Ketika Sahabat Berpacaran dengan Mantan Pacar

informasitips.com – Apa jadinya bila suatu ketika kamu mengetahui bahwa sahabatmu ternyata berpacaran dengan mantan pacarmu? Kaget, tentu saja. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang mengalami hal serupa tak bisa menerima kenyataan tersebut. Banyak pula yang mengorbankan persahabatan yang sudah dibina selama bertahun-tahun hanya karena mereka marah pada sang sahabat karena ‘berani’ mencuri mantan pacar mereka.

Sesungguhnya, bolehkah kamu marah dan kecewa ketika mengetahui sahabatmu menjalin hubungan dengan mantanmu? Tentu boleh, namun kamu pun harus ingat bahwa kamu sudah tak memiliki hubungan apapun lagi dengan mantan pacarmu itu. Bila sahabatmu tak memberi tahumu sebelumnya sehingga kamu terpaksa mendapatkan berita tersebut dari orang lain, kamu pun berhak untuk marah. Meski demikian, cobalah untuk mempertimbangkan persahabatan yang telah kalian pupuk sekian lama dan mencoba untuk tenang menghadapi kenyataan tersebut.

Bila kamu memilih untuk tetap menerima sahabatmu dan merelakannya berpacaran dengan mantan pacar, berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk bisa tetap menjaga perasaanmu. Jangan sampai kenyataan tersebut menyakiti perasaanmu. Atau lebih buruk lagi, menghancurkan persahabatan kalian.

1. Jujur
Tak peduli berapa kali hatimu berkata, “Hubungan kami sudah berakhir. Aku tidak menyimpan perasaan apapun untuknya,” ketika melihat sahabatmu bersama mantan pacarmu, hatimu akan sedikit menjerit. Untuk itu, lebih baik kamu jujur dengan perasaanmu sendiri. Bicaralah pada sahabatmu dan katakan padanya bahwa kamu tidak keberatan ia berpacaran dengan mantanmu, namun kamu pun ingin ia tidak terlalu memamerkan kemesraan ketika di hadapanmu untuk menjaga perasaanmu. Bukan tak mungkin kamu akan merasa cemburu melihatnya bergandengan tangan dengan mantanmu. Sebelum cemburu itu melebihi batasnya, jujurlah pada sahabatmu dan minta ia untuk memahami perasaanmu.

2. Menjaga Jarak
Meskipun sudah tak memiliki hubungan apapun dengan mantan pacar, tentu tetap menyesakkan rasanya melihatnya bersama sahabat sendiri. Hal paling bijaksana yang bisa kamu lakukan adalah menjaga jarak. Usahakan untuk tidak pergi ketika mereka sedang bersama. Jika kamu memiliki janji dengan sahabatmu, minta ia untuk sungguh-sungguh datang seorang diri. Biarkan ia tahu bahwa kamu keberatan jika harus melihat mereka berduaan. Mungkin ia akan menanyakan, “Bukannya kamu oke dengan hubungan kami?” Memang benar kamu oke dengan hubungan mereka dan kamu pun sudah tak memiliki perasaan apapun terhadap mantan pacarmu. Tapi ayolah, benarkan kamu akan benar-benar oke melihat mereka berduaan sementara kamu menjadi pajangan?

3. Lupakan Masa Lalu
Banyak orang berkata, “Yang lalu biarlah berlalu.” Pepatah ini layaknya merupakan pepatah yang paling tepat untuk menggambarkan situasi yang kamu hadapi sekarang ini. Ingatlah bahwa hubungan yang pernah kamu miliki bersama mantan pacarmu sudah usai. Kalian menjalani hidup kalian masing-masing saat ini. Tak perlu rasanya mengingat masa lalu, baik ketika kamu bahagia bersamanya maupun ketika hatimu hancur karenanya. Ini hanya akan membuatmu menderita dan makin tak bisa menerima kenyataan bahwa ia sudah menjadi milik orang lain, yang ironisnya adalah sahabatmu sendiri.

4. Jauhi Topik Pembicaraan Mengenai Sang Mantan
Bila suatu hari sahabatmu datang padamu sambil berlinang air mata atau marah-marah karena ia sedang bertengkar dengan sang pacar (yang juga mantan pacarmu), usahakan untuk tidak terlibat terlalu jauh dengan masalah yang sedang mereka hadapi. Ketika sahabatmu mengeluh, “Dia selalu terlambat menjemputku!” jangan malah memperkeruh suasana dengan berkata, “Baru tahu, ya?” Sebaliknya, anggukkan saja kepala dan berkata, “Mungkin dia terlambat karena ada hal penting yang harus dilakukannya lebih dulu.” Atau ketika sahabatmu berkata, “Dia nggak pernah mau diajak bertemu orangtuaku!” kamu tak perlu menyetujui pernyataannya dengan berkata, “Sama aku juga gitu!” Tenangkan sahabatmu dan alihkan topik pembicaraan. Akan jauh lebih aman bagimu untuk tidak terlibat terlalu jauh dengan permasalahan mereka.

5. Tak Perlu Berpura-pura Bahagia
Kepura-puraan tidak akan membawa untung apapun bagimu. Tak perlu berpura-pura bahagia dengan hubungan yang mereka jalin, misalnya dengan berkata, “Aku ikut senang.” Bila kenyataannya memang masih terlalu sulit bagimu untuk menerima kenyataan tersebut, tersenyum dan pergilah menjauh. Hindari mereka untuk sementara waktu sampai akhirnya kamu bisa benar-benar siap dengan kenyataan bahwa sahabatmu berpacaran dengan mantanmu.

Loading...

Rekomendasi

10 Komentar

  1. 1

    idih ini nyakitin banget ya, bisa nangis bombai,kita emang gak bisa berpura2 bahagia sementara hati kita menjerit, well jujur emang jalan paling baik.

    mampir ah ke blog gw ^^

  2. 2
  3. 3

    Ya llebbihhh sakiitt emanq kallo sahabat sendiirrii yanq diiem2 nqambil Mantan qta .. ? Lebiihh sakit kallo diia qak mau nqomonq kallo diia uddah pacaran Șɑ̤̈̊ṁ̭̥̈̅ȃ mantan kita .. !!! Welll jaddii janqan terllalu menqqanqqap sahabat kita iitu oranq yanq sellalu buat kitta bahaqiia sabahatt biisa jadi CEPU @ (╰╭╮╯)凸 lohh

  4. 4

    aku brpcaran dgn mantan pcar shabatku,,, aqu bilang sma dy kalo mntannya nembak aqu,aku jg bilang suka sma mntannya, awalnya shabatku berkata oke2 saja silahkan kmi brpcaran, tp stlh aqu jadian lama kelamaan dia mnjadi berubah pdaku,pdhl aku gak sering ngmbar kmesraan di dpannya,pdhal saat itu dia sudah brpacara dgn pacar barunya dan dia terlihat bahagia dgn pcar barunya bahkan sdh hmpir 7 bulan sdgkan dengan mntannya yg skrg jd pcarqu hnya 5hari. aqu bingung… aqu udh mnta maap sma dy tp dy sprtinya msh ttp marah sma aqu…

  5. 5

    Mlah saya yk jadi korban, saya ptus dengan pacar saya gara” tmn saya.
    Mngkin dia menyukai pacar saya,sehingga dia dengan tega nya,menjelek”kan nama saya padanya.
    Padahal seblum’a dia sngat men’spoort akan hubugan ini.
    Tatapi,rasa sakit hati ini tak berujung. Sampai saat ini saya tidak berbicara dengan tmn saya, karna ulah dia trhadap saya.
    Sungguh tidak twu malu padahalkan saya sangat care padanya,tpi balasan dia trhadap saya sungguh menyakitkan.

  6. 6

    Halo, dian meonforyou, Terima kasih sudah berkunjung ke informasitips.com 🙂

    Wah, pasti gak enak bgt rasanya. Tapi, tetap semangat ya, pastinya yang lebih baik untuk Kamu sudah menanti di depan sana, menunggu untuk Kamu temukan…. 🙂

  7. 7

    Aku ngalamin sabahat aku pacaran ma mantan aku,sungguh aku sangggA,tmn curhat tentang mantan pacar ku,crang di embat jga,,tmn aku udah tau perasaan aku ke dIa gmn,tpi masih za,,sakit bener sakit,,,,,,,

  8. 8

    iyyya saya juga pernah mengalami itu. malah sampai sekarang jika aku lihat status mereka di fb yg bermesraan aduh!!! sakit sakit dan sakit banget

  9. 9

    sahabat itu ya saling tau satu sama lain, kalau ternyata kejadiannya seperti di atas, berarti kita yang salah dalam menemukan sahabat dan perlu berhati-hati lain kali. seperti yang saya alami beberapa waktu lalu, akhirnya saya lebih memilih merenggangkan jarak dengan (mantan) sahabat saya.

  10. 10

    ada yang bisa kasih saya solusi?
    jadi ada mantan pacarnya sahabat saya yang sepertinya mendekati saya, awalnya saya anggap biasa , dia chat saya setiap hari ,dan itupun berawal dari kami jalan-jalan dengan anak” kelas , saya diantar jemput oleh dia karena sahabat saya ini yang memiinta saya ,karna dia tidak mau si…. yang ikut sama dia, karna kami sering berjalan” mantan nya ini mulai perhatian sama saya, dan mulai chat saya , dan akhirnya saya bilang sama sahabat saya sepertinya saya dan mantannya itu dekat tapi entah dekat atau tidak , shbat saya bilang yaudahh gpp la apa lahh , karna ngerasa ga enakk saya cuekin lagi si mantannya itu ,tapii dia terus aja chat saya , besoknya waktu ketemu di sekolah saya samashbat saya ini ngerasa canggung ,dia juga keliatan bangt kalau ga suka sama saya ,jadi saya bilang sma shbt saya yg satu nya yg skls sama dia ,saya mau jauhin si mantan itu ,tapi dia bilang , shbt saya itu ga mau kalau sama saya sama mantan nya ga jadi dekat karna dia ,soalnya dia takut mantannya tambah benci sama dia , dan sekarang juga dia semakin berubah , dia pasang dp soal teman cepu la apa la , ya saya sebagai sahabat nya bingung harus buat apa, kalau saya masih dekat salah ,saya jauhin juga nanti malah marah , saya juga tidak pernah berfikir sekalipun bakal dekat ataupun suka sama dia , tapii shbt saya sendiri yang membuka jalan yang tidak saya inginkan , bagaimana pendapat kalian?

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>