkonsumsi sari kurma yang ada di pasaran, karena ada beberapa yang merupakan barang palsu penyebab batuk.

Semoga bermanfaat.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: